Senin, 18 November 2019
Indonesia | English

Sanubari Teduh: Batin Yang Damai dan Tanpa Noda


Sanubari Teduh: Batin Yang Damai dan Tanpa Noda
16 Februari 2017

Bagaimana suara yang kita dengar di luar, batin kita pun terpengaruh oleh suara luar atau kabar tersebut. Kadang kabar burung membuat kita keliru. Inilah kita, makhluk awam yang berdaya tangkap rendah. Ini akibat kegelapan batin.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh : Racun Batin Menutupi Kebijaksanaan


Sanubari Teduh : Racun Batin Menutupi Kebijaksanaan
14 Februari 2017

Semua makhluk awam di dunia ini tidak lepas dari tiga racun ini, yaitu ketamakan, kebencian dan kebodohan.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Mengubah Tiga Racun Menjadi Tiga Kebijaksanaan


Sanubari Teduh: Mengubah Tiga Racun Menjadi Tiga Kebijaksanaan
14 Februari 2017
Bukan berarti jika saat ini dipenuhi berkah maka selamanya kita dipenuhi berkah, bukan. Jika pikiran tidak dijaga dengan baik, maka saat berkah habis dinikmati, giliran karma buruklah yang akan berbuah.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Lenyapnya Keburukan dan Timbulnya Berkah


Sanubari Teduh: Lenyapnya Keburukan dan Timbulnya Berkah
13 Februari 2017
Jika senantiasa memiliki hati yang bertobat, saat bertemu kondisi yang tidak baik, tidak timbul kerisauan di dalam batin, maka dapat mengubah jalinan jodoh buruk menjadi jodoh baik.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh : Menunaikan Kewajiban dan Menuai Berkah


Sanubari Teduh : Menunaikan Kewajiban dan Menuai Berkah
10 Februari 2017

Jika kita selalu menyimpan pikiran baik dan selalu berbicara dan bertindak berdasarkan pada pikiran baik itu, maka baik ucapan maupun tindakan kita akan selaras dengan Dharma.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh : Mengikuti Jejak Bodhisatwa


Sanubari Teduh : Mengikuti Jejak Bodhisatwa
09 Februari 2017

Bodhisatwa bukan berada di altar persembahan untuk kita puja. Bodhisatwa yang sesungguhnya harus menerapkan semangat Bodhisatwa di dalam kehidupan sehari-hari.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh : Berbuat Baik Menciptakan Berkah


Sanubari Teduh : Berbuat Baik Menciptakan Berkah
08 Februari 2017
Dalam kondisi yang hening, batin kita tentu merasa sangat damai. Dengan batin yang damai, barulah kita dapat mawas diri dan tulus. Jika batin damai, dengan sendirinya kita akan lebih waspada. Kita akan lebih sadar apakah batin kita terus mengembara ke arah kondisi luar.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Aktif Mengembangkan Jiwa Kebijaksanaan


Sanubari Teduh: Aktif Mengembangkan Jiwa Kebijaksanaan
08 Februari 2017

Kita harus menggangap setiap orang sebagai guru. Kita juga harus meneladani para orang bijak dan berintropeksi saat melihat sesuatu yang tidak benar.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Mengakhiri Celah dan Noda Batin


Sanubari Teduh: Mengakhiri Celah dan Noda Batin
06 Februari 2017

Waktu berlalu dengan cepat. Kini dunia telah memasuki era kalpa kerusakan. Dharma juga telah memasuki era kemunduran. Kita telah berada di penghujung era kemunduran Dharma.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Sembilan Puluh Delapan Kecenderungan - Bagian 2/2


Sanubari Teduh: Sembilan Puluh Delapan Kecenderungan - Bagian 2/2
06 Februari 2017
Tanpa ketamakan dan nafsu keinginan, manusia tidak akan memiliki pamrih. Tanpa adanya pamrih dia tidak akan punya kebencian, Tanpa kebencian, tidak akan ada kebodohan. Tanpa kebodohan tidak akan ada kesombongan. Tanpa kesombongan, batin akan sangat jernih. Adakah keraguan dalam batin yang jernih?

[Baca Lebih Lanjut]


Dalam berhubungan dengan sesama hendaknya melepas ego, berjiwa besar, bersikap santun, saling mengalah, dan saling mengasihi.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat