20 Tahun Tzu Chi Indonesia: Kegiatan Awal Tzu Chi Banyak di Tangerang
Jurnalis : Yuliati, Fotografer : Dokumentasi 3 in 1 Tzu Chi, Feranika Husodo (He Qi Utara)| |
| ||
| Bermula dari jodoh ini, pada tanggal 16 September 2006, Kantor Penghubung Tzu Chi Tangerang diresmikan. Lu Lien Chu, relawan kelahiran Taiwan yang mendampingi suaminya saat bekerja di PT. Indah Kiat dan telah aktif sejak Tzu Chi hadir di Indonesia terpilih menjadi ketuanya. Setelah peresmian kantor yayasan, insan Tzu Chi Tangerang mulai menebar cinta kasihnya kepada warga setempat. Meskipun jumlah relawan yang masuk barisan Tzu Chi masih terbatas, namun semangat dalam mengalirkan cinta kasih terus membendung. “Jumlah relawan waktu itu tidak banyak, jadi paling saya satu orang yang melakukan kunjungan kasih,” tutur Lien Chu. Berbagai kegiatan terus berkembang di Tangerang. Saat terjadi bencana angin puting beliung yang melanda wilayah Banten, Tzu Chi tergerak untuk memberikan bantuan rehabilitasi sekolah bagi SDN Mesjid Priyayi yang hancur akibat bencana ini. Bantuan bencana juga disalurkan kepada warga korban longsor akibat meluapnya Tanggul Situ Gintung. Bantuan bukan hanya bentuk materi saja, tapi juga mengajak para santri dari Pondok Pesantren Nurul Iman, Parung, Bogor untuk bersama-sama bahu-membahu memindahkan barang-barang mengeluarkan lumpur secara estafet, menyikat tembok, dan membersihkan peralatan makan yang berbalut dengan lumpur. Lebih dari itu, Tzu Chi juga tergerak hati untuk menyalurkan bantuan berupa paket peralatan memasak dan seragam sekolah untuk anak-anak.
Keterangan :
Sumbangsih Tzu Chi Tangerang terus mengalir bagai aliran air yang tiada henti. Tzu Chi yang terus bersumbangsih mampu memberikan kesejukan bagi para warga yang membutuhkan. Hingga saat ini, Tzu Chi Tangerang terus memberikan pendampingan kepada Pesantren Nurul Iman, Parung, Bogor dengan mendidik para santri pelajaran bahasa Mandarin. Semua misi Tzu Chi (misi amal, pendidikan, kesehatan, budaya humanis) bisa berjalan dengan baik. Namun semua ini tentu ada kendala yang dihadapi oleh para insan Tzu Chi Tangerang. Tzu Chi Tangerang terus menjalin kerja sama dengan PT. Indah Kiat dalam menjalankan kegiatan Tzu Chi pun terus mendapatkan dukungan. “Waktu itu memang banyak kendala, tapi saya berterima kasih kepada Indah Kiat yang telah men-support kita. Mereka banyak membantu, setiap kali kita kasih tahu mereka apa konsep kita apa keinginan kita mereka selalu kerja sama dengan kita,” ungkap Ketua Tzu Chi Tangerang ini. Tzu Chi Tangerang terus berkembang dengan mendirikan Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi di Summarecon Gading Serpong. Dengan diresmikannya depo pelestarian lingkungan ini, relawan Tzu Chi Tangerang bersama-sama menggunakan sepasang tangan mereka untuk peduli terhadap lingkungan. Selain memberikan bantuan, Lien Chu bersama insan Tzu Chi Tangerang bersama-sama menggalang semakin banyak Bodhisatwa dunia untuk turut menyambung tali estafet kerelawanan Tzu Chi. Tzu Chi Tangerang pun berhasil menggalang hati para warga yang pernah menjadi penerima bantuan Tzu Chi untuk ikut barisan kerelawanan Tzu Chi. Pada akhir tahun 2011, Kantor Penghubung Tzu Chi Tangerang berubah menjadi Kantor Perwakilan Tzu Chi Tangerang. Kiprah Tzu Chi Tangerang dalam menebarkan cinta kasih di bumi pertiwi terus tumbuh dan berkembang. Lien Chu dan relawan lainnya terus bersumbangsih bersama para Bodhisatwa baru lainnya dengan membantu sesama yang membutuhkan. | |||
Artikel Terkait
Kunjungi Tzu Chi Center, Gubernur Aceh Bahas Huntap
23 Desember 2025Gubernur Aceh Muzakir Manaf berkunjung ke Tzu Chi Center PIK, Jakarta Utara untuk membahas rencana pembangunan hunian tetap bagi warga Aceh yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor pada Senin, 22 Desember 2025.
Hari Keempat Pascabanjir, Tzu Chi Medan terus Hadir: Bersihkan Masjid, Bersihkan Sekolah, dan Salurkan Makanan
03 Desember 2025Relawan Tzu Chi Medan kembali turun tangan membersihkan fasilitas umum mulai dari masjid, gedung sekolah dengan semangat gotong royong.
Langkah Pertama Penuh Makna
19 Desember 2025Donor Darah penghujung tahun 2025 di komunitas relawan He Qi Barat 1 tepatnya di Hu Ai Citra 2, jadi momen bersejarah bagi Devin Kosasih (52) dan Agatha (24). Mereka adalah simbol keberanian, mereka adalah pahlawan yang baru pertama kali mendonorkan darahnya.








Sitemap