Melihat Dunia Lebih Jelas

Jurnalis : Doc Tzu Chi, Fotografer : bakti sosial kesehatan

Setelah buka perban mata, para relawan mengingatkan pasien untuk mematuhi anjuran dokter. Selain membawa pulang obat dan perban, pasien juga diberikan kertas yang berisi aturan serta anjuran pasca operasi.

Tzu Chi Singkawang kembali menggelar bakti sosial kesehatan pengobatan katarak dan pterygium yang melayani sekurangnya 200 orang pada 5-7 Agustus 2016. Bakti sosial ini menjawab kebutuhan masyarakat Singkawang dan sekitarnya akan dokter spesialis mata yang jumlahnya sedikit.  

Mencari Terang ke Kota Singkawang

Membeningkan Penglihatan, Menjernihkan Hati

Baksos Kesehatan Mata untuk Masyarakat Singkawang


Artikel Terkait

Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-153: Selamat Tinggal Silau yang Menyiksa!

Bakti Sosial Kesehatan Tzu Chi ke-153: Selamat Tinggal Silau yang Menyiksa!

18 Desember 2025

Bertahun-tahun menahan silau akibat pterygium, Mimruwaida akhirnya menemukan terang. Ini adalah kisah tentang kesabaran pasien, bertemu dedikasi para relawan.   

Telemedicine TIMA Indonesia, Bentuk Lain dari Bakti Sosial Kesehatan di Masa Pandemi

Telemedicine TIMA Indonesia, Bentuk Lain dari Bakti Sosial Kesehatan di Masa Pandemi

08 Maret 2022

Layanan Telemedicine TIMA Indonesia telah banyak membantu masyarakat yang terpapar Covid-19. Lebih dari 218 pasien berkonsultasi dengan para dokter TIMA, serta menerima paket obat dan vitamin.

Bakti Sosial Kesehatan bagi Masyarakat Salido Pesisir Selatan

Bakti Sosial Kesehatan bagi Masyarakat Salido Pesisir Selatan

31 Juli 2018
Pagi baru menunjukkan pukul 05.00 WIB saat 15 relawan Tzu Chi Padang berkumpul di Kantor Tzu Chi Padang, Rabu 25 Juli 2018. Para relawan akan melakukan perjalanan ke Salido Painan, Pesisir Selatan demi menggelar bakti sosial khitan dan degeneratif.
Menghadapi kata-kata buruk yang ditujukan pada diri kita, juga merupakan pelatihan diri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -