“ Membeli Kebijaksanaan “

Jurnalis : Roswati (He Qi Barat), Fotografer : William Atalie (He Qi Barat)

foto
Pada tanggal 5 Maret 2014, relawan Tzu Chi He Qi Barat, Xie Lie Kebon Jeruk 3 (KJ3) kembali melakukan kegiatan Bedah Buku di Taman S.Parman No. D / 70.

Pada tanggal 5 Maret 2014, relawan Tzu Chi He Qi Barat, Xie Lie Kebon Jeruk 3 (KJ3) kembali melakukan kegiatan Bedah Buku di Taman S.Parman No. D / 70. Sebanyak 14 orang  relawan yang hadir termasuk pembicara Elly Chandra.

Acara bedah buku kali ini berbeda dengan biasanya, Elly Chandra selaku pembicara sangat berharap seluruh relawan yang hadir ikut berpartisipasi dan mengeluarkan pendapat mereka masing-masing. Dalam buku karangan Master Cheng Yen “ Membeli Kebijaksanaan “ terdapat 19 bab. Para relawan di suruh mengambil nomor yang sudah disediakan oleh Elly Chandra secara acak lalu diberi kesempatan untuk membaca isi buku selama 15 menit lalu menceritakan kembali isi ceritanya.

Kura – kura yang Membalas Budi
Ternyata di sesi tersebut, Moni Alwi, relawan Tzu Chi mendapat kesempatan bercerita tentang “Kura–kura yang Membalas Budi“. Di ceritakan jika ada seorang pemuda yang hidup berdua dengan ayahnya. Untuk hidup, mereka mengandalkan sebidang lahan pertanian yang kecil untuk bertahan hidup. Meskipun keadaan keluarganya sulit, tetapi ayah dan anak saling menyayangi, hidup damai dan harmonis.

Suatu hari sang ayah menyuruh anaknya ke kota untuk membeli seekor sapi, dalam  perjalanannya dia mendengar suara anak–anak bersenda gurau. Karena penasaran dia mengikuti arah suara tersebut. Setelah mendekat, ternyata ada lima ekor kura–kura, seekor berukuran besar, sisanya lebih kecil (ibarat seorang ibu dengan keempat anaknya), anak–anak tersebut membalikkan kura–kura itu, memutar–mutar, memukuli dengan batang bambu agar kura–kura mau menjulurkan kepalanya.

foto   foto

Keterangan :

  • Setiap peserta di harapkan untuk membaca setiap cerita dan membacakannya lalu memberikan kesan terhadap cerita yang dibacakan (kiri).
  • Sebanyak 14 orang  relawan yang hadir termasuk pembicara Elly Chandra, koordinator acara (kanan).

Si pemuda tidak tega melihatnya  dan menyuruh anak–anak itu melepaskannya, anak–anak itu tetap tidak menghiraukannya, mereka mengikat kelima kura–kura itu dan mengayunkan kesana kemari, selang waktu anak–anak itu selesai bermain dan hendak pergi si pemuda bertanya mau di apakan kura–kura itu, anak–anak itu menjawab mau dijual kepada orang lain dengan harga tertentu. Si pemuda meraba sakunya sambil berpikir “ Kalau uang ini diberikan kepada anak– anak itu, maka ia tidak bisa membeli sapi. Tetapi ia tidak tega melihat kura–kura dianiya dan ia membeli kura–kura itu dengan uang pemberian ayahnya. Sesampai di rumah, ia menceritakan kembali kepada ayahnya. Mendengar ceritanya, ayahnya sangat senang dengan perbuatan anaknya. Ayahnya berkata dengan uang itu kamu dapat menyelamatkan lima kehidupan yang nilainya lebih berharga daripada membeli seekor sapi.

Pada tengah malam ada suara ketukan pintu, ada seekor sapi berdiri di depan pintu disertai tulisan kura–kura mengumpulkan kepingan emas untuk di tukarkan dengan seekor sapi sebagai balasan kebaikan seorang yang berbudi.

Dari cerita di atas, menurut Moni Alwi, kita sebagai manusia harus saling menghargai dan menghormati. “Lihat walaupun beda wujud, tetapi mereka dapat memahami arti saling menghargai,” ujar Moni.

Adapun juga relawan lain yang membacakan cerita yang berbeda. Tetapi di hari itu, para relawan mencoba menyerap setiap kebijaksanaan yang ada di dalam setiap cerita ke dalam hati. Semoga dengan bedah buku kali ini dapat mengembangkan kebijaksanaan dari para relawan yang hadir hari ini. Seperti Kata Perenungan Master cheng Yen,” Dengan welas asih melindungi semua makhluk adalah kondisi batin yang penuh dengan kehangatan.”


Artikel Terkait

Perhatian Tzu Chi Bagi Opa dan Oma

Perhatian Tzu Chi Bagi Opa dan Oma

04 Februari 2013 Kehadiran para relawan Tzu Chi memang sudah tidak asing lagi di panti ini. Hal tersebut mengingat karena Tzu Chi sering melakukan kunjungan kasih ke panti ini. Dari awal kedatangannya, para relawan Tzu Chi sudah mendapat sambutan hangat dari para opa dan oma.
Menyehatkan Tubuh dan Menolong Sesama

Menyehatkan Tubuh dan Menolong Sesama

12 Juni 2023

Donor darah yang digelar Tzu Chi Lampung pada Sabtu 3 Juni 2023 berhasil menghimpun 76 kantong darah.  Alesius Bunawan, koordinator kegiatan mengatakan ada peningkatan.

Bersungguh Hati Mendalami Ajaran Jing Si

Bersungguh Hati Mendalami Ajaran Jing Si

19 Juni 2018
Para relawan Tzu Chi Batam bersama-sama menyalin Sutra Makna Tanpa Batas yang merupakan sumber Ajaran Jing Si. Peserta yang ikut serta dalam Kelas Menyalin Sutra mencapai 95 orang.
Benih yang kita tebar sendiri, hasilnya pasti akan kita tuai sendiri.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -