Ceramah Master Cheng Yen: Melindungi Semua Makhluk dengan Pelayanan Medis yang Penuh Cinta Kasih
Dokter dan tenaga medis sekalian, waktu terus berlalu. Saya selalu merasa bahwa waktu itu nilainya jauh lebih berharga daripada berlian dan emas karena meski kita ingin menahannya satu detik saja, itu pun tidak mungkin. Saya sering berkata pada diri sendiri untuk terus tekun dan bersemangat. Namun, sampai berapa lama? Singkat kata, yang paling penting ialah menggenggam jalinan jodoh.
Saya selalu memikirkan wilayah Dalin. Terbayang kembali bahwa di masa lalu, tanah ini berupa hamparan ladang tebu. Berdiri di tengah ladang itu, mata saya menelusuri sekeliling dan membayangkan seberapa luas tanah ini, di mana rumah sakit akan dibangun, dan bagaimana asrama akan didirikan.
Pada masa itu, pertama kali datang dan melihat tanah ini, hati saya penuh keyakinan. Saya terus berpikir bagaimana merancang lahan seluas ini dan kelak fasilitas medis di sini akan berkontribusi apa bagi masyarakat. Di dalam hati, saya terus berdoa semoga ada kekuatan cinta kasih di dalam pelayanan medis sehingga para dokter dan perawat dapat menghargai kehidupan dan melindungi setiap insan. Inilah doa yang terus saya panjatkan di dalam hati.


Selama 25 tahun berdiri, siapa pun yang datang dengan sakit dan derita ke rumah sakit ini, para dokter dan perawat akan mengasihi, menghibur, merawat, dan mengobati mereka. Dengan begitu, para warga di sini benar-benar merasakan perawatan dan pengobatan yang penuh dengan cinta kasih. Jika dipikir kembali, sebersit niat yang muncul saat itu sangatlah bernilai. Pada masa itu, saya benar-benar merasakan betapa berharganya kehidupan.
Sejak dahulu, kondisi tubuh saya tidak terlalu baik. Saat muda pun saya sudah memahami penderitaan karena sakit. Jadi, saya memiliki empati terhadap para pasien. Tentu saja, Empat Misi Tzu Chi harus dimulai dengan misi amal. Setelah misi amal stabil, barulah muncul ikrar kedua, yaitu membangun rumah sakit. Segalanya berjalan dengan sangat lancar dan kita pun dapat membangun rumah sakit berskala besar.
Lihatlah sekarang, kawasan RS Tzu Chi Dalin tidak kecil. Para dokter, perawat, dan seluruh staf rumah sakit bersatu hati dan bekerja sama untuk membuat pelayanan medis menjadi kokoh. Semua orang merasa tenang berada di sini dan terus merawat tempat ini. Saya merasa sangat bersyukur.


Saudara sekalian, kita harus benar-benar memiliki hati yang penuh rasa syukur. Hendaknya kita mengenal rasa puas, bersyukur, dan mendoakan satu sama lain. Tidak hanya manusia mendoakan manusia, bahkan terhadap seluruh lingkungan pun kita harus mengucap syukur dan mendoakan. Tempat yang menenangkan kita, yang memungkinkan kita bekerja dan membantu begitu banyak orang menderita, semuanya patut kita syukuri. Saya sangat mengharapkan kekuatan cinta kasih semua orang.
Saya sering menyebut RS Tzu Chi Dalin sebagai "rumah sakit di tengah ladang". Ketika menyebutnya, selalu terasa kehangatan dan cinta kasih yang begitu dalam. Saya merasa sangat bersyukur. Semoga kita selamanya terus berjalan dengan cinta kasih seperti ini.
Hendaknya kita membina para dokter muda dari generasi ke generasi. Demikian pula dengan para perawat. Dengan begitu, tempat ini bisa menjadi pusat pembinaan bagi banyak rumah sakit kita. Pendidikan yang berlandaskan kekuatan cinta kasih seperti ini, saya percaya akan membantu begitu banyak tenaga medis di Taiwan menjadi pribadi yang lebih baik.
Saya sangat bersyukur atas badan misi kesehatan kita. Meski tempat ini bukan wilayah metropolitan, tetapi sangat murni, sederhana, dan nyata. Semuanya bekerja dengan ketulusan di sini. Saya merasa sangat bersyukur.


“Selama 25 tahun, kami terus hadir untuk melindungi kehidupan dan kesehatan dengan cinta kasih.”
Saya berterima kasih kepada para dokter dan tenaga medis sekalian. Berkat kesungguhan hati kalian, RS Tzu Chi Dalin yang merupakan RS di tengah ladang ini dapat menjadi RS sekelas pusat medis. Ini sungguh tidak mudah. Semua ini terwujud berkat sumbangsih dengan hati yang tulus dan penuh cinta kasih.
Rumah sakit ini adalah milik kita semua. Dengan kesatuan hati dan tekad, kita melindungi kehidupan dan menjunjung tinggi cinta kasih. Semoga semangat cinta kasih agung selamanya menyertai Anda, saya, dan semuanya. Saya berharap semua orang dapat bersumbangsih dengan kekuatan cinta kasih.
Hendaknya kita berdoa semoga dunia damai dan bebas dari bencana. Ketekunan dan semangat para dokter dan tenaga medis dalam menyelamatkan kehidupan dan melindungi kesehatan dengan cinta kasih telah menciptakan pahala yang tak terhingga.
Saya mendoakan dengan tulus semoga staf medis dapat saling mendoakan dengan kekuatan cinta kasih dan semua orang selalu sehat agar bisa melindungi mereka yang menderita karena sakit. Saya mendoakan semuanya dengan tulus agar membina berkah dan kebijaksanaan serta hidup dalam kedamaian dan kebahagiaan. Terima kasih, dokter dan tenaga medis sekalian.
Menggenggam jalinan jodoh untuk bekerja dengan tekun dan bersemangat
Melindungi semua makhluk dengan pelayanan medis yang penuh cinta kasih
Mewujudkan pencapaian dengan kesatuan hati dan kerja sama
Membina berkah dan kebijaksanaan serta berdoa bagi kedamaian dunia
Ceramah Master Cheng Yen Tanggal 18 Januari 2026
Sumber: Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah: Hendry, Marlina, Shinta, Janet, Graciela
Ditayangkan Tanggal 20 Januari 2026







Sitemap