Internasional: Pertemuan Muda-mudi PBB

Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News
 
 

fotoDelegasi muda-mudi dari Haiti tampak sedang bercengkrama dengan relawan Tzu Chi. Bagi mereka, seragam yang dikenakan relawan Tzu Chi tampak familiar karena saat Haiti tertimpa bencana, mereka kerap melihat seragam tersebut.

Kamis, 19 Agustus 2010, Yayasan Buddha Tzu Chi

Pada awal bulan Agustus lalu, anggota muda mudi dari Yayasan Buddha Tzu Chi (Tzu Ching) menghadiri Pertemuan Tahunan Muda Mudi PBB ketujuh di New York.  600 lebih delegasi yang berasal dari 35 negara menghadiri acara yang berlangsung selama tiga hari ini.

.

Tema tahun ini adalah mengenai pelestarian lingkungan. Untuk mengurangi emisi dari pesawat terbang, anggota  Tzu Ching mengunjungi  markas PBB dengan menggunakan transportasi publik. Saat istirahat makan siang, mereka memakan makanan vegetarian untuk menunjukkan tekad mereka menjaga planet ini.

Mereka juga bertemu dengan wakil delegasi dari Haiti di meja yang sama. Delegasi dari Haiti merasa familiar dengan seragam biru dan putih yang dilihat di pertemuan tahun lalu. Bahkan salah seorang relawan Haiti mengatakan kepada mereka bahwa ia telah menabung uang untuk amal di sebuah celengan bambu.

Para anggota Tzu Ching juga mengajak delegasi dari Haiti ini untuk makan siang vegetarian bersama. Masakan vegetarian lezat yang telah disiapkan oleh relawan Tzu Chi New York.

"Tahun lalu aku berada di sini dan menerima sebuah celengan bambu dari salah satu rekan Anda," kata salah satu delegasi dari Haiti. "Setelah saya pulang ke rumah, saya kemudian menyimpan uang di dalamnya untuk membantu orang lain." Seorang anggota Tzu Ching kemudian bercerita tentang adanya bantuan Tzu Chi di Haiti setelah gempa bumi pada bulan Januari lalu.

Salah seorang Tzu Ching dari San Francisco mengatakan bahwa ia datang untuk belajar lebih lanjut tentang apa yang bisa mereka lakukan dalam misi bantuan internasional. "Saya ingin melihat apa yang dilakukan LSM (lembaga swadaya masyarakat) lain dan mudah-mudahan dapat mengkombinasikannya dengan apa yang dilakukan Tzu Chi, untuk meningkatkan kesehatan internasional pada umumnya."

Salah seorang anggota kemudian mengambil kesempatan itu untuk menjelaskan misi Tzu Chi ke peserta lain dan bertukar pengalaman dengan Salah satu wakil dari Nigeria yang terkejut dan senang mendengar bahwa Yayasan Buddha Tzu Chi melakukan proyek di Afrika Selatan dan Lesotho. Ia kemudian dan menyatakan minat untuk ikut ambil bagian membantu. 

Mengetahui bahwa cinta kasih yang besar dapat menginspirasi kebaikan di dalam setiap perilaku umat manusia, Tzu Ching akan terus menegakkan semangat kemanusiaan Tzu Chi di mana pun mereka pergi. (Sumber: www.tzuchi.org, diterjemahkan oleh: Riani Purnamasari/He Qi Utara)

  
 
 

Artikel Terkait

Percaya Diri Sebagai Kunci Keberhasilan

Percaya Diri Sebagai Kunci Keberhasilan

17 Oktober 2017

Pada Minggu, 15 Oktober 2017 diadakan kegiatan rutin kelas budi pekerti (xiao tai yang) di Tzu Chi Tanjung Balai Karimun. Pada kesempatan ini, kelas budi pekerti mempelajari tema tentang kepercayaan diri.

Menanamkan Rasa Syukur Melalui Kunjungan Kasih

Menanamkan Rasa Syukur Melalui Kunjungan Kasih

04 April 2023

Kelas budi pekerti yang sudah dimulai sejak Bulan Februari 2023 melakukan kunjungan kasih ke panti jompo Yasobas Tebing Tinggi pada Minggu, 19 Maret 2023.

Beras Cinta Kasih Terus Disalurkan Kepada Warga Karimun

Beras Cinta Kasih Terus Disalurkan Kepada Warga Karimun

09 Juli 2020

Tzu Chi Tanjung Balai Karimun terus bergerak menyalurkan beras cinta kasih kepada warga yang merasakan dampak ekonomi akibat pandemi global virus Corona. Kali ini, Rabu 8 Juli 2020, beras yang dibagikan sebanyak 160 karung.

Hanya dengan mengenal puas dan tahu bersyukur, kehidupan manusia akan bisa berbahagia.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -