Aksi Donor Darah Tzu Chi di Hari Juang Kartika

Jurnalis : Galvan (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Galvan (Tzu Chi Bandung)

Para prajurit TNI antusias mengikuti donor darah. Sebanyak 250 prajurit medaftarkan diri, namun hanya 123 yang dinyatakan lolos untuk mendonorkan darahnya.

Banyak cara untuk menolong orang lain, salah satunya dengan berdonor darah. Seperti bakti sosial donor darah  yang digelar Tzu Chi Bandung bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP) serta Kodim 0618/BS Kota Bandung pada 6 Desember 2016. Kegiatan ini digelar juga dalam rangka Hari Juang Kartika atau ulang tahun TNI Angkatan Darat.

Gedung Graha Surya Priangan, Jl. Nana Rohana No. 37, Kota Bandung, yang menjadi lokasi kegiatan, pagi itu sudah ramai. Para peserta donor darah yang mayoritas adalah para prajurit TNI dan ibu-ibu dari PERSIT(Persatuan Istri Tentara) begitu antusias untuk mendaftarkan diri. Kegiatan ini selain bertujuan untuk menolong orang, juga untuk menambah persedian darah PMI di Banjar, Kabupaten Ciamis. Kebutuhan akan darah di Kabupaten Ciamis sendiri semakin hari semakin meningkat, sementara darah yang tersedia sangat terbatas.

 

Relawan Tzu Chi Pepeng Kuswati medampingi anggota TNI yang sedang mendonorkan darahnya.


Dalam kesempatan ini, relawan juga mensosialisasikan misi kemanusiaan Tzu Chi kepada para pendonor.

Untuk itu kegiatan seperti ini harus diadakan secara berkala, karena setiap tetes darah yang disumbangkan dapat memberikan kesempatan hidup bagi yang menerima dan bermanfaat bagi kesehatan pendonornya. Lebih dari itu, kegiatan ini dapat memberikan inspirasi agar lebih banyak orang lagi untuk berpartisipasi mendonorkan darahnya.

Saat kegiatan, Relawan Tzu Chi selalu mendampingi para pendonor darah, memberikan motivasi serta semangat. Selain itu, pada kesempatan ini pun para insan Tzu Chi turut mensosialisasikan visi misi Tzu Chi kepada pendonor. Dengan begitu, para peserta dapat lebih mengenal Tzu Chi lebih luas lagi. 

“Kerjasama dengan KODIM dalam rangka donor darah ini suatu hal yang luar biasa. Apalagi PMI Banjar sangat membutuhkan. Harapan kita mungkin adakan donor darah ini rutin ya kemungkinan empat bulan kemudian kita akan ulangi kegiatan ini bersama KODIM,” kata Herman Widjaja selaku Ketua Tzu Chi Bandung.

Sebanyak 123 labu darah berhasil dikumpulkan. Sementara mayoritas pendonor adalah para prajurit TNI dan ibu-ibu dari PERSIT.


Heny, Relawan Tzu Chi sedang mendonorkan darahnya.

Tanggapan positif dari pelaksanaan kegiatan ini diungkapkan oleh berbagai pihak, salah satunya Letkol Armed, Yani Ari Sasongko, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0618/BS. Menurutnya kegiatan aksi kemanusiaan ini harus diikuti oleh banyak pihak karena kepentingannya melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Ini sebetulnya bentuk wujud kepedulian kami terhadap kegiatan sosial. Kita juga menyampaikan terima kasih kepada pihak YDSP yang sudah memfasilitasi kita. Terima kasih semuanya untuk terselenggaranya kegiatan hari ini, mudah-mudahan sinergi kepentingan sosial bisa kita lanjutkan ke hari-hari yang akan datang,” ucap Yani.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 123 labu darah terkumpul.  Mayoritas pendonor  adalah para prajurit TNI dan ibu-ibu dari PERSIT. Tzu Chi Bandung berharap semoga apa yang ditunjukkan oleh para pendonor ini dapat menjadi inspirasi bagi yang lainnya. Juga bahwa berjalannya misi kemanusiaan adalah tanggung jawab bersama.


Artikel Terkait

Niat Baik Mengalahkan Rasa Takut

Niat Baik Mengalahkan Rasa Takut

24 Desember 2019

Minggu 22 Desember 2019, Yayasan Buddha Tzu Chi Kantor Penghubung Tanjung Balai Karimun mengadakan kegiatan donor darah yang diikuti oleh 51 orang calon donor.

Siklus Cinta Kasih di Tanjung Pinang

Siklus Cinta Kasih di Tanjung Pinang

03 Juni 2014
Pada setiap kegiatan donor darah, relawan selalu memperkenalkan Tzu Chi kepada para peserta melalui kisah Master Cheng Yen beserta Celengan Bambu. Setelah mendengarkan kisah awal Tzu Chi dan Master Cheng Yen, mereka juga diajak untuk menanamkan kebiasaan ‘1 hari 1 kebajikan’ melalui celengan bambu.
Bersedialah Menjadi Donor Sumsum Tulang

Bersedialah Menjadi Donor Sumsum Tulang

14 Agustus 2019

Pekan lalu Sabtu 10 Agustus 2019, TIMA Indonesia mengadakan dua seminar tentang layanan transplantasi sumsum tulang ini. Seminar bagi masyarakat umum menjelaskan apa sebetulnya transplantasi sumsum tulang ini. Melalui seminar ini, TIMA Indonesia ingin menggerakkan hati orang-orang untuk mulai berpikir menjadi donor sumsum tulang.

Bila sewaktu menyumbangkan tenaga kita memperoleh kegembiraan, inilah yang disebut "rela memberi dengan sukacita".
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -