Ceramah Master Cheng Yen: Menjalin Jodoh Baik secara Luas untuk Membimbing Semua Makhluk
Seiring waktu, karma baik dan buruk terus terakumulasi. Orang-orang mendoakan kita dengan berkata, "Pahala kalian sungguh tak terhingga." Itu karena kita selalu berpikir untuk bersumbangsih bagi sesama.
Orang yang melihat sumbangsih kita tersentuh dari lubuk hati mereka. Inilah yang disebut memupuk pahala. Jika kita mengatakan sesuatu yang membuat orang tidak nyaman, mungkin akan timbul rasa dendam sehingga orang-orang tidak menyukai kita. Jadi, sumbangsih mendatangkan rasa sukacita dan pahala, sedangkan perbuatan atau kata-kata buruk membuat orang tidak menyukai kita.
Sesungguhnya, bagaimana kita menjalin jodoh baik dengan orang lain? Tentu dengan bersumbangsih. Saat kita giat bersumbangsih, orang-orang merasakan sukacita. Demikianlah kita menjalin jodoh baik. Begitu melihat kita, mereka merasa sukacita. Inilah yang disebut jalinan jodoh baik.
Jika apa yang kita lakukan dan katakan membuat orang tidak nyaman, mereka akan tidak menyukai kita dan perlahan-lahan membangkitkan rasa dendam. Orang-orang akan tidak suka melihat kita, tidak suka berkumpul bersama kita, dan enggan mendengarkan perkataan kita. Ini akan membuat kita sangat terpukul.

Perselisihan antarmanusia terjadi jika ada yang selalu membuat orang lain tidak nyaman. Jika kita selalu menjalin jodoh baik dengan orang lain dan bersumbangsih tanpa pamrih, orang-orang pasti akan sukacita melihat kita. Inilah jalinan jodoh baik. Dengan senang hati, mereka akan mengikuti kita menapaki jalan yang kita tapaki. Inilah benih terbaik kita untuk mencapai kebuddhaan.
Jika orang lain menyukai kita, saat kita berbagi Dharma, mereka akan menerimanya dengan sukacita. Kebenaran apa pun yang kita bagikan, mereka pasti akan menganggukkan kepala dan berkata, "Benar, benar. Saya akan mengikuti perkataanmu. Saya akan mengikuti ke mana pun kamu pergi." Ini adalah jalinan jodoh dari kehidupan ke kehidupan.
Dengan rasa sukacita di kehidupan sekarang, kita bisa berhimpun di kehidupan mendatang. Jadi, untuk mencapai kebuddhaan, kita harus terlebih dahulu menjalin jodoh baik. Ini membutuhkan waktu yang sangat panjang. Kebuddhaan tidak bisa dicapai dalam satu kehidupan saja. Intinya, kita harus menjalin jodoh baik dengan lebih banyak orang.
Bagaimanapun kondisi di kehidupan lampau, kita harus memahami kebenaran di kehidupan sekarang. Kita harus menggenggam kehidupan sekarang untuk menjalin jodoh baik. Di kehidupan lampau, jalinan jodoh kita mungkin tidak terlalu baik. Kini, kita yang tengah melatih diri hendaknya membangun tekad dan ikrar. Tidak peduli memiliki jalinan jodoh baik atau tidak, kita tetap harus membangkitkan rasa sukacita dan rasa hormat terhadap orang-orang.

Tanpa memandang jalinan jodoh, hendaklah kita membina diri sendiri untuk menghormati setiap orang. Karena itulah, dalam ajaran-Nya, Buddha mengatakan bahwa setiap orang memiliki hakikat kebuddhaan.
Hakikat kebuddhaan ini ada dalam diri saya, Anda, dan dia. Sesungguhnya, dia, Anda, atau sayakah yang akan mencapai kebuddhaan terlebih dahulu? Tidak ada yang tahu.
Saat ini, kita harus lebih banyak menjalin jodoh baik. Makin banyak kita menjalin jodoh baik, makin cepat pula perjalanan kita. Jika saya menjalin jodoh baik dengan banyak orang dan membawa sukacita bagi mereka, tentu saya bisa berjalan lebih cepat. Berhubung jalinan jodoh baik saya lebih anyak, di Jalan Bodhisatwa, saya akan berjalan di depan.
Saya telah melihat insan Tzu Chi di seluruh dunia menyebarkan dan mempraktikkan Dharma sehingga Dharma tersebar di seluruh dunia. Saya bersyukur setiap waktu.
Bodhisatwa sekalian, rasa syukur hendaknya senantiasa ada di dalam hati. Kita harus bersyukur terhadap Tiga Permata, yakni Buddha, Dharma, dan Sangha. Yang lebih penting lagi, kita harus bersyukur atas budi luhur semua makhluk. Tanpa semua makhluk, Dharma tidak akan dibutuhkan. Dengan adanya Dharma, barulah kita memiliki arah. Kita harus meneladan Buddha.
Untuk menyebarkan ajaran Buddha di dunia, dibutuhkan Bodhisatwa dunia. Sebagai Bodhisatwa dunia, kita harus berbicara, bersumbangsih secara nyata, dan menjangkau orang yang membutuhkan. Saat berbicara, hendaklah kita senantiasa menyebarkan Dharma.
Menyebarkan Dharma adalah tanggung jawab kita. Jadi, kita harus terus-menerus belajar serta mencari tahu tentang negara mana yang membutuhkan bantuan dan segala sesuatu yang terjadi di tengah komunitas, masyarakat, bahkan negara kita. Saat ada yang membutuhkan, kita harus segera bersumbangsih.

Lihatlah, satu tahun dalam kehidupan saya berlalu lagi. Satu tahun terdiri atas 365 hari dan satu hari terdiri atas 86.400 detik. Saya telah melewati banyak detik dalam hidup saya dan usia kehidupan saya akan berkurang satu tahun lagi. Karena itulah, saya harus menggenggam waktu yang ada. Ini karena yang tersisa sudah tidak banyak. Jadi, saya harus lebih bekerja keras untuk menjalin jodoh baik secara luas agar di kehidupan mendatang, semua orang yang melihat saya dipenuhi rasa sukacita dan begitu saya menoleh, mereka pun akan mengikuti saya melangkah maju untuk membimbing semua makhluk.
Kelak, dunia ini akan makin keruh dan makin membutuhkan ajaran Buddha untuk menjernihkannya. Kita telah berikrar untuk berjalan bersama dari kehidupan ke kehidupan. Namun, mulai sekarang, kita harus belajar untuk menapaki Jalan Bodhisatwa. Jalan ini sangatlah panjang dan berujung pada kebuddhaan.
Menciptakan pahala yang tak terhingga dengan berbuat baik dan bersumbangsih
Bertekad dan berikrar untuk menjalin jodoh baik
Meneladan Buddha dan menyebarkan Dharma untuk membimbing semua makhluk
Menyucikan hati manusia dan mencapai pencerahan
Bertekad dan berikrar untuk menjalin jodoh baik
Meneladan Buddha dan menyebarkan Dharma untuk membimbing semua makhluk
Menyucikan hati manusia dan mencapai pencerahan
Ceramah Master Cheng Yen Tanggal 26 Desember 2025
Sumber: Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah: Hendry, Marlina, Shinta, Janet, Graciela
Ditayangkan Tanggal 28 Desember 2025
Sumber: Lentera Kehidupan – DAAI TV Indonesia
Penerjemah: Hendry, Marlina, Shinta, Janet, Graciela
Ditayangkan Tanggal 28 Desember 2025







Sitemap