Rabu, 26 Juni 2019
Indonesia | English

Paket Lebaran 2019: Terus Menciptakan Ladang Berkah

29 Mei 2019 Jurnalis : Arie Antoni Marxoni (Tzu Chi Palembang)
Fotografer : DewiS, Aryamitta, Fraderik (Tzu Chi Palembang)


Relawan secara simbolis memberikan paket sembako kepada warga yang dalam pembagian paket ini mereka membawa kantong sendiri.

Menjelang hari Raya Idul Fitri, kebutuhan masyarakat akan sembako meningkat. Karena itu Tzu Chi Palembang tiap tahunnya memberikan paket sembako bagi warga yang kurang mampu.

Pembagian paket sembako diawali dengan survei terlebih dahulu untuk pembagian kupon pada 19 Mei 2019 lalu di Kantor kelurahan 13 Ilir Palembang dengan target 1.000 Kupon. Sebanyak 75 relawan bergerak dibantu oleh RT setempat. Dalam kesempatan ini relawan juga menghimbau warga agar saat mengambil sembako nantinya membawa kantong sendiri.

Dengan ramah relawan melayani warga Kelurahan 13 dan 14 Ilir.


Ibu Sophia merasa sangat terbantu dengan diadakan pembagian sembako gratis ini.

Hari pembagian sembako pun tiba, pada Minggu 26 Mei 2019. Sejak pukul 07.00 WIB, relawan sudah berkumpul untuk mempersiapkan alurnya, juga kursi, meja dan menyusun bahan sembako yang akan dimulai pada pukul 09.00–12.00 WIB di SDN 42 di Jalan Ali Gatmir.

Warga setempat sangat antusias pada pembagian sembako ini. “Terima kasih kepada semua relawan yang baik dan ramah. Dengan adanya sembako gratis ini, dapat meringankan biaya hidup saya,” kata Ibu Sopia, salah seorang warga.

Bagi Suharjo Shixiong, terik matahari tak jadi kendala dan justru merupakan penyemangat untuk membantu warga.


Warga terlihat ceria dan tertib mengantre.

Hal yang sama diungkapkan Ibu Yeni. “Pembagian kuponnya diutamakan kepada warga yang kurang mampu. Saya sangat bersyukur atas bantuan sembako gratis ini,” ujarnya. 

Tetesan Cinta Kasih
Sebanyak 985 sembako berupa 3 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gandum, 1 kg gula, 5 bungkus mie, 1 botol kecap, 1 botol sirup dan 2 bungkus biskut telah  bagikan. Sembako ini merupakan tetesan cinta kasih dari para donatur dan relawan berupa materi ataupun barang yang dikumpulkan kemudian disalurkan kepada warga binaan Tzu Chi di Kelurahan 13 dan 14 Ilir Palembang.

Raut bahagia warga menerima paket sembako dari Tzu Chi.


Teriknya matahari tidak menyurutkan tim Gan En, untuk mengucapkan terima kasih sehingga relawan dapat menciptkan ladang berkah pada hari tersebut. 

Pembagian sembako ini berjalan dengan lancar juga berkat bantuan dari personil DAMRAMIL TNI. Bagi Kapten Farik, Danramil 06 Kamboja, pembagian sembako tertib, berjalan sesuai yang direncanakan.

“Sangat luar biasa. Pembagian sembako tersalurkan kepada warga yang kurang mampu dan benar–benar membutuhkan,” ujarnya.

Walaupun cuaca begitu terik  tidak menyurutkan semangat relawan. Suharjo, relawan Tzu Chi diliputi rasa syukur karena dapat menciptakan berkah bagi diri sendiri dengan turus bersumbangsih tenaga dalam pembagian sembako ini.

“Pesan Master Cheng Yen kepada kita, kita harus bersumbangsih dengan tulus ikhlas dan bersuka cita, menciptakan ladang ini untuk kita berbuat sesuatu bagi orang lain,” tuturnya.

Ibu Yenny warga 14 Ilir merasa terbantu dengan adanya pembagian sembako. 

Survei dilakukan agar bantuan tepat sasaran.

Maya, salah seorang relawan kembang juga senang dapat ikut bergabung membantu pembagian paket sembako ini. “Di sini saya bisa belajar untuk melatih diri supaya lebih bijaksana. Karena tidak semudah yang dibayangkan, kita harus melakukan survei terlebih dahulu, apakah penerima tersebut layak atau tidak layak untuk mendapatkan kupon sembako,” ujarnya.

Hal senanda disampaikan Jovita yang membantu pembagian sembako ini. “Relawan saling membantu dan kekeluargaannya sangat terasa. Saya Di sini saya belajar untuk lebih menghargai kehidupan,” kata Jovita.

Tiap relawan dengan kesungguhan hati menelusuri gang ke gang agar yang menerima bantuan bisa tepat sasaran.

Hellen Shijie sebagai Koordiantor kegiatan sangat Gan En kepada semua relawan atas sumbangsih relawan. “Kenapa kita selalu adakan di 13 dan 14 Ilir karena di sini merupakan daerah binaan Tzu Chi yang sebelumnya kita telah mengadakan bedah rumah untuk warga setempat. Di sini kita harus lebih banyak melakukan kegiatan agar dapat membentuk  satu komunitas Tzu Chi yang dapat menyebarkan cinta kasih. Berjalannya kegiatan ini juga berkat Shixiong Shijie yang selalu menggalang hati dengan memperkenalkan Tzu Chi di semua kalangan,” tutur Helen dengan hati yang dipenuhi rasa syukur.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel dibaca sebanyak : 319 kali


Berita Terkait




Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Gunakanlah waktu dengan baik, karena ia terus berlalu tanpa kita sadari.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat