Kompaknya Keluarga Besar Building Management Tzu Chi Indonesia

Jurnalis : Khusnul Khotimah, Fotografer : Khusnul Khotimah


Penuangan celengan yang keenam kali bagi keluarga besar Building Management ini berlangsung ramai.

Bisa dibilang penuangan celengan merupakan kegiatan yang cukup sering digelar di Tzu Chi Center Indonesia karena rutin diadakan setiap tiga bulan. Meski demikian, kesan yang tercipta melalui kegiatan ini selalu saja dalam.

Belum lama ini, keluarga besar Building Management yang bertanggung jawab atas keamanan dan pemeliharaan gedung Tzu Chi Center, menuangkan celengan mereka, Jumat 15 Maret 2018. Ada sekitar 150 karyawan. Dari divisi engineering, cleaning service, security, pest control, juga parkir. Seluruh koin yang terkumpul ini bakal disalurkan bagi upaya pembangunan rumah warga korban bencana di Palu, Sulawesi Tengah.


Biarpun hanya berlangsung selama satu setengah jam, kegiatan ini mampu mengingatkan para karyawan tentang indahnya berbagi rejeki kepada orang lain.


Kali ini, divisi cleaning service kebagian tugas untuk menampilkan isyarat tangan dua lagu, yakni Sebuah Dunia yang Bersih dan Satu Keluarga.

Indri Anggraeni (26) dari bagian cleaning service atau house keeping mengaku selalu senang dengan acara penuangan celengan. “Acara ini bikin kami bisa tambah bersatu. Menghilangkan penat juga sih sesudah kerja, kita bisa menyumbang kan berarti ada kebahagiaan di diri kita, oh kita selama bekerja capek itu kita bisa menyumbang buat yang membutuhkan, walaupun nominalnya tidak banyak tapi bisa sedikit membantu mereka,” kata Indri.


Dalam waktu dua pekan, Indri (kiri) melatih para penampil isyarat tangan ini. Biasanya latihan hanya berlangsung selama 30 menit hingga satu jam karena menyesuaikan dengan jam kerja.


Para manager dan supervisor dari divisi ini juga menjadikan tuang celengan untuk menyemangati para karyawan dalam bekerja.

Tak hanya perasaan bahagia dari bersumbangsih saja yang ia dan karyawan lain dapatkan dari acara ini. Para manager, supervisor dari divisi ini juga menjadikan kegiatan tuang celengan untuk menyemangati para karyawan dalam bekerja. Bahwa bekerja tak hanya sekedar mencari nafkah, lebih dari itu adalah sebagai bentuk ibadah, serta sebuah media untuk memperbaiki kualitas diri.

“Ini adalah yang keenam kalinya, meski baru tapi semangat mereka sangat tinggi. Dengan acara ini kita dapat memupuk rasa cinta kasih kita kepada sesama manusia, terutama yang tengah membutuhkan. Yang penting happy, kompak, tanpa suatu paksaan. Itu adalah kebanggaan tersendiri bagi kami,” kata Kepala Building Management Tzu Chi Indonesia, Winarso.


Editor: Yuliati


Artikel Terkait

Perhatian dan Kepedulian untuk Asmat

Perhatian dan Kepedulian untuk Asmat

14 Februari 2018
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia merespon Kejadian Luar Biasa (KLB) di Asmat, Papua. Tzu Chi memeberikan bantuan berupa 600 paket cinta kasih kepada warga Asmat yang menderita campak dan gizi buruk. 
SMAT: Sosialisasi di Restoran Nelayan

SMAT: Sosialisasi di Restoran Nelayan

20 Februari 2014 Tzu Chi kembali mensosialisasikan celengan bambu ke masyarakat umum. Kali ini bertempat di restoran Nelayan, relawan memiliki kesempatan untuk mengajak setiap pengunjung di restoran itu untuk berpartisipasi dalam kegiatan celengan bambu.
SMAT: Dana Kecil untuk Amal Besar

SMAT: Dana Kecil untuk Amal Besar

26 September 2013 Dana amal kecil, uang recehan yang dimasukkan ke dalam celengan ini setiap hari dapat digunakan untuk amal besar saat dipergunakan untuk menolong mereka yang sakit dan tidak mampu.  Dengan mengajarkan anak menabung sejak dini juga mampu  menumbuhkan cinta kasih di dalam hatinya.
Keindahan kelompok bergantung pada pembinaan diri setiap individunya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -