Kue Bulan Cinta Kasih
Jurnalis : Lily (Relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun), Fotografer : Sukmawati (Relawan Tzu Chi Tanjung Balai Karimun)|
|
| ||
Pada hari pertama baazar,para relawan menyambutnya dengan penuh semangat dan berharap agar kue bulan yang di baazar dapat terjual habis.Dengan semangat para relawan, kue bulan yang di bazaar terjual habis dan keesokan harinya juga terjual habis. Pada hari ketiga dan keempat relawan hanya menerima pesanaan dari relawan dan donatur-donatur yang sudah dipesan hari sebelumnya. Kue Bulan yang dijual di bazaar ini dikirim dari Kantor Tzu Chi Batam melalui kapal milik Ferry Miko Natalia dengan bebas ongkos kirim. Kue Bulan yang dibuat oleh para relawan di Batam ini mempunyai Sembilan rasa, tanpa bahan pengawet sedikitpun. Atas informasi dari Moi-Moi Shijie (relawan Batam), keuntungan yang dihasilkan dari penjualan kue bulan ini akan didanakan untuk pembangunan Aula Jing Si. Setelah mendengar informasi tersebut para relawan Tanjung Balai Karimun merasa sangat senang dan berterima kasih kepada relawan Batam.
Keterangan :
Kegiatan ini semoga dapat menjalin persaudaraan yang semakin erat antara relawan Batam dan relawan Tanjung Balai Karimun, ataupun sesama masyarakat Tanjung Balai Karimun. Gan En pada seluruh relawan dan para pembeli yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, telah bersama-sama melakukan kebajikan. | |||
Artikel Terkait
Suara Kasih: Bagaikan Merawat Diri Sendiri
21 September 2011 Gadis ini mulai menjadi pasiennya sejak umur 17 tahun. Saat itu ada ibunya yang menemani, namun kini ibunya telah meninggal. Ia memiliki satu adik perempuan dan satu adik laki-laki. Ketiga anak ini mempunyai penyakit yang sama.
Memupuk Berkah dan Meneruskan Cinta Kasih melalui Penuangan Celengan Bambu
13 Februari 2024Siswa-siswi di SD Eka Tjipta Perdana begitu antusias menuangkan celengan bambu. Ini merupakan program #tuangramerame yang digalakkan oleh komunitas relawan Tzu Chi di Xie Li Kalimantan Tengah (Kalteng) 3.








Sitemap