Internasional: Perumahan Cinta Kasih Shanlin

Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News

foto Pada tanggal 2 Oktober 2011, Tzu Chi mengadakan acara untuk merayakan penyelesaian tahap kedua perumahan bagi korban topan Morakot di Taiwan. Seluruhnya ada 1.002 rumah.

 

Pada tanggal 2 Oktober 2011, Yayasan   Buddha Tzu Chi mengadakan acara untuk merayakan penyelesaian tahap kedua perumahan bagi korban Topan Morakot di Shanlin. Tzu Chi membangun rumah tersebut untuk mereka yang kehilangan tempat tinggal mereka akibat bencana topan Morakot pada bulan Agustus 2009 lalu.

Dalam acara ini, sebanyak 250 rumah di Perumahan Cinta Kasih Shanlin, di pinggir kota Kaohsiung, diserahkan kepada penghuni barunya. Seluruhnya ada 1.002 rumah. Pembangunan perumahan baru dimulai pada tanggal 12 Maret 2011 ini.

Walikota Kaohsiung Cheng Chu, Wakil Ketua Pemulihan Pascbencana Morakot Cheng Chuan Jenn, dan Wakil dari Tzu Chi Lin Pi Yu hadir untuk menyambut warga baru perumahan ini. Warga yang baru pindah ini disambut dengan nyanyian dan tarian oleh warga yang telah pindah sebelumnya. Pertunjukan budaya humanis Tzu Chi dan tarian tradisional menyambut kedatangan warga.

Keterangan :

  • Lin Pi Yu (kiri) mempresentasikan model rumah permanen kepada walikota (tengah), yang kemudian memberikannya kepada perwakilan dari warga.

Du Chun Yuan, Komite Kehormatan Da Ai TV membacakan surat Master Cheng Yen. Master Cheng Yen berharap warga yang baru pindah ini dapat menempati rumah barunya dengan rasa syukur dan sukacita. Dalam sambutannya, Walikota Kaohsiung Cheng Chu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan mengatakan jika Tzu Chi selalu berperan penting dalam kegiatan pemulihan pascabencana. Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Shanlin ini dihuni oleh masyarakat dari berbagai kelompok etnis.

Harta dari Taiwan adalah cinta dan kebaikan. Perumahan Tzu Chi Shanlin memiliki 1.002 rumah permanen, dimana 752 rumah dibangun selama fase pertama pembangunan. Lin Pi Yu, wakil Yayasan Tzu Chi mengatakan bahwa Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Shanlin adalah sebuah perumahan yang ramah lingkungan, aman, dan dirancang dengan baik.Menggabungkan budaya yang berbeda dan kreativitas mereka, warga telah menciptakan produk-produk kerajinan tangan mereka sendiri. Pemerintah Kota Kaohsiung telah membantu mendirikan outlet-outlet penjualan. Perumahan ini dibangun dari cinta kasih masyarakat di 52 negara dan merupakan simbol dari cinta kasih universal Tzu Chi. (Sumber: tw.tzuchi.org tanggal 5 Oktober 2011 Diterjemahkan oleh Susy grace Subiono.)

 

  
 
 

Artikel Terkait

Kisah Ahmad Husein (Bagian 1)

Kisah Ahmad Husein (Bagian 1)

25 Juni 2009 Di usia yang masih belasan tahun, Subaidi telah menikah dengan Siti Rohmah yang saat itu juga masih berusia belasan tahun. Dari pernikahannya, mereka dikaruniai dua putra dan satu putri. Ahmad Husein adalah anak ketiga (bungsu). Sebelum membuka warung sate di muka Pasar Ngablak, Subaidi yang asli dari Madura ini pernah lama tinggal di Pasar Rumput, Manggarai Jakarta Selatan.
Beragam Kreasi Makanan Ala Mi DAAI

Beragam Kreasi Makanan Ala Mi DAAI

18 September 2019
Minggu, 15 September 2019, Tzu Chi Tanjung Balai Karimun mengadakan kegiatan Lomba Masak Vegetarian Kreasi Mi DAAI. Kegiatan ini diikuti oleh 8 kelompok yang terdiri atas 2 orang. 
Tzu Shao  Summer Camp 2013

Tzu Shao Summer Camp 2013

15 Juli 2013 Ketika memasuki museum, anak-anak merasa bangga ketika melihat adanya replika candi Borobudur dalam museum of world religions. Untuk itu kita sebagai anak bangsa harus lebih menghargai keindahan dan kekayaan alam Indonesia, karena bangsa lain begitu terpesona dengan keindahan alam Indonesia.
Orang yang berjiwa besar akan merasakan luasnya dunia dan ia dapat diterima oleh siapa saja!
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -