Menjalin Keakraban di Hari Pertama

Jurnalis : Erlina Wang (He Qi Utara 2), Fotografer : Erlina Wang (He Qi Utara 2)

doc tzu chi indonesia

Anak Tzu Shao bersama-sama relawan Tzu Chi komunitas He Qi Utara 2 memperagakan isyarat tangan Di Yi Dao Shu Guang (menyingsing fajar pertama).

Kelas budi pekerti Tzu Shao Ban komunitas He Qi Utara 2 pun mengawali hari Minggu pagi yang cerah di penghujung bulan Februari 2018. Kelas budi pekerti ini untuk pertama kalinya diadakan di Gedung Gan En lantai 1, Tzu Chi Center PIK, Jakarta Utara pada tanggal 23 Februari 2018. Sejak pagi, sebanyak 15 relawan Tzu Chi sudah datang untuk mempersiapkan segala kebutuhan kelas. Para orang tua murid juga mulai berdatangan dan ikut mendampingi 29 anak dengan mengisi tempat duduk yang telah disusun berdasarkan grup yaitu Grup Zhi Zu, Gan En, Shan Jie, dan Bao Rong.

Kelas budi pekerti ini pun diawali dengan memberikan penghormatan kepada Master Cheng Yen. Sanny Tanzil Shijie (panggilan untuk relawan Tzu Chi wanita) memberikan sharing mengenai kesepakatan bersama, tata tertib di kelas, dan ikrar Tzu Shao selama mengikuti kelas. Kesepakatan bersama tersebut meliputi 4 hal yaitu perbanyak senyum, banyak sharing yang positif, bersopan santun, dan bersungguh hati saat mengikuti kelas. Kemudian untuk membangkitkan semangat dan menjalin keakraban dengan anak-anak, relawan mengadakan sebuah permainan yang dibantu oleh Ge ge Jie jie (kakak kelas), dimana tujuan dari permainan itu agar relawan dan anak-anak bisa saling mengenal satu sama lainnya.

doc tzu chi indonesia

Narinah memperkenalkan diri sebagai Duifu Mama di grup Zhi Zu.

doc tzu chi indonesia

Para Duifu Mama beserta anak kelas budi pekertiTzu Shao Banberbaris dan bersiap-siap memasuki kelas.

Setelah keseruan, keceriaan, dan keakraban yg terjalin dalam permainan, Duifu Mama (mentor)mengarahkan anak-anak kembali ke kelas untuk melanjutkan bimbingan berikutnya yaitu memperagakan shou yu (isyarat tangan). Lagu yang dimainkan adalah “Di Yi Dao Shu Guang” yang artinya menyingsing fajar pertama. Relawan dengan penuh kesabaran dan kelembutan membimbing anak Tzu Shao berlatih karena ini merupakan hal baru bagi mereka.

Memasuki pukul 12.00 WIB,  kelas budi pekerti Tzu Shao Ban pun selesai. Tjoeng Mei Mie selaku PIC kelas budi pekerti ini merasa lega karena semuanya berjalan dengan lancar. Mei Mie pun mengungkapkan kesan-kesannya dihari pertama kelas ini.“Banyak senangnya karena bisa mengenal begitu banyak anak-anak," ungkapnya.Ia pun berharap, kedepannya anak-anak ini akan berubahke arah yang positif, contohnya anak yang tadinya kurang patuh di rumah mungkin mulai sedikit demi sedikit akanmengerti dan mulai mematuhi orang tua.

Editor: Arimami Suryo A.


Artikel Terkait

Kilas Balik Kegiatan Kelas Budi Pekerti Tzu Chi Batam

Kilas Balik Kegiatan Kelas Budi Pekerti Tzu Chi Batam

30 Juni 2016
Penutupan kelas budi pekerti Tzu Chi Batam tahun ajaran 2015/2016 berlangsung meriah. Bertempat di Gedung Universitas Internasional Batam, mereka diajak melihat tayangan kilas balik kegiatan dalam setahun.
Keceriaan Menyiapkan Makan Siang

Keceriaan Menyiapkan Makan Siang

30 Maret 2016

Kelas budi pekerti Qin Zi Ban yang menjadi pertemuan ke sembilan setiap bulannya diadakan pada 20 Maret 2016. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 18 anak. Selain memberikan materi tentang pola hidup sehat, anak-anak juga diajak langsung mempraktikannya dengan memberikan pelayanan menyiapkan makanan untuk santap bersama. Mereka lakukan dengan sukacita.

Hari Bakti, Rasa Haru, dan Bahagia

Hari Bakti, Rasa Haru, dan Bahagia

08 Juni 2018
Selain membasuh kaki orangtua dan menyajikan teh, kedua orang tua dan juga anak sama-sama menuliskan surat untuk kemudian ditukarkan. Momen penukaran surat merupakan salah satu momen yang membuat para peserta terbawa perasaan, hingga mereka tak kuasa menahan air mata yang mengalir di pipi.
Lebih mudah sadar dari kesalahan yang besar; sangat sulit menghilangkan kebiasaan kecil yang buruk.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -