Rabu, 26 Juni 2019
Indonesia | English

Sanubari Teduh: Membangkitkan Kejernihan Hati


Sanubari Teduh: Membangkitkan Kejernihan Hati
19 Januari 2017

Setelah bertobat atas kesalahan dan noda batin masa lalu, barulah manusia dapat memulai hidup baru. Setiap orang memiliki hakikat yang murni. Karena adanya kegelapan batin (ketidaktahuan), timbullah ketamakan, kebencian, kebodohan, serta noda batin lainnya yang menutupi hakekat sejati ini.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Memberi Kebahagiaan Bagi Semua Makhluk dengan Kekuatan Cinta Kasih


Sanubari Teduh: Memberi Kebahagiaan Bagi Semua Makhluk dengan Kekuatan Cinta Kasih
18 Januari 2017
Pikiran bagaikan sebutir benih. Jika kita menanam benih yang baik, kelak ia akan bertunas, tumbuh besar, berbunga dan berbuah. Benih apa yang ditanam, buah itulah yang akan dituai. Kini kita menanam benih yang baik, tetapi di masa lalu, mungkin kita pernah menanam benih yang buruk karena belum memahami kebenaran.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh: Banyak Bertobat Kala Hidup di Masa Lima Kekeruhan


Sanubari Teduh: Banyak Bertobat Kala Hidup di Masa Lima Kekeruhan
18 Januari 2017
Dalam Sutra Buddhis dibahas mengenai “Tiga bencana besar” dan “Tiga bencana kecil”. Tiga bencana kecil merujuk pada kelaparan, wabah penyakit dan peperangan. Tiga bencana besar adalah bencana alam akibat angin, air dan api. Makhluk hidup di masa ini diliputi kekeruhan. Sehingga menimbulkan banyak bencana yang terus terjadi secara bersamaan.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh : Melatih Batin Melalui Pertobatan Serta Kembali Pada Kebenaran


Sanubari Teduh : Melatih Batin Melalui Pertobatan Serta Kembali Pada Kebenaran
16 Januari 2017
Makhluk awam kerap terbuai asmara yang menyebabkan bertambahnya kegelapan batin. Demi kepentingan pribadi, lalu memutarbalikkan kebenaran dan tak dapat membedakan benar atau salah, sehingga mengganggu keharmonisan masyarakat.

[Baca Lebih Lanjut]


Sanubari Teduh : Pancaran Air Dharma Menyucikan Pikiran


Sanubari Teduh : Pancaran Air Dharma Menyucikan Pikiran
13 Januari 2017

Kita adalah manusia yang belum tercerahkan. Siapa yang belum pernah berbuat salah? siapa yang tak pernah berpikir menyimpang? Siapa yang lahir dengan kebijaksanaan sempurna dan memahami kebenaran akan segala hal? Tiada orang yang tak pernah berbuat salah. Setiap orang pernah melakukan kesalahan. Karenanya kita harus bertobat dan mengingatkan diri sendiri, serta melurus arah hidup kita.

[Baca Lebih Lanjut]


Prev 2 3 4 5 6 7Next
Bertuturlah dengan kata yang baik, berpikirlah dengan niat yang baik, lakukanlah perbuatan yang baik.

Kata Perenungan Master Cheng Yen

Tzu Chi Web Stat