Minggu, 27 September 2020
Indonesia | English

Menggunakan Kesempatan dalam Melaksanakan Baksos

18 Oktober 2019 Jurnalis : Moses Silitonga (Tzu Chi Sinar Mas)
Fotografer : Moses Silitonga, Randhy Putra L.M, Rizal Simson Arifin Hutasoit (Tzu Chi Sinar Mas)


Dokter tengah memeriksa kondisi pasien yang datang dalam baksos kesehatan di Desa Muara Pantun.

Setiap tahun relawan Tzu Chi Sinar Mas dari wilayah komunitas Kalimantan Timur 1 dan 2 secara rutin mengadakan baksos kesehatan bagi masyarakat di sekitar perkebunan Sinar Mas. Seperti tahun sebelumnya, baksos kesehatan tahun ini kembali dilaksanakan di dua Desa: Makmur Jaya dan Muara Pantun pada hari Sabtu, 5 Oktober 2019.

Pada tahun ini pelaksanaan baksos kesehatan melibatkan lebih banyak lagi pihak, baik yang terlibat dalam melakukan sosialisasi kegiatan ke masyarakat hingga yang terlibat langsung menjadi relawan dalam pelaksanaan baksos kesehatan.

“Baksos kesehatan di Kalimantan Timur sudah rutin dilakukan. Baksos kali ini istimewa karena kita melibatkan seluruh masyarakat desa maupun pengurus Koperasi Binaan Sinar Mas. Perusahaan-perusahaan lain di sekitar wilayah ini yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) juga turut berpartisipasi,” ungkap Suryanto Bun, Pembina Tzu Chi Sinar Mas wilayah Perkebunan Sinar Mas Kalimantan Timur dan Selatan.


Dengan penuh perhatian relawan melayani warga yang membutuhkan bantuan ataupun yang tidak ditemani keluarganya.


Dokter sedang memberikan penjelasan tentang pola hidup sehat kepada seorang pasien lanjut usia.

Pelaksanaan baksos kesehatan di dua lokasi sekaligus ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat setempat dalam hal akses dan lamanya waktu tempuh untuk mencapai lokasi baksos kesehatan. 

“Ini merupakan bantuan yang luar biasa, masyarakat bisa berobat gratis dan mendapatkan makan juga. Bermacam-macam keluhan penyakit dari masyarakat tadi saya lihat ditangani dengan baik oleh dokter,” kata H. Furkani, Camat Kongbeng.

Sebagian besar pasien yang diperiksa dan diobati umumnya mengalami penyakit ringan seperti flu, demam dan sebagainya. Namun ada juga yang mengalami beberapa penyakit degeneratif seperti asam urat, darah tinggi, kolesterol, diabetes, dan lain sebagainya.

“Bersyukur betul kami bisa berobat di sini. Terima kasih karena kami bisa berobat. Mudah-mudahan bisa lekas sembuh,” ujar Uhap Ingai, salah seorang pasien lanjut usia.

Lan, pasien lanjut usia lainnya juga menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan baksos kesehatan ini. “Lambung sama kaki saya sakit, mungkin karena kecapekan di ladang. Senang bisa ikut datang ke sini, bisa diobati. Terima kasih sekali buat Tzu Chi,” ungkapnya.

 

Bus disediakan oleh Tzu Chi Sinar Mas sebagai sarana transportasi untuk pengobatan.


Suryanto Bun, pembina Tzu Chi Sinar Mas wilayah Perkebunan Sinar Mas Kalimantan Timur dan Selatan menyapa dan berbincang dengan para pasien.

Para relawan Tzu Chi dan Dharma Wanita saling bahu-membahu, mulai dari penjemputan pasien, pendaftaran, pemeriksaan, pengobatan hingga pengantaran pasien kembali ke tempatnya. Dalam kegiatan baksos kesehatan di Desa Makmur Jaya, sebanyak 545 pasien berhasil dilayani. Sementara itu, sebanyak 318 pasien juga berhasil ditangani di Desa Muara Pantun. Lebih dari 100 orang relawan yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Di Desa Makmur Jaya, relawan Tzu Chi juga mengadakan gathering dan sesi sharing inspiratif bersama pasien penerima bantuan dan anak asuh Tzu Chi. Dalam kesempatan ini, mereka menyampaikan pengalamannya merasakan kekuatan cinta kasih. Melalui dana kecil yang dikumpulkan membuat banyak jiwa yang terbantu dan membuka harapan mereka

Editor: Hadi Pranoto

Artikel dibaca sebanyak : 821 kali


Berita Terkait


Bakti Sosial Kesehatan di Talang Duku, Jambi

05 April 2018

Merawat Mentawai Bersama-sama

07 Februari 2018

Bakti Sosial Kesehatan Umum di Festival Hijau

01 Agustus 2017

Bakti Sosial Kesehatan umum di Semitau, Kalimantan Barat

26 Mei 2017

Menjalin Cinta Kasih di Desa Rumpin

04 April 2016


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Kesuksesan terbesar dalam kehidupan manusia adalah bisa bangkit kembali dari kegagalan.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat