Ceramah Master Cheng Yen: Membangkitkan Kebajikan dan Menuju ke Arah yang Benar
“Karakter anak merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu, sejak empat tahun yang lalu, kami memulai kegiatan untuk mempromosikan Kata Renungan Jing Si. Para guru setiap hari membimbing anak-anak dengan satu kalimat dari Kata Renungan Jing Si agar mereka dapat membina karakter dalam kehidupan sehari-hari dan mempraktikkannya secara nyata. Anak-anak ini berasal dari daerah terpencil dan dari keluarga kurang mampu,” kata Liu Bo-lin, Manajer Sumber Daya Sosial Paramitas Foundation.
“Sesungguhnya, mereka tidak memiliki banyak uang saku, tetapi mereka menggambar sebuah kotak cinta kasih yang sangat besar. Mereka mengingatkan diri sendiri bahwa tidak perlu memandang besar atau kecil, selama memiliki cinta kasih, semua orang dapat ikut berdonasi untuk membantu mereka yang membutuhkan. Saya merasa bahwa inilah wujud nyata dari Kata Renungan Jing Si dalam pendidikan karakter yang telah berakar dan berbuah pada anak-anak di daerah terpencil yang kurang mampu,” pungkas Liu Bo-lin.
Hal yang paling penting di dunia ini ialah anak-anak harus mendapatkan pendidikan yang baik. Anak-anak zaman sekarang sangat cerdas. Justru karena kecerdasan mereka itulah, kita harus berupaya mencari cara yang sesuai dengan kemampuan dan kondisi mereka. Namun, sering kali hal ini membuat kita khawatir dan bertanya-tanya bagaimana caranya agar bisa sesuai dengan kebutuhan anak-anak.
Anak-anak membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan diri mereka dan kita harus membimbing mereka dengan cara yang menyenangkan. Hal ini terasa sangat berbeda dibandingkan dahulu. Orang-orang sering berkata bahwa orang yang sudah tua tidak dapat mengikuti perkembangan zaman. Kini, saya benar-benar merasakan bahwa orang yang sudah tua tidak dapat mengikuti perkembangan zaman.
Namun, tidak dapat dikatakan bahwa cara pada zaman kita dahulu tidak relevan. Hanya saja, orang-orang sekarang sering berkata, "Itu adalah masa lalu. Mengapa terus membicarakan masa lalu?" Justru dari pengalaman masa lalu itulah, kita memiliki dasar untuk berbicara dan berbagi. Sebaliknya, hal-hal yang terlalu modern, saya sendiri masih belum mempelajarinya sehingga tidak ada yang bisa disampaikan. Meski demikian, saya tetap harus berbicara. Jadi, saya merasa perlu banyak mendengar.
Seperti yang disampaikan pagi ini tentang PaGamO oleh Profesor Ye Bing-cheng. Saya merasa beliau sangat bersungguh hati karena ini tidaklah mudah. Saat ini, saya merasa bahwa arah yang kita tuju sebenarnya sama. Jika kita semua bersatu, kekuatan yang dihasilkan akan menjadi besar. Arah ini pada dasarnya tidak jauh berbeda di antara kita semua.
Kita semua dapat bersatu dan memanfaatkan apa yang baik dari satu sama lain. Dari berbagai hal yang baik itu, kita bisa memilih yang terbaik. Alangkah baiknya jika hal itu dapat terwujud. Dalam misi pendidikan, saya merasa sangat senang karena semua orang memiliki hati yang tulus.

“Sebenarnya, pendidikan itu seharusnya menyeluruh dan tak semestinya hanya terbatas pada buku. Secara tidak langsung, saya rasa kegiatan seperti ini pun memberikan pengetahuan kepada mereka sehingga mereka tahu apa itu pencemaran dan cara mengatasinya. Oleh sebab itu, saya rasa ini adalah program yang bermanfaat untuk para murid saya,” kata Noor Ashiken, Guru SD Padang Tembak.
“Sebagai seorang siswa, kekuatan saya sangat terbatas. Namun, dalam batas kekuatan yang saya miliki, saya ingin membagikan pengetahuan yang saya pelajari kepada keluarga dan teman-teman di sekitar saya,” kata Li Zhe-xuan, Peserta lomba.
“Dahulu, saya tidak terlalu memperhatikan pentingnya memilah sumber daya. Namun, sejak mengikuti lomba ini, saya menyadari bahwa memilah sumber daya sangatlah penting,” kata Peng You-rong, Siswa.
Saya percaya bahwa anak-anak pada dasarnya memiliki hati yang murni. Kita juga harus memiliki keyakinan pada diri sendiri bahwa pasti ada cara yang tepat untuk membimbing mereka. Hanya saja, saat ini kita perlu memikirkannya dengan sungguh-sungguh dan menghimpun berbagai gagasan. Hendaknya kita semua bersungguh hati.
Dalam hal pendidikan, kita juga perlu bekerja sama dengan tim pendidikan. Jika semua memiliki tekad yang sama dan dapat bersatu dengan baik, tidak perlu memperdebatkan mana yang lebih baik atau kurang baik. Baik atau kurang baik tidak menjadi masalah. Yang terpenting ialah kita bersatu untuk menyelaraskan arah bersama dan membuat rencana dengan baik. Dengan demikian, hasilnya akan lebih ideal. Hal ini dapat terwujud selama semuanya memiliki tekad.
“Kami berharap dapat memberikan satu kalimat Kata Renungan Jing Si setiap hari kepada anak-anak agar dalam kehidupan sehari-hari, mereka dapat menerapkannya secara mendalam dan sederhana. Melalui satu kalimat baik, kami berharap mereka dapat menggunakannya untuk mengubah masa depan mereka dan membentuk karakter yang baik,” kata Li Ze-qing, Manajer Eksekutif Paramitas Foundation
“Banyak orang ingin ikut dalam kegiatan membersihkan pantai dan melestarikan lingkungan. Pada dasarnya, kita harus mencintai Bumi. Berbuat baik tidak diukur dari seberapa banyak yang kita lakukan. Selama itu adalah hal yang seharusnya dilakukan, kita harus melakukannya,” kata Chen Hui-ying, Siswi.


Kita harus memiliki keyakinan pada orang lain dan diri sendiri. Saat ini adalah waktunya bagi kita untuk bersama-sama melangkah maju. Jika sekarang kita tidak menata arah pendidikan dengan baik, masa depan akan sangat mengkhawatirkan. Kekhawatiran ini bukan hanya untuk generasi kita, terlebih untuk generasi berikutnya. Semua hal di dunia ini diwariskan dari generasi ke generasi. Jadi, hendaknya kita saling mendukung demi pencapaian bersama.
Jika seseorang melakukan hal yang benar, kita harus memujinya. Ketika saya melakukan hal yang benar, Anda juga dapat memuji saya. Terkait benar atau tidaknya suatu hal, kita perlu menenangkan diri terlebih dahulu dan menjalin hubungan yang baik. Saya sering mengatakan bahwa Bodhisatwa dunia adalah makhluk dengan cinta kasih berkesadaran. Dalam ajaran Buddha, Bodhisatwa sesungguhnya merujuk pada sifat dasar manusia yang penuh kebajikan.
Sejak dahulu, orang menyebut "hati Bodhisatwa" sebagai pujian bagi seseorang yang berhati tulus, sederhana, dan selalu berbuat baik demi orang lain. Inilah yang disebut dengan Bodhisatwa. Istilah "Bodhisatwa" kerap digunakan untuk menyebut setiap orang yang memiliki hati yang baik. Jadi, yang diharapkan hanyalah menyelamatkan orang lain.
Sesungguhnya, untuk dapat menolong orang lain, kita harus memiliki metode yang baik. Setiap agama mengupayakan metode yang baik. Baik dalam ajaran Yesus Kristus, Allah, maupun yang lainnya, semuanya memiliki arah yang sama, yaitu membantu sesama. Hanya saja, zaman dan budayanya berbeda. Namun, pada dasarnya, semuanya itu baik. Jika sesuatu itu tidak baik, tentu tidak akan ada orang yang mengikutinya. Jadi, hendaknya kita menghimpun kebajikan.

Generasi kita saat ini harus memiliki kesadaran dan benar-benar percaya bahwa setiap orang pada dasarnya itu baik. Inilah yang disebut dengan kesadaran. Dengan hati yang tersadarkan, kita dapat bersama-sama menciptakan dunia yang lebih baik bagi masa depan. Jadi, tidak boleh kurang satu orang pun. Kita perlu bersama-sama memikirkan apa yang dapat kita lakukan. Hal ini memang membutuhkan waktu yang panjang, tetapi tidak boleh ditunda. Apa yang dapat kita lakukan saat ini, marilah kita pikirkan bersama.
Seperti hari ini, apa yang kita lakukan adalah sesuatu yang baik. Kita semua duduk di sini juga merupakan langkah yang benar. Tanpa adanya awal seperti ini, bagaimana mungkin ada kemajuan yang baik? Jadi, kita perlu terus berinteraksi seperti ini. Pendidikan adalah hal yang sangat penting. Apa yang kita bahas hari ini pada dasarnya berawal dari pendidikan. Saya sangat mengapresiasi dan mendukung apa yang sedang kalian lakukan. Semuanya sudah berjalan dengan sangat baik.
Menumbuhkan pikiran bajik melalui pembelajaran digital
Bersatu dan harmonis dengan tekad yang sejalan
Menghimpun kesadaran dan menuju ke arah yang benar
Saling mendukung untuk membina generasi penerus
Ceramah Master Cheng Yen Tanggal 21 Maret 2026
Sumber: Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah: Hendry, Marlina, Shinta, Janet, Graciela
Ditayangkan Tanggal 23 Maret 2026







Sitemap