Selasa, 13 April 2021
Indonesia | English

Bentuk Kasih Sayang untuk Anak Asuh

22 Januari 2021 Jurnalis : Nuraina Ponidjan (Tzu Chi Medan)
Fotografer : Amir Tan (Tzu Chi Medan)


Diliputi kegembiraan, para Anak Asuh ditemani para guru saat pembagian paket Imlek.

Setiap tahunnya, jelang Tahun Baru Imlek, Tzu Chi Medan selalu mengundang para penerima bantuan (pengobatan, santunan hidup dan beras) termasuk Anak Asuh yakni penerima bantuan pendidikan untuk mengikuti acara Pemberkahan Akhir Tahun Gan En Hu. Dalam acara tersebut selalu ada makan bersama dan pemberian paket Imlek.

Namun tahun ini karena masih dalam masa pandemi Covid-19, maka paket Imlek diberikan tanpa acara makan bersama demi menghindari berkumpulnya orang dalam jumlah banyak. Tzu Chi Medan pun memutuskan pembagian paket Imlek ke semua penerima bantuan dengan cara mengantar langsung ke rumahnya atau ada yang diundang ke Depo atau pun Kantor Tzu Chi Medan. 

Relawan menyerahkan paket Imlek kepada para anak asuh Sekolah Dharma Bakti.

“Untuk anak asuh di kota Lubuk Pakam, biasanya kami undang ke Medan seperti tahun lalu kami membuat acara terima kasih kepada Ayah dan Ibu yang begitu mengharukan, namun tahun ini semua acara tidak bisa dilakukan maka itu pada 16 Januari 2021, kami 11 relawan komunitas Hu Ai Mandala Tzu Chi Medan membawa 17 paket imlek untuk dibagikan kepada 17 anak asuh yang ada di Sekolah Dharma Bakti di kota Lubuk Pakam,” kata Kwek Siu Ling, relawan Tzu Chi.

Karena jarak tempuh Medan ke Lubuk pakam sejauh 25 km, maka paket Imlek dikemas di Sekolah Dharma Bakti untuk memudahkan saat membawa barang-barang yang akan dimasukkan ke kotak paket Imlek. Kotak yang belum diisi juga bisa ditumpuk jadi satu dan tidak memakan tempat.

 

Penyerahan paket Imlek kepada para Anak Asuh dilakukan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat. 

Sesampainya di Sekolah Dharma Bakti, relawan dengan cekatan mengemas paket Imlek yang akan dibagikan. Anak-anak yang sudah hadir diatur duduknya agar tidak berdekatan dan semua yang hadir wajib memakai masker.

Setelah semua paket selesai dikemas, Kwek Siu Ling selaku koordinator pembagian paket Imlek menyapa semua Anak Asuh dan mengajak mereka untuk berdoa bersama bagi semua bencana yang terjadi. Terlebih untuk korban bencana gempa bumi di Sulawesi Barat dan juga berdoa agar pandemi Covid-19 bisa segera putus rantai penyebarannya sehingga anak-anak semua bisa segera belajar di sekolah sebagaimana biasanya.

 

Kwek Siu Lin (sebelah kiri) memberikan paket Imlek kepada Anak Asuh Sekolah Dharma Bakti.

Kepada anak-anak juga dipesankan agar tetap harus menjaga kesehatan dan harus selalu mematuhi protokol Kesehatan dengan 3 M yaitu “Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak”. Sebelum paket Imlek dibagikan, Lim Ik Ju selaku relawan pemerhati acara ini juga memberikan pesan cinta kasih kepada semua anak asuh.

“Tahun ini Yayasan Buddha Tzu Chi tidak bisa mengundang anak-anak semua untuk pulang ke rumah kita semua yaitu rumah Tzu Chi di Medan karena virus Covid-19 yang selalu membayangi kita semua. Untuk itu tahun ini kami relawan Tzu Chi-lah yang mengunjungi anak-anak semua dan membagikan paket Imlek kepada kalian semua, ini adalah bentuk cinta kasih dan kasih sayang dari kami untuk anak-anak semuanya.”

 

Foto bersama setelah pembagian paket Imlek.

Agar pembagian paket Imlek berjalan lancar dan rapi maka relawan memanggil nama anak asuh yang akan menerima paket Imlek. Setelah tiga anak dipanggil, relawan menyerahkan paket Imlek sesuai dengan tata krama Tzu Chi.

Maggie Lerian adalah salah seorang anak asuh yang mendapat bantuan biaya pendidikan selama delapan tahun. Maggie mulai dibantu biaya sekolah sejak kelas 2 SD dan sekarang Maggie sudah kelas 10.

“Saya sangat berterima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan juga kepada relawan yang telah mendampingi saya selama 8 tahun. Saya sangat ingin seperti para relawan yang sangat ramah dan selalu tersenyum dan saya juga ingin di kemudian hari bisa seperti mereka membantu orang lain,” tutur Maggie.

 

Relawan berpamitan dan mengucapkan Gan En kepada anak-anak dan para guru yang diikuti ucapan Gan En oleh semua Anak Asuh.

Jenni, seorang guru Sekolah Dharma Bakti yang juga berstatus sebagai Kepala Sekolah Dasar dan juga sebagai koordinator anak asuh merasa sangat senang dan terharu melihat anak-anak juga mendapat perhatian dari Tzu Chi. Ia juga menghaturkan rasa terima kasih kepada para relawan yang tetap memberikan perhatian kepada anak-anak asuh sekolah Dharma Bakti walaupun di masa pandemi Covid 19.

“Tzu Chi bukan saja memberikan bantuan biaya sekolah tetapi para relawan juga selalu memberi motivasi dan dukungan kepada anak-anak walupun dalam masa pandemi Covid 19. Kami mewakili pihak sekolah dan anak-anak mengucapkan banyak terima kasih kepada para relawan dan kami doakan semoga semua relawan diberi kesehatan dan tetap membuka hati untuk anak-anak kami,” harap Ibu Jenni.

 

Maggie Lerian sangat termotivasi dengan perhatian dari para relawan Tzu Chi, ia pun ingin menjadi relawan Tzu Chi.

Setelah semua paket Imlek dibagikan, para relawan berpamitan dan mengucapkan terima kasih kepada para guru dan kepada semua anak asuh yang selama ini telah menjadi bagian keluarga besar Tzu Chi. Kepada anak-anak tetap dipesankan untuk tetap menjaga kesehatan dan juga tetap menaati 3 M di dalam setiap aktivitas sehari-hari.

Anak-anak juga mengucapkan Gan En sebagai ungkapan syukur dari lubuk hati yang terdalam.

“Walaupun ada pandemi Covid-19, namun bentuk kasih sayang dan perhatian untuk anak asuh tetap kami berikan, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Harapan kami semoga pemberian paket Imlek ini bisa memberi kehangatan dan sebagai bentuk kasih sayang kami kepada para anak asuh," tutur Kwek Siu Ling.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 331 kali


Berita Terkait


Menambah Sukacita Jelang Tahun Baru Imlek

09 Februari 2021

Bingkisan Imlek untuk Para Penerima Bantuan Tzu Chi

05 Februari 2021

Bersyukur dan Menggarap Ladang Berkah melalui Pembagian Paket Imlek

03 Februari 2021

Paket Cinta Kasih Di Awal Tahun

01 Februari 2021

Bingkisan Kecil dengan Cinta Kasih yang Besar

22 Januari 2020


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Dengan keyakinan yang benar, perjalanan hidup seseorang tidak akan menyimpang.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat