Rabu, 18 September 2019
Indonesia | English

Dana Kecil, Amal Besar

06 Mei 2019 Jurnalis : Wais Al Kharny (Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)
Fotografer : Calvin, Wais Al Kharny, Arisman ((Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)


Relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun melakukan kegiatan pengumpulan Celengan Bambu di SD Cahaya 005. Sebanyak 15 orang relawan berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Sabtu, 27 April 2019, relawan Tanjung Balai Karimun kembali mengunjungi SD Cahaya 005. Kunjungan kali ini adalah dalam rangka pengumpulan celengan cinta kasih di sekolah dasar tersebut. Sebelumnya, relawan Tzu Chi mengimbau dan mengajak anak-anak SD Cahaya 05 bahwa setiap anak ikut membantu orang-orang yang kesusahan dengan cara menyisihkan uang jajan mereka ke dalam celengan bambu.

Tepat 06.35 WIB, relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun bergerak dari kantor yayasan menuju ke SD Cahaya 005 yang berjarak cukup jauh, sekitar 15 menit perjalanan menggunakan mobil dan sepeda motor. Ada 15 orang relawan yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan kali ini. Sesampainya relawan di sekolah, kegiatan pun dimulai. Para siswa-siswi diberikan arahan oleh guru untuk berkumpul di halaman belakang dengan membawa celengan yang mereka miliki. 


Listania, relawan Tzu Chi Karimun sedang melakukan scan barcode di celengan siswa-siswi sebelum dituangkan ke dalam wadah penampungan koin cinta kasih.


Abdul Rahim, relawan Tzu Chi mengarahkan siswa-siswi untuk berbaris rapi menuju meja untuk men-scan barcode barcode celengan sebelum dituangkan.

Abdul Rahim, salah satu relawan membantu mengarahkan siswa-siswi untuk berbaris dengan rapi agar kegiatan pengumpulan celengan ini bisa segera dimulai. Satu per satu siswa-siswi diarahkan menuju ke meja yang sudah disiapkan relawan di-scan barcode celengan cinta kasihnya sebelum dituangkan. Sementara bagi siswa-siswi yang belum memiliki celengan cinta kasih, mereka juga ditawarkan relawan untuk ikut bersumbangsih dan membantu sesama lewat celengan bambu Tzu Chi ini.

Selvi (7), salah satu murid di SD Cahaya 005 kelas 1B baru saja mendapatkan celengan bambu Tzu Chi. Selvi seketika itu juga langsung mengisi celengan  bambu dengan uang miliknya. "Saya sengaja menyisihkan uang jajan saya untuk mengisi celengan cinta kasih Tzu Chi ini,” kata Selvi saat ditanya alasannya mau ikut bersumbangsih.


Selvi (7) Salah satu murid SD Cahaya kelas 1B, yang baru mendapatkan celengan cinta kasih dari Tzu Chi. Selvi sengaja menyisihkan uang jajannya untuk bisa ikut bersumbangsih.


Rohani Sianturi (41), guru SD Cahaya merasa kegiatan ini sangat baik, mengajarkan anak-anak berbuat kebajikan sejak dini. Ia juga menerapkan hal ini kepada anak-anaknya di rumah.

Kegiatan penuangan celengan cinta kasih ini disambut baik oleh pihak SD Cahaya 005 Tanjung Balai Karimun. Ini Terlihat dari antusias siswa-siswi yang mengikuti kegiatan, membuat salah satu guru yang bernama Rohani Sianturi (41) sangat mendukung kegiatan yang diadakan oleh Tzu Chi Karimun ini. “Kegiatan celengan cinta kasih yang diadakan ini sangat baik karena mengajarkan anak sejak dini untuk membantu orang yang kesusahan atau orang sakit,” katanya. Rohani juga selalu mengingatkan kepada murid-muridnya untuk menyisihkan uang jajannya untuk membantu sesama.

Apa yang dilakukan relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun merupakan salah satu upaya untuk menghimpun karma baik dari orang banyak. Dengan semakin banyak orang bersumbangsih maka berkah yang terhimpun pun akan menjadi besar. Seperti kata perenungan Master Cheng Yen, “Bila setiap orang dapat bersumbangsih dengan cinta kasih yang tulus dan murni, maka pelita harapan akan menyala di berbagai pelosok gelap di penjuru dunia."


Editor: Hadi Pranoto

Artikel dibaca sebanyak : 369 kali


Berita Terkait


Membangun Cinta Kasih Universal

11 April 2019

Menghimpun Cinta Kasih Lewat Pelestarian Lingkungan

14 November 2018

Dana Kecil Amal Besar

26 Oktober 2018

Berbagi Kebahagiaan dan Menjalin Jodoh Baik

13 Februari 2018

Menumbuhkan Rasa Peduli Sesama

31 Januari 2018


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Lebih mudah sadar dari kesalahan yang besar; sangat sulit menghilangkan kebiasaan kecil yang buruk.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat