Ceramah Master Cheng Yen: Media Massa Menyebarkan Kebajikan dan Membawa Manfaat bagi Dunia
“Kali ini, kami mengemban misi yang sangat penting, yaitu menyebarkan ajaran Master ke seluruh dunia. Bagaimana kami melakukannya? Kami terlebih dahulu mengumpulkan semua orang yang memainkan peran penting, lalu menempatkan mereka di posisi yang penting untuk mencapai tujuan bersama, yaitu menyebarkan ajaran Master di media sosial secepat mungkin,” kata Qiu Bo-cheng, Staf Pusat Strategi Pengaruh Da Ai TV.
“Tahun lalu, saya menerima panggilan telepon dari Kakak Ju-fen yang memberi tahu saya bahwa ada masalah dalam pemanfaatan AI untuk takarir. Untuk bahasa Mandarin, hasilnya cukup baik. Namun, untuk dialek Taiwan, tingkat keberhasilannya agak rendah. Beliau meminta saya untuk membantu memasukkan transkrip agar AI dapat belajar. Saat itu, saya langsung menyetujuinya dan menerima order berkah ini,” kata Xu Xin-xu, relawan Tzu Chi.
Saya sangat bersyukur atas era AI yang kita hadapi kini. Sejak era tradisional, Tzu Chi terus berkembang hingga kini memasuki era baru. Kita telah mengalami pergantian era. Namun, saya merasa bahwa kita sungguh dipenuhi berkah. Setiap era pasti akan berlalu. Saya sangat berharap Da Ai TV dapat mewariskan kisah dari masa lalu dan membahas peristiwa masa kini.
Saya masih ingat saat baru mendirikan Da Ai TV, saya sering berkunjung dan berinteraksi dengan Sutradara Tang dan Sutradara Pang. Saya juga melihat bagaimana mereka memproduksi drama. Dalam syuting setiap episode, mereka sangat ketat, baik terhadap kostum, dialog, maupun yang lainnya. Mereka selalu mencari data terlebih dahulu. Karena itu, saya merasa sangat tenang.

Sebagai stasiun televisi, kita harus bertanggung jawab terhadap masyarakat. Kita bertanggung jawab dengan memastikan bahwa hasil produksi kita, termasuk kondisi kehidupan dan penampilan pemeran, semuanya sesuai dengan kondisi masyarakat di era itu. Saya sungguh berharap Da Ai TV dapat terus mempertahankan kualitas seperti dahulu.
Para sutradara kita harus sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Kita harus berpegang pada kesungguhan hati dan cinta kasih. Intinya, saya berharap semua orang dapat bersatu hati. Bekerja di Da Ai TV berarti bekerja di Tzu Chi. Para staf Da Ai TV juga merupakan insan Tzu Chi. Sebagai insan Tzu Chi, kalian harus bersatu dengan para anggota komite dan Tzu Cheng kita.
“Selama Master melakukan perjalanan, kami telah mengunggah ceramah Master, kisah yang dibagikan dalam acara ramah-tamah, dan pementasan adaptasi Sutra secepat mungkin. Dengan adanya penerjemahan otomatis, tak ada lagi kendala bahasa dan ceramah Master bisa diakses di seluruh dunia,” kata Li Min-you, Staf Pusat Strategi Pengaruh Da Ai TV.
Kali ini, kami bekerja sama dengan misi amal untuk melakukan promosi di berbagai platform. Kami juga bekerja sama dengan Tzu Chi Malaysia. Para relawan di berbagai wilayah yang tak bisa mengikuti siaran langsung ceramah Master tetap bisa menontonnya setelah itu,” kata Li Min-you.
“Sesungguhnya, dalam proses kali ini, yang terpenting ialah pewarisan. Kakak Jia-ling yang sudah senior membimbing yang muda dan mewariskan semangat Tzu Chi pada mereka. Tujuan utama kita ialah membantu insan Tzu Chi di seluruh dunia mendengar ceramah Master secepat mungkin,” kata Huang Ying-feng, CEO Pusat Strategi Pengaruh Da Ai TV.

Saya sering mengulas tentang rasa syukur, rasa hormat, dan cinta kasih. Hendaklah kita senantiasa bersyukur. Dalam kehidupan sehari-hari, kita hendaknya senantiasa membina rasa syukur. Apa pun profesi kita, kita harus senantiasa bersyukur.
Di Tzu Chi, saya sering berkata bahwa kita harus memiliki semangat misi. Misi berbeda dengan profesi. Profesi berarti kita hanya menjalankan tugas sesuai upah kita. Setelah menuntaskan tugas kita, kita pun pergi. Ini tidaklah benar.
Misi membutuhkan keharmonisan dan kesatuan hati. Jika kita hanya menuntaskan tugas kita, lalu meninggalkan sisanya untuk orang lain, apakah hasilnya akan baik? Jika kita merasa bahwa itu bukan urusan kita dan hanya menjalankan tugas masing-masing, saat hasilnya tidak seperti yang diharapkan, siapakah yang harus bertanggung jawab?
Saat melakukan sesuatu, kita hendaknya bekerja sama dengan harmonis. Jika setiap orang bertanggung jawab, hasilnya pasti akan sangat baik, berkualitas, dan berguna. Jadi, kita harus harmonis dan bersatu hati.
“Setelah siaran langsung berakhir, kami baru memulai pekerjaan pascaproduksi dan pengeditan. Dalam proses ini, sebenarnya tim kami menghadapi banyak tantangan teknis. Dari konversi data, pengodean, hingga pengunduhan, semuanya gampang bermasalah. Di saat seperti ini, yang paling berkesan bagi saya bukanlah kesulitan teknis, melainkan tim editor yang dapat segera turun tangan untuk mengatasi masalah bersama. Para staf kita bersiteguh menjaga kebenaran konten dengan mengatasi berbagai kesulitan,” kata He Cheng-xun, Kepala Pusat Humaniora dan Estetika.
Sebagai media massa, begitu kita menyebarkan sesuatu, baik itu benar maupun salah, orang-orang akan menirunya. Karena itu, kita memiliki tanggung jawab untuk mengajarkan hal yang benar. Kita juga harus menyebarkan kata-kata baik untuk menarik minat penonton. Jangan menyebarkan kata-kata yang buruk karena anak-anak mungkin akan menirunya. Jangan demikian. Jadi, kita harus menghormati diri sendiri.

Sebagai media massa, kita harus membimbing orang ke arah yang baik. Kita harus memiliki rasa tanggung jawab. Saya selalu merasa bahwa kita harus menginventarisasi kehidupan diri sendiri. Setiap hari, saya mengingatkan para insan Tzu Chi untuk menginventarisasi kehidupan masing-masing. Jika telah melakukan hal yang benar, kita harus bersyukur kepada diri sendiri.
Saya bersyukur kepada Bodhisatwa sekalian. Saya selalu menyebut kalian Bodhisatwa yang berarti makhluk berkesadaran. Kita harus sadar bahwa masyarakat sekarang belajar dari media massa kita. Karena itu, kita harus memikul tanggung jawab ini. Da Ai TV adalah bagian dari misi Tzu Chi.
Saya mendedikasikan diri untuk Empat Misi Tzu Chi demi ajaran Buddha dan semua makhluk. Bagaimana saya berjuang demi ajaran Buddha? Seumur hidup, saya mendedikasikan diri untuk menyebarkan Dharma di dunia. Zaman sekarang, berbagi Dharma dengan orang-orang sangatlah sulit. Karena itu, kita memanfaatkan media massa yang bisa menjangkau berbagai penjuru dunia. Orang-orang yang terinspirasi pasti bisa membangkitkan cinta kasih mereka.
Kita semua memiliki misi. Hendaklah kita menjadi orang yang perilakunya layak dicontoh dan ucapannya suka didengar, bahkan bermanfaat bagi orang lain. Jika bisa demikian, berarti kita telah sukses. Hati manusia tersucikan, masyarakat harmonis, dan semua orang saling mengasihi, ini menunjukkan kesuksesan pendidikan kita. Jadi, kita harus bersungguh hati.
Jika tidak memanfaatkan waktu dengan baik, kedatangan kita di dunia ini hanya akan menimbulkan pencemaran. Karena itu, kita hendaknya melakukan hal yang bermanfaat bagi dunia dan menjadi teladan bagi orang banyak. Da Ai TV sungguh telah menunjukkan arah yang baik kepada orang-orang. Mari kita terus bersumbangsih dengan kesungguhan hati dan cinta kasih.
Mewariskan kisah masa lalu dan membahas peristiwa masa kini
Menjadi saksi bagi zaman sekarang dan mempertahankan sejarah
Menunjukkan indahnya harmonis dan bersatu hati dengan rasa syukur sebagai fondasi
Media massa menyebarkan kebajikan dan membawa manfaat bagi dunia
Ceramah Master Cheng Yen Tanggal 05 Februari 2026
Sumber: Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah: Hendry, Marlina, Shinta, Janet, Graciela
Ditayangkan Tanggal 07 Februari 2026







Sitemap