Rabu, 23 Oktober 2019
Indonesia | English

Dengan Cinta Kasih Menggarap Ladang Berkah

23 November 2018 Jurnalis : Elin Juwita (Tzu Chi Tebing Tinggi)
Fotografer : Erik Wardi (Tzu Chi Tebing Tinggi)


Peristiwa kebakaran yang terjadi di Kelurahan Brohol, Sabtu 17 November 2018, menghanguskan lima rumah warga dan dua rumah mengalami rusak berat.

Membantu orang lain berarti menciptakan berkah bagi diri sendiri. Bisa hidup dengan aman dan tenteram merupakan berkah yang harus disyukuri setiap hari. Dengan membawa perasaan bersyukur ditambah cinta kasih, insan Tzu Chi Tebing Tinggi memberikan bantuan dan juga pembersihan rumah warga yang menjadi korban kebakaran di jalan Musyawarah, Lk. 07 Kelurahan Brohol.

Kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu 17 November 2018, pukul 16.00 WIB dan menghanguskan lima rumah warga. Dua rumah mengalami rusak berat hanya dalam hitungan jam. Bangunan rumah yang terbuat dari papan membuat api menjalar dengan cepat. Penghuni rumah hanya bisa pasrah melihat api melalap seluruh isi rumah. Untungnya dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Api pun berhasil dipadamkan pada pukul 18.00 WIB.

Keesokan harinya, Minggu 18 November 2018, tim tanggap darurat Tzu Chi Tebing Tinggi melakukan survey dan mengunjungi korban kebakaran. Perasaan shock dan sedih tergambar di wajah warga yang rumahnya telah rata dengan tanah. Relawan juga bertemu dengan seorang ibu yang sambil menangis menceritakan peristiwa tersebut. Relawan yang ikut merasakan penderitaan korban bencana tersebut, menghibur dan memberi semangat.


Perasaan shock dan sedih tergambar diwajah para korban. Relawan pun memberikan pendampingan dan penghiburan agar mereka semangat kembali.


Rumah Suryani yang penuh residu. Harta bendanya sebagian besar sudah habis terbakar.

Salah seorang korban yang rumahnya mengalami rusak berat bernama Suryani. Ia mengalami trauma berat dan jatuh sakit. Saat kejadian ia berada di rumah bersama anak–anaknya yang masih kecil. Sedangkan suaminya bekerja merantau di daerah lain. Kondisi rumahnya yang penuh residu sisa kebakaran, dan hampir semua harta benda di dalam rumah habis terbakar, membuatnya begitu terpukul.


Perasaan tidak tega melihat penderitaan Suryani, relawan saling bergotong royong mengangkat dan membersihkan bongkahan materi yang terbakar.


Hujan yang deras tidak menjadi rintangan bagi relawan untuk bersumbangsih. 

Relawan pun menawarkan untuk membantu membersihkan rumahnya. Sebanyak 27 relawan Tebing Tinggi dan Laut Tador dengan semangat membersihkan rumah Suryani. Hujan deras tidak menjadi rintangan bagi relawan untuk bersumbangsih sehingga dalam waktu dua jam lebih, seluruh rumah telah bersih dari sampah residu. Perabotan dan peralatan yang masih bagus dan bisa digunakan telah dibersihkan dan ditata rapi. Dalam pembersihan tersebut, terkumpul 1 truk sampah residu dan 1 truk sampah daur ulang. Suryani tampak bersemangat kembali.

“Hari ini relawan membantu rumah saya membersihkan puing–puing kebakaran di rumah saya. Kedatangan relawan sangat membantu saya dan saya sangat senang. Semoga relawan Tzu Chi selalu siap membantu kegiatan seperti ini setiap ada musibah seperti kondisi saya ini,” ucapnya.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Zulimansyah, S.H selaku Plt Camat Kecamatan Bajenis. “Kegiatan Buddha Tzu Chi memang sangat membantu sekali pada masyarakat khususnya sekarang ini masyarakat Tebing Tinggi yang tertimpa musibah di kelurahan Brohol ini. Mudah–mudahan kegiatan ini tetap terus berlanjut dan kami juga mengharap ini bisa berkesinambungan untuk bantuan-bantuan lainnya.”


Dalam waktu dua jam lebih, seluruh rumah telah bersih dari sampah residu. Barang–barang yang masih bisa digunakan telah dipilah dan kemudian disusun rapi.


Relawan memberikan bantuan berupa paket kebutuhan sehari–hari dan dana santunan kepada korban bencana kebakaran.

Di samping memberikan pendampingan, relawan juga memberikan bantuan berupa paket kebutuhan sehari–hari dan dana santunan kepada tujuh KK korban kebakaran untuk meringankan beban mereka.

Ketidakselarasan hati manusia menimbulkan bencana. Dibutuhkan kekuatan dan cinta kasih banyak orang untuk membebaskan bencana yang ada didunia ini. Semoga semua makhluk bisa hidup berbahagia, Semoga dunia dijauhkan dari bencana. Semoga semua makhluk hidup harmonis dan berbahagia.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 417 kali


Berita Terkait


Bersatu Hati dan Bergotong Royong Mengukir Jejak Cinta Kasih

24 April 2019

Bersukacita di Bulan Tujuh Penuh Berkah

20 September 2017


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Umur kita akan terus berkurang, sedangkan jiwa kebijaksanaan kita justru akan terus bertambah seiring perjalanan waktu.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat