Sabtu, 20 Juli 2019
Indonesia | English

Benih-benih Cinta Kasih di Lomba Budaya Humanis

09 Mei 2019 Jurnalis : Bambang Lubis, Moses Silitonga (Tzu Chi Sinar Mas)
Fotografer : Bambang Lubis (Tzu Chi Sinar Mas)


Seorang anak dengan sumringah memperlihatkan karyanya dalam lomba mewarnai.

Langit di sekitar wilayah Ketapang, Kalimantan Barat tampak begitu cerah pagi itu. Suasana cerah ini menambah keceriaan siswa-siswi peserta Lomba Budaya Humanis yang diadakan oleh Tzu Chi Sinar Mas. Hari Sabtu, 4 Mei 2019, relawan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas kembali melaksanakan Lomba Budaya Humanis sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan semangat cinta kasih universal. Kali ini relawan Tzu Chi Sinar  Mas dari Xie Li Ketapang 1 dan Xie Li Ketapang 2 yang menjadi penyelenggaranya.

Bersama dengan para relawan Dharma Wanita dan juga para guru dari SD Eka Tjipta, para relawan melaksanakan perlombaan bagi 80 orang siswa. Para siswa berasal dari 4 sekolah dasar di sekitar wilayah Perkebunan Sinar Mas wilayah Ketapang. Sekolah-sekolah yang berpartisipasi adalah Sekolah Eka Tjipta Kayung, Sekolah Eka Tjipta Yaharu, Sekolah Eka Tjipta Kenanga, dan Sekolah Eka Tjipta Kencana.

 

Suasana lokasi perlombaan Lomba Budaya Humanis yang diadakan Tzu Chi Sinar Mas di Ketapang, Kalimantan Barat.

Kreativitas para siswa dalam mengekplorasi nilai-nilai budaya humanis menyemarakkan suasana perlombaan. Melalui berbagai kategori perlombaan, para siswa menampilkan pemahaman mereka atas nilai-nilai budaya humanis yang telah disampaikan dan dibimbing oleh para relawan sebelumnya. Adapun kegiatan yang dilombakan adalah Lomba Bercerita Humanis, Lomba Drama Humanis, Lomba Mewarnai dan Menggambar Humanis, serta Lomba Cepat Tepat Kata Perenungan Master Cheng Yen.

“Anak-anak sangat antusias sekali. Saya melihat begitu besar niat anak-anak untuk tiba di lokasi ini. Perjalanan mereka tidaklah dekat. Ada yang 4 jam perjalanan dengan mobil, dan bahkan ada satu sekolah yang sampai harus menginap,” ungkap Vivi Tan, relawan Komite Tzu Chi asal Jakarta yang hadir sebagai juri lomba.

 

Relawan menyapa diselingi canda tawa kepada seorang peserta lomba.

Penampilan para siswa pada hari itu menggambarkan semangat relawan Xie Lie Ketapang 1 dan 2 dalam mendidik dan membina generasi muda. Pemahaman para siswa akan semangat cinta kasih universal ditampilkan dengan sangat baik.

“Perlombaan Budaya Humanis sebagai salah satu cara untuk menanamkan bibit cinta kasih, dan luar biasa sekali bisa diadakan hingga ke pelosok ini. Anak-anak di sini jauh dari kehidupan perkotaan, semoga ke depannya dapat lebih sering diadakan disini sehingga  pemahaman cinta kasih akan semakin meluas,” tambah Vivi

 

Vivi Tan, relawan Komite Tzu Chi Jakarta yang menjadi juri menyampaikan pesan dan kesannya dalam Lomba Budaya Humanis ini.

Dengan mengikuti perlombaan ini, relawan berharap dapat meningkatkan ketertarikan anak-anak untuk memahami betapa pentingnya hidup bersama dalam kebaikan dan keharmonisan. Melihat kegiatan lomba berjalan baik dan semangat anak-anak yang tinggi membuat rasa lelah para relawan, mulai dari persiapan, pembinaan, hingga penyelenggaran lomba berubah menjadi senyuman. Semangat anak-anak dalam mengikuti lomba menambah semangat para relawan.

“Sepotong besi yang akan ditempa untuk menjadi alat yang berguna harus ditempa dalam tungku yang panas dan digembleng berulang kali, sama halnya dengan kehidupan kita harus siap sedia ditempa pada dunia pendidikan, agar kita bisa berguna dan bisa menggapai cita-cita,” ujar Maria, pemenang lomba drama dalam salah satu dialoknya.


Editor: Hadi Pranoto

Artikel dibaca sebanyak : 361 kali


Berita Terkait


Semangat Cinta Kasih di Lomba Budaya Humanis

12 April 2019

Menginspirasi Para Siswa Melalui Lomba Budaya Humanis

05 April 2019

Menanamkan Kebaikan Melalui Lomba Budaya Humanis

25 Juli 2018


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Keharmonisan organisasi tercermin dari tutur kata dan perilaku yang lembut dari setiap anggota.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat