Internasional: Hari Tanpa Daging
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News
|
| ||
Ide ini berasal dari seorang karyawan, Wei Xingjuan, yang merupakan direktur operasional dan seorang relawan Tzu Chi. "Aku tanya kepada bos besar kami, apakah boleh jika kita mengadakan hari tanpa daging bagi seluruh karyawannya¸ dan dia setuju tanpa dua kali berpikir," katanya. Bos besar adalah Shi Chongtang, seorang vegetarian yang telah berkomitmen selama 10 tahun. Ia pribadi dapat menjamin kesehatan dan manfaat lingkungan dengan pola makan tanpa daging. "Saya pikir ini adalah kesempatan besar untuk melibatkan semua staf saya di sesuatu yang tidak hanya memurnikan tubuh dan jiwa tetapi akhirnya baik bagi bumi kita ini," katanya. "Saya berharap bahwa semua karyawan dapat menunjukkan dukungan mereka untuk konservasi." Sebelum pukul enam pagi, lebih dari 100 relawan berkumpul di Yayasan Buddha Tzu Chi Propinsi Guandu, di pinggiran utara Taipei, untuk memulai persiapan hidangan. "Kami bekerja sama dalam tim untuk menunjukkan orang-orang bagaimana hidangan lezat vegetarian dapat dibuat. Kami juga berupaya untuk membuat makanan dapat dimakan dengan senang hati " kata relawan Cai Meilain. | |||
Artikel Terkait
Menjadi Anak Berbakti
12 September 2013 Dalam sesi ini semua peserta diajak untuk bersama-sama mengingat budi orang tua yang telah melahirkan, merawat, menjaga kita sedari kecil hingga sekarang. Berbakti kepada orang tua bukan diukur dari berapa materi yang diberi, namun yang terpenting adalah perhatian yang selalu diberikan ke orang tua.
Suara Kasih: Menapaki Jalan Bodhisatwa di Tengah Masyarakat
31 Mei 2013 Kekuatan cinta kasih bisa membuka pintu hati. Meski sebagian besar warga Lesotho juga hidup kekurangan, namun dimulai dari sebutir benih Tzu Chi, kini mereka tumbuh menjadi tak terhingga. Mereka bekerja keras untuk menyebarkan benih cinta kasih dan menggarap ladang batin setiap orang.
Tinggal di Atap Ruko, Anik Tetap Sepenuh Hati Merawat Eza
03 Oktober 2022Di atap sebuah ruko di Kalideres, Jakarta Barat – Mawan Bagus Santoso dan Anik Sugiati tinggal bersama dua anaknya: Lia Aviana dan Ravel Eza Pranata yang menderita radang otak. Ketika berkunjung ke sana, relawan disambut dengan hangat dan ekspresi bahagia.








Sitemap