Master Menjawab: Melatih Diri untuk Membahagiakan Orang Lain atau untuk Pencapaian Diri Sendiri?

Ada orang yang bertanya kepada Master Cheng Yen:
Pertanyaan: Pelatihan diri dilakukan untuk membahagiakan orang lain atau untuk pencapaian diri sendiri?
Master Cheng Yen menjawab:
Jika melatih diri demi diri sendiri maka tidak ada lagi yang harus dilatih. Makan adalah untuk diri sendiri, tidur untuk diri sendiri, ini Anda sudah bisa semua, apalagi yang harus dilatih?
Jika benar-benar ingin melatih diri maka harus bersabar menghadapi masalah kehidupan, belajar semangat dari Bodhisatwa Avalokitesvara, mendengar dan menyelamatkan semua makhluk yang menderita. Jika hanya untuk diri sendiri maka belum pantas disebut melatih diri. Jika hanya mengharapkan diri sendiri yang terbebaskan maka bagaimana bisa menyebarkan Dharma secara luas?
Zi Lu pernah bertanya kepada Confucius, “Setelah saya meninggal akan bagaimana?” Confucius menjawab, “Belum mengerti kehidupan bagaimana bisa mengetahui kematian.
Sama seperti dalam ajaran Buddha, belajar Dharma adalah bagaimana menjadi manusia, bagaimana mempraktikkan ajaran Buddha dalam kehidupan kita sehari-hari. Jika hanya berdebat soal teori, itu tidak bisa disentuh dan juga tidak terlihat. Bicara adalah bicara, berbuat adalah berbuat, jika tidak dapat mengaplikasikan teori maka untuk apa belajar Dharma?
(Sumber: Buku Kebijaksanaan Murni, Bab VI: Berbincang Mengenai Pelatihan Diri)







Sitemap