Bersumbangsih dan Hidup Hemat
Jurnalis : Sutanti (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : Mie Li (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)|
|
| ||
Apabila setiap orang hidup dengan hemat dan bersumbangsih, maka akan tercipta keharmonisan dan tumbuhnya sifat – sifat Bodhisatwa dalam kesehariannya. Terdapat tiga macam dana yang harus kita kembangkan, yaitu:
Keterangan :
Dana merupakan bagian dari sepuluh paramita (kesempurnaan). Dana merupakan Paramita pertama karena paling mudah dilakukan oleh siapa saja. Dengan menabung setiap hari di celengan bambu berarti kita telah berbuat satu kebajikan. Berbeda dengan langsung menabung satu bulan dengan jumlah yang sama. Karena kebajikan yang dilakukaan sekali dalam satu bulan tersebut belum bisa menumbuhkan sifat Bodhisatwa setiap harinya. Isi di dalam celengan bambu adalah doa dan ketulusan yang dipupuk setiap hari. Dana yang dimasukkan kecelengan bambu setiap hari akan memberikan berkah yang besar untuk bisa digunakan meringankan beban orang lain. Dengan berdana dapat melatih diri untuk mengurangi keserakahan, belajar melepas sebagian kecil yang dimiliki dan seberapa besar membagi kepada orang lain. Celengan bambu apabila diisi dengan ketulus dan kebajikan akan mampu merubah kehidupan menjadi indah dan damai bagi dunia. Semoga semua makhluk berbahagia terhindar dari penderitaan serta dunia aman dan sejahtera. | |||
Artikel Terkait
Tzu Chi dan TNI Bersatu dalam Membantu Masyarakat di Bandung
29 Juli 2020Tzu Chi Bandung bersama PUSDIKBEKANG (Pusat Pendidikan Pembekalan Angkutan), secara simbolis mmeberikan 400 paket sembako. Sebelumnya, Tzu Chi juga memberikan 400 rapid test, 1.000 obat, 300 hazmat (APD), 6.000 masker kain dan 200 paket sembako kepada Pusat Kesenjataan Kavaleri atau Pussenkav Kodiklat TNI AD.
Padang: "Anak Adalah Segala-galanya"
22 Oktober 2009Hadiah Yang Tidak Berwujud
08 September 2015Senin, 31 Agustus 2015, komunitas Hu Ai Angke mengadakan kegiatan acara bedah buku di kantor seorang relwan Tzu Chi, yang berada di Jalan Kapuk Muara No 5, Jakarta Utara. Pada kegiatan bedah buku ini, sebanyak 25 peserta membahas topik Apa hubungan vegetarian dengan global warming.








Sitemap