“Gan En, Gan En Huâ€
Jurnalis : Iea Hong (He Qi Utara), Fotografer : Iea Hong (He Qi Utara)|
|
| ||
| Sedangkan Master Cheng Yen bagaikan seorang ibu. Ketika kita menghadapi masalah apapun pintu rumah seorang ibu akan selalu terbuka lebar untuk menerima sang anak kembali, walaupun sang anak berada di luar rumah, pergi jauh dalam kondisi senang maupun susah, selalu ada sosok ibu yang memperhatikan dan mengkhawatirkannya. Walaupun Master Cheng Yen tidak bisa bersama kita di sini (Indonesia - red ), tetapi jejak welas asihnya tidak pernah berkurang sedikit pun. Beliau memperhatikan kita melalui relawan-relawan yang ada di sini, yang setiap saat bisa kita datangi untuk berbagi suka maupun duka. Beliau selalu ada kapan pun kita membutuhkannya. Perhatian untuk Gan En Hu
Keterangan :
Acara pembagian biaya hidup adalah kegiatan rutin yang diadakan oleh Tzu Chi, salah satunya dari wilayah He Qi Utara. Acara ini diadakan untuk memberikan bantuan biaya hidup bagi para Gan En Hu yang telah mendapatkan bantuan biaya hidup jangka panjang dari Tzu Chi. Hari Minggu, 20 Februari 2011, saat jarum baru menunjukkan pukul 8 pagi, para relawan sudah terlihat sibuk mempersiapkan tempat acara, mulai dari menyusun bangku dan meja, mempersiapkan minuman sampai peralatan-peralatan yang diperlukan. Walaupun relawan yang hadir pada hari itu tidak banyak (6 relawan), karena sebagian besar relawan sedang mengikuti pelatihan relawan di RSKB Cinta Kasih Tzu Chi, tetapi acara tetap disusun dengan sangat baik. Beberapa saat sebelum jam 9 pagi, terlihat para Gan En Hu mulai berdatangan. Kali ini yang menghadiri acara sekitar 35 orang penerima bantuan, ditambah dengan keluarga yang menemani maka total yang hadir tidak kurang dari 50 orang. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang dibawakan dengan sangat baik oleh Benny Shixiong. Dalam sesi ini banyak para Gan En Hu yang merasa tersentuh akan kehangatan dan perhatian para relawan. Setelah mendengarkan sharing dari para Gan En Hu , acara kemudian dilanjutkan dengan memberikan bantuan biaya hidup yang dikemas rapi dalam amplop bertuliskan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Keterangan :
Para relawan memberikan bantuan dengan mendatangi setiap Gan En Hu dan menyerahkannya dengan rasa penuh hormat dengan membungkukkan badan sebagai tanda terima kasih karena mereka telah diberi kesempatan berbuat kebajikan. Acara dilanjutkan dengan memanjatkan doa bersama: "Semoga dunia terhindar dari bencana, semoga dunia terbebas dari penderitaan, dan semoga dunia penuh dengan cinta dan damai". Itulah sepenggal doa yang selalu dipanjatkan oleh para Insan Tzu Chi dalam setiap doa-doanya. Tiada sesuatu yang kekal di dunia ini. Ada pertemuan maka ada perpisahan, dan begitu juga acara hari ini harus berakhir juga. Di sesi akhir semua relawan berbaris di depan dan dengan penuh kesungguhan membungkukkan diri dalam-dalam sembari menggucapkan " Gan En " kepada para Gan En Hu . | |||
Artikel Terkait
Berkah Bagi Warga Kebondalem, Banjarnegara
27 Desember 2022Warga Kebondalem, Banjarnegara, Jawa Tengah diliputi rasa sukacita karena relawan Tzu Chi Cabang Sinar Mas menyalurkan bantuan 10 ton beras, memberikan layanan kesehatan, sekaligus membangun 1.745 jamban.
Suara Kasih: Meneladani Orang yang Memiliki Jiwa Kebijaksanaan
28 Juni 2013 Kesehatan atau keselamatan seseorang bukan hanya bergantung pada kondisi tubuh, namun juga pada kondisi batin. Selama dua puluh tahun terakhir ini, kondisi lututnya tidak begitu baik. Ini mungkin karena sejak kecil, dia sudah bekerja di perkebunan.
Gathering TIMA Sumut: Mengukuhkan Ikrar dan Tekad Awal
22 Agustus 2025Gathering TIMA Sumut 2025 menghadirkan kehangatan kebersamaan 52 anggota dan 24 relawan. Pelantikan pengurus, penghargaan, dan sesi sharing menjadi momentum memperkuat tekad melayani cinta kasih.










Sitemap