Ceramah Master Cheng Yen: Memperhatikan dan Menjaga Keselamatan Semua Orang


Beberapa hari ini, pagi-pagi sekali, saya datang untuk mendengar kepala RS dan para dokter dari rumah sakit kita berbagi tentang keindahan kondisi batin mereka. Para dokter dan perawat sungguh bagaikan Tabib Agung yang melindungi kehidupan dan kesehatan dengan cinta kasih. Mendengar kisah yang dibagikan di sini setiap pagi, saya sangat bersyukur dan sukacita.

Para anggota komite dan Tzu Cheng kita juga berbagi di sini tentang bagaimana mereka mendedikasikan diri di Tzu Chi, membawa keharmonisan dalam keluarga mereka, dan berpartisipasi dalam pementasan adaptasi Sutra. Demi pementasan adaptasi Sutra, semua orang sangat bersungguh hati. Saya sangat terharu mendengarnya. Rasa haru ini sulit dideskripsikan dengan kata-kata. Selain terharu, saya juga sangat sukacita. Saya sungguh dipenuhi sukacita dalam Dharma.

Saudara sekalian, kalian sering berkata, "Semoga Anda dipenuhi sukacita dalam Dharma." Sesungguhnya, apakah sukacita dalam Dharma itu? Kalian mungkin hanya mengucapkannya sebagai doa, tetapi saat mendengarnya, saya merasakan cinta kasih yang berbeda Bodhisatwa memiliki cinta kasih berkesadaran.

Buddha datang ke dunia dan terjun ke tengah masyarakat untuk membimbing semua makhluk mempelajari dan menapaki Jalan Bodhisatwa. Beliau membimbing semua makhluk untuk bersama-sama menjalankan praktik Bodhisatwa. Saudara sekalian, di Tzu Chi, setiap orang melakukan segala sesuatu dengan tulus. Demikianlah kalian membuat saya merasa tenang.


“Di Taiwan Utara, kami telah mengeluarkan pengumuman pada 7 Juli. Kami berharap berbagai ladang pelatihan di komunitas, para saudara se-Dharma yang hidup sebatang kara, dan orang-orang yang tinggal di dataran rendah dapat melakukan upaya antisipasi topan dengan baik. Kami juga mengaktifkan sistem pencurahan perhatian terhadap saudara se-Dharma yang terkena dampak bencana alam,”
kata Huang Zheng-xian, relawan Tzu Chi.

“Bencana yang terjadi di area mana pun bisa dilaporkan ke pusat penanggulangan bencana kita. Kami berharap topan ini dapat berlalu dengan lembut dan hanya mendatangkan sedikit curah hujan bagi Taiwan. Kami berharap dapat meminimalkan risiko bencana. Untuk itu, upaya antisipasi topan harus dilakukan dengan baik. Jadi, kami berharap semua orang dapat mawas diri, berhati tulus, dan melakukan antisipasi topan,” pungkas Huang Zheng-xian.

Menghadapi bencana alam seperti ini, yang bisa kita lakukan hanyalah waspada dan melakukan antisipasi.

“Kami telah mengingatkan komunitas kami untuk melakukan antisipasi dengan baik. Di bawah dukungan Balai Kota Fenglin, Hualien, kami juga tengah melakukan persiapan untuk menyediakan tempat penampungan. Mengenai barang bantuan, kami pun tengah melakukan pendataan,” kata Liu Qiu-ling, Ketua Tim Antisipasi Bencana Yayasan Tzu Chi.

Dengan kecanggihan teknologi sekarang, prakiraan cuaca sangatlah tepat. Da Ai TV juga menyajikan berita terkini lewat baris berita. Saya selalu mengingatkan orang-orang untuk memperhatikan baris berita tersebut. Jadi, Saudara sekalian, saat menyaksikan Da Ai TV, apa pun baris berita yang ditampilkan, kalian harus memperhatikannya. Informasi yang tidak penting tidak akan terus ditampilkan di sana. Itu terus ditampilkan karena berisi informasi penting.


Saudara sekalian, Da Ai TV adalah stasiun televisi kita sendiri. Yang terpenting, kita harus memperhatikan berita tentang masyarakat. Kita juga harus memperhatikan kesehatan masyarakat dan sebagainya. Semua ini memiliki kaitan yang sangat erat. Jadi, mari kita lebih bersungguh hati. Tentu saja, saya berharap semua orang dapat mawas diri dan berhati tulus. Mengenai topan kali ini, masih banyak hal yang tidak pasti. Namun, lewat siaran berita, bisa diketahui bahwa kekuatan topan ini sangat besar. Kita tidak boleh lengah. Kita harus sangat waspada.

Saya sungguh sangat bersyukur dan yakin terhadap kalian semua. Setiap orang sangat tulus, benar, yakin, dan sungguh-sungguh. Kalian selalu menjalankan Tzu Chi dengan kesatuan hati. Semua ini membuat saya sangat tenang. Saya merasa bisa mengandalkan kalian. Saya yakin bahwa kalian akan melakukan segalanya dengan baik. Singkat kata, mawas diri dan berhati tulus sangatlah penting.

Jangan berpikir bahwa mengerahkan tenaga untuk melakukan antisipasi topan sudah cukup. Ketulusan juga sangat penting. Selain itu, kita juga harus yakin. Sebagai orang yang memiliki keyakinan, kita harus yakin. Jadi, keyakinan adalah yang paling utama. Kita harus mengerahkan segenap hati dan tenaga untuk melakukan antisipasi topan. Keyakinan dibutuhkan oleh setiap orang. Apa pun keyakinan kita, kita semua hidup sesuai hukum alam.

Setiap agama mengajarkan tentang hukum alam, seperti iklim. Setiap agama memiliki pandangan tersendiri. Umumnya, orang yang memiliki keyakinan akan berdoa demi ketenteraman. Kita hendaknya tak hanya berdoa saat ada masalah. Dalam keseharian, kita harus berpegang pada keyakinan benar. Janganlah kita percaya pada takhayul. Mengenai perubahan iklim, dengan kemajuan teknologi sekarang, prakiraan cuaca sangatlah tepat. Saya selalu bersyukur saat topan yang semula berkekuatan tinggi menjadi lebih lemah saat menerjang Taiwan. Di saat seperti itu, kita harus bersyukur.


Janganlah kita mengabaikan prakiraan cuaca dan mengira bahwa semua akan selalu baik-baik saja. Jangan ada pemikiran seperti ini. Saat aman dan selamat, kita harus bersyukur bisa melaluinya dengan selamat. Intinya, kita harus memiliki keyakinan dan ketulusan. Jika tidak ada keperluan, usahakanlah untuk tidak keluar rumah di saat seperti ini.

Saya juga berharap para insan Tzu Chi dapat mengunjungi ketua RT dan lurah setempat untuk meminta mereka memeriksa kondisi warga lansia di daerah mereka dan menghubungi kita jika membutuhkan sesuatu. Untuk memastikan keselamatan penerima bantuan kita, kita harus meminta bantuan kepada ketua RT dan lurah setempat.

Sesungguhnya, mereka sendiri pun akan memperhatikan warga mereka. Kita hanya meminta bantuan mereka untuk lebih memperhatikan warga lansia dan warga yang membutuhkan. Karena itulah, kita perlu berkomunikasi dengan mereka. Dengan demikian, keselamatan warga juga lebih terjamin. Apakah kalian mengerti? (Mengerti.) Baiklah, terima kasih.

Di tengah cuaca seperti ini, usahakanlah untuk tidak keluar rumah. Kita hendaknya tetap berada di rumah dan menjaga keselamatan diri sendiri. Terima kasih.

Melindungi kehidupan dan berpartisipasi dalam pementasan adaptasi Sutra
Menapaki Jalan Bodhisatwa dengan sukacita dalam Dharma
Mawas diri, berhati tulus, dan melakukan antisipasi topan
Memperhatikan keselamatan semua orang dengan welas asih dan kebijaksanaan

Ceramah Master Cheng Yen Tanggal 09 Juli 2026
Sumber: Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah: Hendry, Marlina, Shinta, Janet, Graciela
Ditayangkan Tanggal 11 Juli 2026
Orang bijak dapat menempatkan dirinya sesuai dengan kondisi yang diperlukan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -