Penuangan Celengan Bambu dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional

Jurnalis : Faisal Adhitya Triadi (Tzu Chi Sinar Mas), Fotografer : Michael R, Marande (Tzu Chi Sinar Mas)


Para guru, siswa dan relawan menuangkan Celengan Bambu mereka.

“Perbuatan baik harus diwujudkan dalam tindakan nyata, kebijaksanaan yang tumbuh dari perbuatan baik ini baru benar benar bermanfaat dalam kehidupan”

- Master Cheng Yen-

 

Bertempat di SD Eka Tjipta Rantau Panjang, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, para guru, siswa dan relawan Tzu Chi Sinar Mas Xie Li Kalimantan 2 melaksanakan upacara Hari Pendidikan Nasional, Kamis, 2 Mei 2019. Dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional ini, relawan juga mengajak para siswa dan guru untuk membantu sesama melalui sesi penuangan Celengan Bambu. Penuangan Celengan Bambu ini untuk mengingatkan para siswa akan pentingnya cinta kasih dalam kehidupan. Selain pintar dan cerdas seseorang haruslah memiliki kepribadian yang peduli akan sesama.

Para siswa menyanyikan lagu Satu Keluarga serta mempraktikkan bahasa isyarat lagu tersebut.

Suasana upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional bertempat di SD Eka Tjipta Rantau Panjang, Kalimantan Timur.

Pukul 07.15 WITA seluruh siswa dan guru sudah berkumpul dan bersiap di lapangan upacara. Semangat para petugas dan peserta upacara terlihat dari kekompakan barisan yang rapi. Pukul 07.30 WITA upacara dimulai, peserta serta relawan menempati barisannya masing-masing. Peserta yang hadir ini sebanyak 208 orang yang terdiri dari siswa dan guru SD Eka Tjipta Rantau Panjang serta siswa TK Bintang Harapan dan 7 orang relawan juga hadir dalam upacara ini.

“Walaupun belum penuh tapi senang hari ini celengan saya bisa saya tuang. Semoga bermanfaat buat yang membutuhkan,” ungkap Nur Hafizah siswa SD Eka Tjipta Rantau Panjang dengan antusias.

Usai upacara bendera, para peserta berfoto bersama. 

Setelah upacara selesai, Faisal, relawan Xie Li Kalimantan Timur 2 menyampaikan beberapa pengumuman, salah satunya terkait kegiatan penuangan Celengan Bambu. Siswa-siswi diajak untuk peduli dengan sesama dan lingkungan sekitar, memperhatikan sesama makhluk hidup, menanamkan rasa empati, dan mewujudkan kepeduliannya.

“Melalui penuangan Celengan Bambu ini semoga anak-anak semakin peduli dan mau membantu orang yang membutuhkan ya,” ungkapnya.

Editor: Khusnul Khotimah


Artikel Terkait

SMAT: Denintel Kembali Memberikan Celengan Bambu

SMAT: Denintel Kembali Memberikan Celengan Bambu

03 Juni 2014 Penuangan celengan ini adalah yang kedua kalinya dan para anggota Denintel Kodam termasuk salah satu yang konsisten. Pada pagi itu terkumpul sebanyak 93 celengan bambu yang hampir 80% dari celengan itu terisi penuh. Ini merupakan hasil yang baik dan tentunya tidak terlepas persepsi yang baik para anggota intel pada Tzu Chi.
Celengan Bambu: Memupuk Berkah dan Meneruskan Cinta Kasih

Celengan Bambu: Memupuk Berkah dan Meneruskan Cinta Kasih

08 Juni 2022

Pandemi Covid-19 menyebabkan banyak aktifitas Misi Amal Tzu Chi di Batam harus dilaksanakan secara daring. Setelah 2,5 tahun, Tzu Chi Batam akhirnya dapat kembali mengadakan Gathering Gan En Hu.

Menebar Cinta Kasih Universal

Menebar Cinta Kasih Universal

15 April 2014 Yayasan Buddha Tzu Chi kembali menunjukkan kepedulian antar sesama melalui sosialisasi SMAT. Kegiatan ini dilaksanakan di berbagai tempat, tak terkecuali di Tanjung Balai Karimun. Pada hari Sabtu ,05 April 2014, SMAT kembali dilaksanakan.
Walau berada di pihak yang benar, hendaknya tetap bersikap ramah dan bisa memaafkan orang lain.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -