Rabu, 21 Agustus 2019
Indonesia | English

Melestarikan Lingkungan dengan Tanaman Obat Keluarga

10 April 2019 Jurnalis : Andi Pranoto (Tzu Chi Sinar Mas)
Fotografer : Kharisma Adiputra (Tzu Chi Sinar Mas)


Anang Yusanto (kiri) bersama dengan relawan lainnya dengan penuh kesabaran dan ketelitian mengaduk tanah dan menanam bibit tanaman obat.

Lingkungan yang dijaga dengan baik akan membawa kebaikan pula. Berbagai manfaat dapat diperoleh dengan pemanfaatan lahan di lingkungan sekitar, salah satunya melalui toga, atau Tanaman Obat Keluarga. Melalui kegiatan penanaman toga, relawan bergerak menjaga kelestarian lingkungan sekitarnya dan memanfaatkannya untuk kesehatan.

Pada Jumat, 29 Maret 2019 berlokasi di wilayah perumahan unit usaha Downstream PT. SMART Tbk wilayah Tarjun, Kalimantan Selatan dilaksanakan kegiatan penanaman tanaman obat. Perumahan ini merupakan wilayah tempat tinggal mayoritas relawan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas Xie Li Tarjun.


Relawan bahu membahu mengisi media tanam polybag.

Achmad Fendy, relawan Xie Li Tarjun membuka kegiatan dengan memberikan penjelasan terkait tujuan kegiatan penanaman tanaman obat keluarga. Pada hari itu juga terdapat beberapa orang relawan yang baru pertama kali mengikuti kegiatan kerelawanan Tzu Chi, sehingga melalui kegiatan ini diharapkan lebih banyak lagi hati yang berperan dalam melestarikan lingkungan.


Relawan sedang menyiram benih yang telah selesai ditanaman.

Dimulai dari pukul 3 sore, kegiatan berlangsung dengan penuh semangat hingga pukul 5. Dalam kegiatan ini, relawan Anang Yusanto juga turut menyampaikan pesan-pesan terkait tanaman obat keluarga kepada para peserta lainnya. “Penanaman tanaman obat dilakukan untuk memudahkan kebutuhan penawar medis di keluarga dengan biaya terjangkau, bahkan gratis. Dengan tanaman itu, kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap obat-obatan kimia. Adapun tanaman juga bisa membantu penghijauan tempat pemukiman,” ujarnya.


Walaupun sore itu cuaca panas, para relawan dengan penuh semangat melaksanakan kegiatan hingga selesai.

Melalui kegiatan ini para peserta diharapkan bisa semakin memahami bahwa jika lingkungan dapat dijaga makan akan memberikan manfaat yang baik pula bagi manusia di sekitarnya. Setiap keluarga bisa membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.


Editor: Metta Wulandari

Artikel dibaca sebanyak : 441 kali


Berita Terkait


Semangat Pelestarian Lingkungan di Festival Tzu Chi Xie Li Kampar

14 Agustus 2019

Siapapun Mampu Menjelaskan Tentang Pelestarian Lingkungan

27 Juli 2019

Sampah Bukan Warisan

10 Juli 2019

Turut Menjadi Pewaris Masa Depan Bumi

19 Juni 2019

Waisak 2019: Membalut Perayaan Waisak dengan Aksi Pelestarian Lingkungan

20 Mei 2019


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Orang yang memahami cinta kasih dan rasa syukur akan memiliki hubungan terbaik dengan sesamanya.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat