Ceramah Master Cheng Yen: Dokter Adalah Profesi yang Mulia dan Sejalan dengan Kebajikan


“TIMA dan departemen gigi RS Tzu Chi Taipei telah berkembang dengan sangat baik dalam kedokteran gigi kebutuhan khusus. Ada sebagian pasien yang kondisi giginya sangat memprihatinkan. Jarang ada orang yang berani menangani mereka. Perawatan gigi bagi pasien berkebutuhan khusus bukan hanya melibatkan dokter gigi, tetapi juga pulmonolog, anestesiolog, dan kardiolog,”
kata Lin Jun-long, Ketua badan misi kesehatan Tzu Chi.

“Ini karena saat menjalani perawatan gigi, pasien terkadang melawan dan berisiko mengalami pneumonia aspirasi. Selain itu, pasien juga berisiko mengalami aritmia. Karena itulah, dibutuhkan dukungan dokter spesialis lain. Ini bukanlah sesuatu yang sederhana. Risikonya sungguh sangat tinggi. Para dokter dari rumah sakit kita dan TIMA menganggapnya sebagai tanggung jawab yang harus mereka pikul,” pungkas Lin Jun-long.

Dokter sekalian, setiap orang pada dasarnya memiliki cinta kasih. Saya yakin bahwa kalian memilih profesi sebagai dokter berdasarkan cinta kasih kalian. Mempelajari ilmu kedokteran sangatlah sulit. Kita juga tahu bahwa penderitaan terbesar di dunia ialah penyakit. Saya sering menyebut hal ini. Orang-orang paling takut akan kematian. Jadi, orang-orang takut sakit, juga takut mati. Inilah ketakutan terbesar dalam hidup manusia. Jadi, adakah profesi yang lebih bermakna daripada dokter?

Saya selalu menyebut para dokter sebagai "Tabib Agung". Buddha telah mencapai pencerahan dan kebijaksanaan tertinggi. Buddha datang ke dunia demi menolong semua makhluk yang menderita. Semua makhluk pada akhirnya akan mati. Sesungguhnya, kematian tidak menakutkan. Yang menakutkan ialah penyakit. Penyakit bisa mendatangkan penderitaan yang lebih besar daripada kematian. Mereka tidak bisa sembuh, juga tidak segera mati. Kehidupan seperti inilah yang paling menderita.

Jadi, bukankah dokter merupakan profesi yang sangat penting? Dokter yang paling mulia dan penuh cinta kasih dapat melenyapkan penderitaan pasien. Jadi, hendaklah kalian menghargai diri sendiri. Saya sering berkata bahwa kita harus menginventarisasi nilai kehidupan diri sendiri, apa pun profesi kita. Bukankah kalian memilih menjadi dokter karena cinta kasih yang paling mulia dan agung? Jadi, hargailah profesi kalian.


Saya sangat ingin menyelamatkan kehidupan, tetapi saya tidak mampu melakukannya. Saya hanya bisa memberi tahu orang-orang untuk berobat ke dokter. Ada orang yang berkata, "Saya telah berobat ke banyak dokter yang terkenal, tetapi tidak ada yang bisa menyelamatkan saya." Saya berkata padanya, "Jalinan jodoh dengan dokter adalah berkah bagi pasien. Saat bertemu dengan dokter yang berjodoh denganmu, yakinlah bahwa dirinya pasti bisa menyelamatkanmu. Meski tidak bisa menyelamatkanmu, setidaknya dia dapat meringankan penderitaanmu." Ini karena kita telah membangkitkan keyakinan.

Meyakini dan menerima sangatlah penting. Dokter harus bisa dipercaya oleh pasien. Saat pasien percaya pada kata-kata dan obat kalian, meski tidak bisa kembali sehat seperti sediakala, mereka tetap akan bersyukur kepada kalian. Semua profesi harus berpegang pada hati nurani. Bukan hanya dokter yang membutuhkan hati nurani. Dokter memang paling membutuhkannya, tetapi profesi lain juga harus berpegang pada hati nurani. Menjalankan bisnis juga harus berpegang pada hati nurani dan membawa manfaat bagi orang banyak. Di dunia ini, edukasi sangatlah penting.

Saya sering berkata bahwa kita harus berjuang demi ajaran Buddha dan semua makhluk. Sebagai dokter, kalian berjuang demi semua makhluk. Kini, kalian telah bergabung dengan Tzu Chi. Saya yakin bahwa kalian juga berjuang demi ajaran Buddha dan semua makhluk. Yakinlah bahwa Buddha pasti mengajarkan kebajikan. Ini bukan sekadar bersembahyang. Ajaran Buddha menunjukkan arah yang baik dan benar. Ajaran Buddha sangatlah mendalam.

Saya sering berkata bahwa ajaran Buddha sangatlah mendalam. Saya juga terus mengimbau orang-orang untuk mendalami ajaran Buddha agar dapat memahaminya. Setiap kali memberikan ceramah, saya mengingatkan orang-orang untuk mendalami Dharma karena Dharma sangatlah mendalam. Dokter sekalian, saya yakin bahwa para dokter Tzu Chi memiliki cinta kasih yang mendalam terhadap pasien.


“Selama ini, kami memikul tanggung jawab bersama. Departemen gigi juga bekerja sama dengan departemen rehabilitasi medik dan pediatri untuk menangani pasien berkebutuhan khusus. Minggu ini, RS Tzu Chi Taipei akan mengadakan baksos kesehatan di Genesis Social Welfare Foundation di Xindian,”
kata Xie Jin-long, Dokter TIMA.

“Pada hari Minggu pagi, dari rumah sakit kita saja ada lebih dari 30 orang yang akan pergi untuk memberikan pelayanan medis. Sungguh, kami sangat bersyukur memiliki kesempatan untuk memberikan pelayanan seperti ini. Kami juga bersyukur kepada para relawan yang memasang semua perlengkapan yang kami butuhkan sehingga kami dapat menangani pasien dengan tenang,” ujar Xie Jin-long.

“Beberapa tahun lalu, kita mengundang seorang ketua di Taitung untuk melihat baksos kesehatan kita, tetapi beliau belum sempat. Belakangan, setelah melihatnya, beliau baru tahu bahwa ... Sebelumnya, beliau juga membantu kaum kurang mampu, tetapi tidak berani membantu pasien vegetatif persisten karena tahu bahwa ini sangat berisiko. Jika cairan masuk ke dalam trakea atau paru-paru, pasien akan mengalami sesak napas atau pneumonia. Belakangan, setelah melihat baksos kesehatan kita, beliau baru tahu betapa amannya cara kita melakukannya,” lanjut Xie Jin-long.

Xie Jin-long melanjutkan “Dalam baksos kesehatan bulan November lalu, seorang kepala bagian dari kedokteran gigi kebutuhan khusus Universitas Nasional Cheng Kung datang untuk melihat-lihat. Beliau berharap anggota TIMA Taiwan Selatan dapat mendukung mereka dalam pelayanan medis di Genesis Social Welfare Foundation di Tainan. Hari itu, saya juga mendengar Dokter Ye Tian-hao menyanggupi permintaan beliau dan berkata, ‘Jika kalian bersedia untuk pergi, kami akan mendukung’.”

“Kita bisa melihat penyebaran cinta kasih yang menginspirasi orang-orang memikul tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang aman bagi pasien berkebutuhan khusus. Seperti yang Master katakan, jika orang yang menderita tidak bisa keluar, kitalah yang harus menjangkau mereka. Kita mendedikasikan diri untuk menyelamatkan kehidupan,” pungkas Xie Jin-long.


Dokter Jin-long telah lebih dari 20 tahun bergabung dengan TIMA. Saya bisa merasakan cinta kasihnya. Dia sering berpartisipasi dalam baksos kesehatan di pulau terpencil, pedesaan, dan sebagainya. Karena itu, saya mengenalnya dengan baik. Para dokter kita menjangkau orang yang menderita secara langsung. Saya sangat bersyukur kepada badan misi kesehatan kita. Selain mengobati pasien dengan keterampilan medis dan cinta kasih, kalian juga sering berpartisipasi dalam aktivitas Tzu Chi.

Lihatlah para insan Tzu Chi. Adakalanya, dengan mengobrol dengan mereka, kita dapat menambah banyak pengetahuan. Singkat kata, saya berharap kalian dapat mendalami ajaran Buddha dan sering berinteraksi dengan insan Tzu Chi. Berbincang-bincang dengan pasien tentang urusan keluarga, masyarakat, dan dunia juga dapat mendekatkan dokter dengan pasien dan bermanfaat bagi dokter untuk mengobati pasien. Intinya, saya bersyukur kepada para dokter.

Dokter adalah profesi yang mulia dan penuh cinta kasih
Jalinan jodoh dengan dokter adalah berkah bagi pasien
Ajaran Buddha menunjukkan arah yang baik dan benar
Mempraktikkan kebajikan dan menyelamatkan dunia dengan welas asih

Ceramah Master Cheng Yen Tanggal 12 Maret 2026
Sumber: Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah: Hendry, Marlina, Shinta, Janet, Graciela
Ditayangkan Tanggal 14 Maret 2026
Jika selalu mempunyai keinginan untuk belajar, maka setiap waktu dan tempat adalah kesempatan untuk mendapatkan pendidikan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -