Relawan Tzu Chi Terus Menyalurkan Beras di Masa PPKM Darurat

Jurnalis : Anand Yahya, Fotografer : Anand Yahya

Relawan Tzu Chi bersama tiga pilar (TNI, Polri, dan Pemda DKI Jakarta) dan pengurus Rw. 11 Kec. Grogol menyalurkan 100 paket sembako dan masker medis bagi warga Jl. Tomang Banjir Kanal Barat, RW 11, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Grogol, Jakarta Barat pada 21 Juli 2021.

Tjiu Bun Fu, koordinator penyaluran paket beras dan masker medis mengatakan bantuan ini dikhususkan bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri yang terpapar Covid­-19 dan warga yang sangat terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah DKI Jakarta khususnya warga Rw. 11 Kel. Petamburan.

Tjiu Bun Fu, koordinator penyaluran bantuan sembako menyerahkan secara simbolis kepada lima orang warga Jl. Tomang Banjir Kanal Barat, RW 11, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Grogol, Jakarta Barat.

“Bantuan 10 Kg beras ini di prioritaskan bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri, karena mereka tidak bisa beraktivitas dan saat ini sedang berlaku PPKM Darurat, semoga bantuan ini bermanfaat bagi warga,” tutur Bun Fu.

Salah satu penerima bantuan Khadijah (52) sangat bersyukur sekali menerima bantuan sembako dari Tzu Chi karena penghasilan sang suami yang bekerja sebagai ojek pangkalan menurun drastis ketika diterapkan PPKM Darurat.

Komandan Koramil 03/GP Kapten Inf Irwan Triyono turut hadir dalam Penyaluran bantuan sembako dan berkesempatan memberikan langsung kepada Khadijah warga Tomang Banjir Kanal Barat.

Alhamdulillah, terima kasih banget sudah membantu keperluan hidup saya dan keluarga sehari-hari. Terima kasih Buddha Tzu Chi, TNI, Polisi yang sudah nganterin ini (paket sembako) ke saya. Kalo ngandelin suami paling dapet 50 ribu, anak saya yang tinggal sama saya sudah 2 bulan ini dirumahkan,” ungkap Khadijah.

Penerima bantuan lainnya adalah Ridwan (73) seorang penyintas Covid­-19 beberapa bulan lalu. Ridwan yang membuka usaha menjual mesin penyedot air dan asesorisnya serta mempekerjakan dua orang karyawan di tokonya ini merasa sangat terdampak akibat pandemi Covid­-19 dan pemberlakuan PPKM Darurat saat ini.

“Di masa PPKM ini saya sangat kesulitan menjalankan usaha karena pendapatan saya anjlok, sedangkan gaji karyawan jalan terus, hal ini sudah berjalan hampir tiga bulan ini,” keluh Ridwan.

Tjiu Bun Fu, koordinator penyaluran bantuan sembako memberikan kata sambutan di hadapan tiga pilar dan warga Petamburan. Dalam sambutannya Bun Fuk berharap bantuan ini sedikit meringankan beban di masa PPKM Darurat dan terus mengajak warga untuk menjalankan protocol kesehatan dengan benar.

Dengan adanya bantuan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Ridwan sangat bersyukur karena sangat meringankan beban Ridwan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Dalam kesempatan ini Ridwan mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan baik dari pemerintah. Ridwan mengaku bahwa dirinya, istri dan cucu sudah terpapar Covid-19. “Saya dirawat di RS. Ukrida 14 hari dan sudah selesai perawatan sedangkan istri saya, anak, dan cucu saya masih menjalani isolasi mandiri di rumah anak saya,” aku Ridwan.

“Saya himbau kepada orang-orang tolong jaga diri masing-masing, karena kalau sudah kena Covid-19 sulit normal lagi, seperti saya ini sudah pulih tapi saya bernafas masih susah” ungkap Ridwan.

Komandan Koramil 03/GP Kapten Inf Irwan Triyono dalam sambutannya sebelum menyalurkan bantuan paket sembako mengucapkan banyak terimakasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang selalu menyebarkan cinta kasihnya untuk warga yang terdampak Pandemi Covid 19.  

Ridwan sambil membuka usahanya selalu mengimbau orang-orang yang datang ke tokonya untuk menerapkan protokol kesehatan. Ridwan menyediakan masker untuk orang-orang yang tidak memakai masker.    

Pemerintah DKI Jakarta mencatat jumlah orang terpapar Covid 19 naik drastis dalam dua bulan terakhir. Pemerintah dan Satgas Covid-19 akhirnya memutuskan untuk menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah DKI Jakarta hingga 25 Juli 2021 mendatang. Hal ini dilakukan untuk mencegah lebih meluasnya warga yang terpapar Covid-19.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Bulir-bulir Beras Cinta Kasih

Bulir-bulir Beras Cinta Kasih

16 Februari 2012 Pembagian kupon beras berlangsung pada tanggal 24 – 27 Januari 2012, para relawan terbagi menjadi 20 tim di mana masing-masing tim terdiri dari 2 hingga 3 orang serta didampingi oleh pengurus RT setempat.
Pembagian Beras di Tanjung Priok: Membantu Sesama Tanpa Sekat dan Pembeda

Pembagian Beras di Tanjung Priok: Membantu Sesama Tanpa Sekat dan Pembeda

25 April 2017
Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bekerja sama dengan Gereja St. Fransiskus Xaverius yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara menggelar pembagian 1.193 paket beras cinta kasih pada Senin, 24 April 2017.
Bantuan Peduli Pandemi di Lampung

Bantuan Peduli Pandemi di Lampung

26 Agustus 2021

Tzu Chi Lampung menyerahkan bantuan berupa beras dan minyak goreng di Korem 043/Garuda Hitam pada 24 Agustus 2021. Bantuan ini akan disalurkan untuk membantu warga yang membutuhkan dan warga yang terdampak akibat penyebaran Covid-19.

Kesuksesan terbesar dalam kehidupan manusia adalah bisa bangkit kembali dari kegagalan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -