Sabtu, 19 Oktober 2019
Indonesia | English

Membersihkan Lingkungan Panti Werdha di Singkawang Selatan

20 April 2018 Jurnalis : Novia Ferryani (Tzu Chi Singkawang)
Fotografer : Yeremias Yeri dan Jak Po (Tzu Chi Singkawang)


Salah satu pemuda Hakka Singkawang (Siphen) sedang menuntun seorang lansia menuju ke ruang aula.

Panti Werdha merupakan tempat di mana para lansia berkumpul dan menjalin persahabatan dengan teman-temannya yang sebaya. Mereka hidup dan tinggal di sana untuk melawati masa-masa tua mereka yang indah tanpa harus merasa kesepian. Dengan kondisi tubuh yang rentan terhadap penyakit, membuat mereka harus dijaga lebih ekstra terutama kebersihan tempat tinggal mereka, seperti kamar tidur.

Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih serta nyaman bagi lansia, relawan Tzu Chi Singkawang bersih-bersih Panti Werdha Sinar Abadi yang terletak di Singkawang selatan, Minggu 15 April 2018. Tak hanya membersihkan kamar dan lingkungan tempat tinggal para lansia, relawan juga memberikan edukasi begaimana lebih menjaga kebersihan kamar masing-masing.


dr. Christina Sienny yang juga salah satu anggota TIMA sedang membersihkan kuku seorang lansia.


Dengan penuh kebahagian, kedua relawan muda Tzu Chi Singkawang membersihkan kuku seorang lansia.

Acara dimulai dengan doa bersama dan pembagian kelompok kerja. terdapat sembilan kamar yang perlu dibersihkan. Satu kamar sendiri dibersihkan oleh 5-6 relawan. Saat pembersihkan kamar dimulai, para lansia dituntun oleh relawan menuju ke ruang aula. Di sana, relawan memotong kuku dan merapikan rambut mereka satu per satu. Mereka juga diajak oleh relawan untuk senam, bernyanyi, dan karaoke bersama dengan lagu-lagu Mandarin lama yang populer pada masa mereka. Usai kegiatan bersih-bersih selesai, para lansia bersama seluruh relawan makan siang bersama.

“Ide awalnya sih karena melihat kondisi kamar para lansia yang kotor. Walaupun ada petugas kebersihan yang setiap hari datang, namun dirasa masih kurang membuat kamar dan lingkungan para lansia tersebut bersih,” ucap dr. Christina Sienny, anggota TIMA Singkawang yang menjadi koordinator kegiatan kali ini.


Sementara para lansia berkumpul, relawan lainnya terjun langsung membersihkan lingkungan panti, seperti menyapu, mengepel, membersihkan kaca dan jaring laba-laba, membersihkan kamar mandi, serta menata kembali kamar mereka.


Relawan Tzu Chi sedang membersihkan kamar tidur para lansia di Panti Werdha Sinar Abadi. Kamar yang kotor dan lembab  mengakibatkan banyak sekali masalah seperti timbulnya jamur serta kuman yang dapat berkembang biak dengan cepat.

Selain TIMA dan relawan Tzu Chi Singkawang, juga turut serta pemuda pemudi Hakka Kota Singkawang.  Siphen salah satu pemuda Hakka Kota Singkawang baru pertama kalinya mengikuti kegiatan seperti ini. Ia mengaku sedih melihat banyak lansia yang tidak bisa hidup berdampingan dengan keluarganya untuk melewati masa-masa tua mereka. Ia pun merasa cukup bahagia karena dapat memberikan kebahagiaan, canda tawa, perhatian, kasih sayang, dan tentunya membersihkan tempat tinggal para lansia supaya bersih dan nyaman.

“Kegiatan ini menyadarkan saya bahwa saya harus bisa lebih lagi menghormati orangtua saya dan menjaga serta memberikan perhatian, waktu dan tentunya kasih sayang yang penuh untuk mereka,” tutur Siphen.


Seorang lansia sedang menyalurkan celengan supaya teman-temannya bisa berdana bersama.

Sementara itu para lansia yang tinggal di sini sendiri sudah cukup mengenal tentang Tzu Chi. Karena itu usai makan siang, mereka mencari celengan yang dapat mereka isi. “Shijie di mana celengan yang biasa kami isi, kami ingin memberikan sumbangan juga,” begitu kalimat yang mereka lontarkan.

Menurut Master Cheng Yen dalam buku 20 Kesulitan dalam Kehidupan, berdana adalah sebuah ungkapan cinta yang artinya melenyapkan ego seseorang dan mengembangkan hati untuk peduli pada semua orang. Berdana bukanlah hal yang tidak mungkin dilakukan bagi mereka yang memiliki keterbatasan, seperti para lansia ini yang sudah tidak bekerja namun masih tetap mau menyisihkan beberapa uang mereka untuk berdana.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 1136 kali


Berita Terkait


Penghijauan di Desa Binaan Tzu Chi

25 Agustus 2017

Rasa Syukur dan Harapan di Ulang Tahun Tzu Chi Singkawang yang ke-6

22 November 2016


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Orang yang mau mengaku salah dan memperbaikinya dengan rendah hati, akan mampu meningkatkan kebijaksanaannya.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat