Internasional: Perumahan Cinta Kasih Shanlin
Jurnalis : Da Ai News, Fotografer : Da Ai News |
| ||
| Dalam acara ini, sebanyak 250 rumah di Perumahan Cinta Kasih Shanlin, di pinggir kota Kaohsiung, diserahkan kepada penghuni barunya. Seluruhnya ada 1.002 rumah. Pembangunan perumahan baru dimulai pada tanggal 12 Maret 2011 ini. Walikota Kaohsiung Cheng Chu, Wakil Ketua Pemulihan Pascbencana Morakot Cheng Chuan Jenn, dan Wakil dari Tzu Chi Lin Pi Yu hadir untuk menyambut warga baru perumahan ini. Warga yang baru pindah ini disambut dengan nyanyian dan tarian oleh warga yang telah pindah sebelumnya. Pertunjukan budaya humanis Tzu Chi dan tarian tradisional menyambut kedatangan warga.
Keterangan :
Du Chun Yuan, Komite Kehormatan Da Ai TV membacakan surat Master Cheng Yen. Master Cheng Yen berharap warga yang baru pindah ini dapat menempati rumah barunya dengan rasa syukur dan sukacita. Dalam sambutannya, Walikota Kaohsiung Cheng Chu menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Yayasan Buddha Tzu Chi dan mengatakan jika Tzu Chi selalu berperan penting dalam kegiatan pemulihan pascabencana. Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Shanlin ini dihuni oleh masyarakat dari berbagai kelompok etnis. Harta dari Taiwan adalah cinta dan kebaikan. Perumahan Tzu Chi Shanlin memiliki 1.002 rumah permanen, dimana 752 rumah dibangun selama fase pertama pembangunan. Lin Pi Yu, wakil Yayasan Tzu Chi mengatakan bahwa Perumahan Cinta Kasih Tzu Chi Shanlin adalah sebuah perumahan yang ramah lingkungan, aman, dan dirancang dengan baik.Menggabungkan budaya yang berbeda dan kreativitas mereka, warga telah menciptakan produk-produk kerajinan tangan mereka sendiri. Pemerintah Kota Kaohsiung telah membantu mendirikan outlet-outlet penjualan. Perumahan ini dibangun dari cinta kasih masyarakat di 52 negara dan merupakan simbol dari cinta kasih universal Tzu Chi. (Sumber: tw.tzuchi.org tanggal 5 Oktober 2011 Diterjemahkan oleh Susy grace Subiono.)
| |||
Artikel Terkait
Memotivasi Diri untuk Tetap Tegar Menghadapi Kanker
16 Agustus 2019Marmi, seorang pejuang kanker ovarium selama 17 tahun, tetap bersyukur dan bahagia dalam kondisi apapun. Walaupun sudah divonis dokter menderita kanker ovarium stadium akhir, Marmi tetap memotivasi dirinya untuk tetap hidup bahagia dan bersyukur. Prinsip inilah yang membuat Marmi bisa bertahan hidup hingga saat ini.
Peduli Sesama
30 September 2015Tanggal 19 September 2015, sebanyak 6 relawan Tzu Chi Sinarmas membagikan 1.300 masker kepada warga di pasar maupun jalan dan anak-anak sekolah di Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilar, Kabupaten Kampar, Riau. Pembagian masker ini agar masyarakat tidak terkena gangguan saluran pernapasan akibat kabut asap yang tak kunjung hilang.








Sitemap