Internasional: Perangko Tzu Chi
Jurnalis : Jimmy Chuang, Fotografer : Lu Jin Tsu |
| |
Tsai membuat pernyataan itu pada konferensi pers yang memperkenalkan perangko Yayasan Tzu Chi yang dikeluarkan oleh PBB dan memberikannya sebagai hadiah kepada diplomat di Taiwan. Ia sekarang belajar bahasa Inggris di sekolah bahasa di Amerika Serikat. Gambar Tsai yang ditampilkan di salah satu perangko diambil oleh Juan I Jong pada tahun 2000, ketika seorang biksuni pendiri Yayasan Buddha Tzu Chi, Master Cheng Yen mengunjungi Sekolah Dasar Yen Ping di Taichung, di mana ia adalah siswa kelas dua pada saat itu. Ia menghadiri upacara untuk rekonstruksi sekolah yang runtuh pada gempa 921 pada tahun 1999. Tsai, ditemani oleh gurunya Tseng Tsai Chin dan atas nama rekan-rekan siswa, memberikan sebuah ucapan terima kasih kepada Master Cheng Yen. Saat itu ia terlalu gugup untuk berbicara. Master Cheng Yen menyentuhnya dengan lembut dan memintanya untuk santai. Juan telah menangkap momen tersebut dengan kameranya dan gambar tersebut dipilih oleh PBB untuk menjadi salah satu gambar dari empat perangko. Sebanyak 50.000 eksemplar perangko telah diterbitkan di seluruh dunia untuk menandai ulang tahun ke-45 Yayasan Buddha Tzu Chi. Tseng mengatakan bahwa ia mendorong murid-muridnya untuk menulis ucapan terima kasih kepada Master Cheng Yen saat ia mengetahui bahwa Tzu Chi akan membantu merekonstruksi sekolah mereka. "Saat itu saya menjadi ketua kelas, sehingga saya menyerahkan kartu atas nama kelas. Master Cheng Yen mendorong saya untuk 'santai' ketika saya terlalu gugup untuk berbicara. Saya sangat bersyukur untuk hal ini karena saya tidak akan mampu untuk menyelesaikan sekolah tanpa rekonstruksi (gedung sekolah) ini," kata Tsai Yi Ting. Juru bicara Tzu Chi, Wang Yun Jing mengatakan bahwa perangko tersebut dijual di kantor-kantor cabang Yayasan Tzu Chi di Taiwan dengan harga NT $ 450 (US $ 15,65), yang terdiri dari empat perangko dengan gambar yang berbeda. (Sumber: www.wantchinatimes.com tanggal 9 Juli 2011, diterjemahkan oleh: Juliana Santy) | ||
Artikel Terkait
Yuk Berkreasi dengan Kardus!
22 Agustus 2017 Kelas Tzu Shao yang diadakan di Jing Si Books & Cafe Medan kedatangan beberapa tamu spesial dari Intrash, Minggu, 6 Agustus 2017. Intrash merupakan badan usaha yang membuat kreasi menarik seperti vas bunga dan perabotan yang berasal dari sampah kardus.
Kisah Pak Rojali dan Semangat Hidupnya yang Tak Pernah Padam
06 Oktober 2025Kehilangan penglihatan tidak memadamkan semangat Pak Rojali untuk bangkit dan belajar. Dengan dukungan relawan Tzu Chi dari komunitas He Qi Pusat, ia belajar, berjuang, dan perlahan menapaki kemandirian.
Berikan Senyuman Terbaikmu
20 Juni 2016Senyum menjadi salah satu modal penting Suraji dalam menjalankan tugasnya sebagai relawan. Tugas sebagai penanggung jawab makanan para peserta pelatihan relawan tidaklah mudah, namun senyum bisa meringankannya.







Sitemap