Rabu, 18 September 2019
Indonesia | English

Semangat Cinta Kasih di Lomba Budaya Humanis

12 April 2019 Jurnalis : Bahrin Umar, Moses Silitonga (Tzu Chi Sinar Mas)
Fotografer : Moses Silitonga, Randhy Putra, Arifin Hutasoit (Tzu Chi Sinar Mas)


Maria Kornelia (kedua dari kanan) yang keluar menjadi juara 1 Lomba Cepat Tepat 108 Kata Perenungan Master Cheng Yen pada saat mengikuti perlombaan yang diadakan pada kegiatan Lomba Budaya Humanis (28/3/2019).

Tanamkan rasa syukur pada anak-anak sejak kecil, setelah dewasa ia akan tahu bersumbangsih bagi masyarakat.” Kata Perenungan Master Cheng Yen tersebut menjadi pengingat kita bersama akan pentingnya memberikan pembinaan serta pendidikan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anak.

Dalam menjalankan misi pendidikan Tzu Chi, relawan memiliki fokus pada penanaman nilai-nilai budi pekerti dan kemanusiaan. Budi pekerti merupakan sumber dari segala etika, tata krama, dan nilai-nilai kebaikan lainnya yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari. Selain di dalam keluarga, penanaman budi pekerti kepada para generasi penerus adalah tanggung jawab kita bersama sebagai insan manusia. Dengan semangat bahu membahu, relawan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas terus bergerak untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan bagi para siswa di sekitar wilayah Perkebunan Sinar Mas.


Siswa SD Eka Tjipta Rantau Panjang sedang menampilkan drama bernuansa kehidupan masa lampau.

Lomba Budaya Humanis, merupakan sebuah wadah bagi para siswa untuk mengekspresikan pemahaman mereka atas nilai-nilai kebaikan setelah diberikan pembinaan terlebih dahulu oleh para relawan dan guru. Relawan Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas dari wilayah komunitas di Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan dengan penuh cinta kasih telah melaksanakan rangkaian Lomba Budaya Humanis bagi para siswa di sekitar wilayah mereka. Selanjutnya pada 28 Maret 2019 relawan dari wilayah komunitas di Kalimantan Timur juga bergerak untuk menyelenggarakannya.

Ini adalah kali pertama Lomba Budaya Humanis dilaksanakan oleh relawan dari Xie Li Kalimantan Timur 1 dan Xie Li Kalimantan Timur 2. Namun kegiatan terkait budi pekerti telah dilaksanakan oleh SMP Eka Tjipta Jak Luay dalam sebuah kegiatan bertajuk Festival Budi Pekerti. Kegiatan tersebut pun telah memasuki tahun keempat dilaksanakan.

Pada tahun ini, Lomba Budaya Humanis di wilayah relawan komunitas Kalimantan Timur merupakan bagian kegiatan Festival Budi Pekerti. Dalam festival ini kegiatan dimaksimalkan ke dalam satu perlombaan bagi siswa-siswi dari 3 sekolah. Selain dari SMP Eka Tjipta Jak Luay, juga diikuti pula SMP Eka Tjipta Kong Beng serta SD Eka Tjipta Rantau Panjang.


Pada kesempatan perlombaan ini, para relawan dan peserta yang hadir juga melaksanakan kegiatan penuangan celengan bambu.

Kalau untuk di Kalimatan Timur ini kan sudah yang keempat, namun diperlombakan secara lebih besar seperti hari ini memang yang pertama kali. Tentunya ini diharapkan menjadi agenda tahunan ke depannya,” ujar Suryanto Bun relawan Pembina Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

“Lomba Budaya Humanis kami harapkan memberikan dampak positif kepada anak-anak ini. Selain itu juga kepada keluarganya, menghormati orang tua dan guru, orang di sekitarnya, hingga memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan,” tambahnya.

Dengan penuh keceriaan, perlombaan ini diikuti oleh 279 peserta. Dimulai sejak pukul 08.00 WITA di Club House Jak Luay, Kalimantan Timur, relawan dan para guru Sekolah Eka Tjipta bahu membahu melaksanakan berbagai kategori perlombaan, di antaranya Lomba Cepat Tepat Kata Perenungan Master Cheng Yen, Lomba Menggambar, Lomba Bercerita, Lomba Drama dan perlombaan lainnya yang berhubungan dengan nilai-nilai budaya humanis.


Maria Fintje, relawan Komite Tzu Chi sedang memberikan penilaian terhadap sajian menu vegetarian dalam lomba masak menu vegetarian yang diikuti relawan Dharma Wanita.

Maria Fintje, relawan komite Tzu Chi yang hadir sebagai juri datang dari Jakarta dan menempuh perjalanan yang panjang untuk tiba di lokasi. Dirinya mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan saat melihat penampilan dan semangat para siswa.

“Perjalanan yang panjang ini terhapus karena melihat anak-anak di sini. Ini di luar dugaan kami dengan situasi dan kondisi di pelosok seperti ini mereka bisa tampil dengan sangat baik,” ucapnya.

Kata Perenungan Master Cheng Yen yang telah diterima hingga ke pelosok Indonesia memberikan kesan yang mendalam bagi Maria. Dirinya merasa terharu melihat kesungguhan hati para siswa dalam menghafalkan Kata Perenungan Master Cheng Yen. “Kesungguhan mereka dalam acara ini membuat saya terharu, terutama mereka menghafalkan kata-kata perenungan Master. Melihat mereka, kita yang jadi dewan juri juga susah untuk menilai karena kesungguhan hati anak-anak ini,” ungkapnya.


Suryanto Bun, Pembina Tzu Chi Perwakilan Sinar Mas wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur sedang memberikan apresiasi kepada para siswa pemenang perlombaan.

Rangkaian kegiatan perlombaan selesai pada sekitar pukul 6 sore. Selain Lomba Budaya Humanis para siswa, juga dilaksanakan lomba masak menu vegetarian bagi relawan Dharma Wanita. Dalam kesempatan ini juga relawan Dharma Wanita juga menampilkan karya-karya kerajinan tangan yang terbuat dari barang bekas dan sampah.

Maria Kornelia, siswa SMP Eka Tjipta Jak Luay menjadi juara 1 dalam kategori lomba cepat Kata Perenungan Master Cheng Yen. Ia pun menjadikan salah satu Kata Perenungan Master Cheng Yen sebagai pengingat bagi dirinya untuk terus berbuat kebaikan. “Senang, setelah satu bulan latihan siang malam dan akhirnya mendapat juara 1. Bisa membuat orang tua bangga dan juga sekolah,” ungkapnya.

“Perenungan yang saya jadikan acuan di dalam hidup sehari-hari saya adalah kehidupan terus berkurang dalam hitungan detik, kita harus senantiasa mawas diri dan mengingat bahwa ajal dapat datang kapan saja. Ini mengingatkan saya untuk tidak lupa berbuat yang baik, buat orang tua, guru, teman, dan lingkungan sekitar selagi ada kesempatan,” ujarnya.


Editor: Yuliati

Artikel dibaca sebanyak : 302 kali


Berita Terkait


Benih-benih Cinta Kasih di Lomba Budaya Humanis

09 Mei 2019

Menginspirasi Para Siswa Melalui Lomba Budaya Humanis

05 April 2019

Menanamkan Kebaikan Melalui Lomba Budaya Humanis

25 Juli 2018


Kirim Komentar


Name
Required
Email
Required, not shown
Comment
Required
Recaptcha
Genggamlah kesempatan untuk berbuat kebajikan. Jangan menunggu sehingga terlambat untuk melakukannya!

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat