Internasional : Pemb. Akhir Tahun di Sri Lanka
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Hsu Tsui-chin (Relawan Tzu Chi)|
|
| ||
| Selama enam tahun sejak tsunami menimpa Sri Lanka, bantuan Tzu Chi ke negara itu tidak pernah berhenti, menciptakan lingkaran kebajikan di Kolombo. Sekarang telah ada sembilan relawan Tzu Chi dan 20 calon relawan. Mereka secara teratur mengunjungi 13 keluarga untuk memberikan perawatan, serta memberikan rumah bagi penyandang cacat. Pada upacara pemberkahan akhir tahun di ibukota, orang-orang berjejal di luar jendela, karena 100 kursi yang ada di dalam ruangan telah terisi penuh. Pemimpin upacara untuk acara itu adalah Kumara, seorang relawan lokal yang pertama kali mendengar tentang Tzu Chi dari seorang temannya dua bulan lalu. Kumara langsung tertarik dengan kegiatan amal, meskipun ia harus mengemudi selama empat jam untuk mengambil bagian dalam kunjungan kasih. Sekarang ia memutuskan untuk memindahkan rumah dan pabriknya ke Kolombo, sehingga ia bisa mencurahkan lebih banyak waktu sebagai relawan Tzu Chi. "Ini adalah apa yang saya cari," katanya, "Saya pikir saya sangat senang. Saya tidak menyangka bahwa ada begitu banyak orang yang kurang beruntung yang tinggal di negeri ini. Tapi, ketika saya datang ke tempat ini, saya melihat begitu banyak orang yang hidup dalam kondisi ini. Ini adalah pelajaran yang baik untuk hidup saya. "
Hadir pula dalam upacara tersebut anak-anak dari 13 keluarga penerima bantuan yang menerima bantuan keuangan untuk sekolah mereka. Mereka melangkah maju untuk memberi hormat mengucapkan terima kasih. Di Kolombo, semakin banyak penduduk lokal yang bergabung dengan Tzu Chi bekerja untuk kemajuan negara mereka, rakyat dan juga dunia. Di Hambantota, wilayah bagian selatan negara itu, acara Pemberkahan Akhir Tahun kedua diadakan di sana. Lebih dari 700 orang yang hadir. Di sana adalah tempat yayasan membangun komunitas perumahan untuk mereka yang selamat dari tsunami. Di antara 700 orang itu terdapat Liwton yang kehilangan istri dan anak-anaknya dalam bencana. Sejak tahun 2005, ia telah mengunjungi kantor Tzu Chi setiap bulan untuk mengantarkan sumbangan. "Saya sangat berterima kasih atas bantuan yang Anda berikan kepada orang-orang di sini," katanya, "jika kita semua dapat memberikan kontribusi meski hanya sedikit dan bekerja sama, ini dapat menjadi kekuatan yang besar."(Sumber: www.tzuchi.org, diterjemahkan oleh Rosalyn Lora) | |||
Artikel Terkait
Peduli dan Waspada Terhadap Penyakit
11 September 2019Minggu, 1 September 2019, Tzu Chi Bandung mengadakan bakti sosial (baksos) pelayanan kesehatan degeneratif secara gratis di SD Swadaya, Jamika, Bandung. Di hari itu, sebanyak 254 pasien mendapatkan pelayanan kesehatan.
Pesta Beasiswa Rakyat Indonesia: Jaga Indonesia, Melalui Beasiswa
22 September 2025Mengusung tema besar Jaga Indonesia, Melalui Beasiswa, Kemenko PMK berkolaborasi dengan Tzu Chi, serta lintas sektor baik dari pemerintah dan swasta, menghadirkan acara Pesta Beasiswa Rakyat Indonesia yang diikuti ribuan peserta.
Hari Ibu Internasional: Kasih Ibu Sepanjang Masa
31 Mei 2024Perayaan Hari Ibu di Tzu Chi Surabaya menekankan betapa pentingnya seorang anak untuk berbakti sejak kecil kepada orang tuanya. Kegiatan dilaksanakan Minggu, 12 Mei 2024.









Sitemap