Ceramah Master Cheng Yen: Melanjutkan Misi Bodhisatwa dan Bersukacita atas Kehadiran Anggota Baru
Bodhisatwa sekalian, saya jarang bisa datang ke Tainan. Setiap kali datang, saya selalu menerima kembali cinta kasih dari kalian. Semuanya melaporkan kepada saya tentang apa yang sudah dilakukan, bagaimana perkembangan depo daur ulang, berapa banyak orang yang terinspirasi, berapa banyak Bodhisatwa yang bergabung dalam barisan Tzu Chi, dan berapa banyak orang yang membangkitkan tekad. Semuanya senantiasa menyatukan kekuatan cinta kasih untuk bersumbangsih bagi masyarakat setempat.
Memang, kita sering melihat orang-orang yang menderita. Tugas kita di Tzu Chi ialah menjadi Bodhisatwa dunia. Kita terjun ke tengah masyarakat untuk membantu keluarga yang mengalami kesulitan, orang yang sakit, lansia yang hidup sebatang kara, dan orang-orang yang membutuhkan bantuan. Bodhisatwa hadir untuk melenyapkan penderitaan dunia.
Setiap kali datang di upacara pelantikan, saat kartu relawan dipasang, terdengar bunyi yang nyaring. Suara itu seperti memberi saya harapan di dalam hati, seakan memanggil saya dan berkata, "Master, para Bodhisatwa sedang meneruskan tongkat estafet." Benar, anggota keluarga Bodhisatwa telah kembali, keluarga besar kita makin berkembang.
Seiring bertambahnya orang yang menerima pelantikan, kekuatan Tzu Chi pun makin bertambah. Saya selalu berkata bahwa ini menandakan bertambahnya anggota keluarga besar Tzu Chi. Makin banyak orang, makin besar pula berkahnya. Bertambahnya Bodhisatwa berarti berkah bagi dunia. Saya sangat tersentuh.

Bodhisatwa sekalian, setiap kali datang ke Tainan, saya selalu merasa tersentuh. Dahulu, tanah ini adalah milik Bapak Zhuang. Demi menyumbangkan tanah ini kepada saya, beliau mengunjungi saya yang sedang berada di Pingtung dan berkata dengan sangat tulus, "Master, saya mohon Anda menerimanya." Saya bertanya, "Menerima apa?" Beliau berkata, "Master, Anda harus menyetujuinya."
Saya bertanya, "Menyetujui apa?" Beliau mengeluarkan sertifikat tanah dan berkata, "Master, mohon terima tanah ini agar Tzu Chi bisa memiliki kantor di Tainan. Tanah itu tidak kecil. Kita bisa pergi melihatnya." Karena itu, saya pun datang ke sini. Begitu melihat tempat ini, saya sangat sukacita. Saya merasa tempat ini begitu indah.
Melihat Bapak Zhuang, istri, dan keluarganya begitu bahagia, saya bisa merasakan bahwa seluruh keluarga mereka memiliki cinta kasih yang sama untuk menciptakan berkah bagi semua orang. Saya merasa bahwa keluarga mereka benar-benar keluarga yang dipenuhi berkah. Saya pun menerimanya dengan sukacita dan mulai mempersiapkan pembangunan.

Relawan Tzu Chi, Bapak Ming-xian, sangat bersungguh hati dalam pembangunan di sini. Saat itu, beberapa relawan menghimpun cinta kasih untuk mewujudkan pembangunan tempat ini. Saya merasa sangat bersyukur. Sejak tubuh beliau masih sehat hingga pembangunan selesai pun, beliau terus menjaga tempat ini. Setiap sudut ruangan sangat beliau kenal. Jika ada bagian yang belum selesai dicat, beliau akan melapor ke saya, "Master, bagian ini belum selesai, nanti akan kami rapikan." Banyak hal yang beliau jelaskan dan perkenalkan satu per satu.
Setiap kali datang ke sini, dalam ingatan saya selalu terbayang beberapa Bodhisatwa. Memang begitulah kehidupan. Ketika orang yang di depan membangkitkan niat, orang di belakang akan merespons; ketika orang yang di depan bergerak, orang di belakang akan menghimpun kekuatan. Semuanya bekerja dalam kesatuan dan keharmonisan. Saya selalu merasa bahwa ladang pelatihan ini diwujudkan oleh sekelompok Bodhisatwa dengan himpunan kekuatan cinta kasih.
Setiap tahun, kita mengadakan upacara pelantikan. Komite Tzu Chi dan anggota Tzu Cheng yang baru satu per satu terjun ke tengah masyarakat untuk menciptakan berkah. Saya sangat bahagia melihat hal ini. Jika di suatu tempat banyak orang baik, seperti kata pepatah bahwa orang yang penuh berkah akan tinggal di tempat yang penuh berkah pula. Inilah ladang pelatihan yang penuh dengan kebaikan. Saya merasa sangat bersyukur.

Bodhisatwa sekalian, saya sangat tersentuh. Saya melihat bahwa kalian benar-benar merupakan Bodhisatwa dunia. Di ladang berkah dan ladang pelatihan yang luas ini, kalian benar-benar menerapkan ajaran Sutra Makna Tanpa Batas di dunia. Kalian menyerapnya ke dalam hati dan mempraktikkannya. Ini bukan sekadar ungkapan, melainkan benar-benar menyelami Sutra.
Bodhisatwa sekalian, kalian bukan hanya melantunkannya, melainkan mempraktikkannya dalam tindakan nyata. Semuanya penuh dengan kesatuan dan keharmonisan. Sesungguhnya, berapa banyak waktu yang kalian habiskan untuk berlatih hingga bisa seindah ini? Ini sungguh-sungguh menunjukkan ketulusan hati kalian. Kalian telah mewujudkan keindahan kelompok. Inilah wujud dari benar, bajik, dan indah.
Saya bersyukur kepada kalian yang telah sungguh-sungguh menyelami Sutra dan menciptakan pahala yang tak terhingga.
Menghimpun insan bajik dan membawa manfaat bagi masyarakat
Melanjutkan misi Bodhisatwa dan bersukacita atas kehadiran anggota baru
Mewariskan nilai kebajikan dan mengokohkan ladang pelatihan
Menyelami Sutra lewat perbuatan, ucapan, dan pikiran
Ceramah Master Cheng Yen Tanggal 19 Januari 2026
Sumber: Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah: Hendry, Marlina, Shinta, Janet, Graciela
Ditayangkan Tanggal 21 Januari 2026







Sitemap