Arti Penting Suatu Pertobatan
Jurnalis : Teddy Lianto, Fotografer : Teddy Lianto|
|
| ||
Bencana alam dan bencana akibat ulah manusia sering terjadi, karena manusia telah terbuai oleh nafsu keinginan sehingga terus mengejar materi dan melukai bumi. Besarnya nafsu keinginan membuat batin tidak damai dan sulit merasa tenteram. Untuk menuntaskan jalinan karma buruk tergantung pada sekilas niat. Bila tidak mawas diri, tidak menyadari dan tidak bertobat, langit pun tidak berdaya membantu semua makhluk. Master Cheng Yen berkata, “Tahun ini merupakan tahun pertobatan bagi seluruh insan Tzu Chi sedunia, saya berharap para relawan dapat menyerap dharma ke dalam hati.meningkatkan kebijaksanaan dan mawas diri, untuk menumbuhkan kondisi batin yang hening.”
Keterangan :
Pada tanggal 3 Juli 2011, di Aula Lantai 2 Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng, Jakarta Barat diadakan kegiatan Jing Si Talk pada pukul 10.00 siang. kegiatan ini merupakan sharing dari seorang anggota Komite Tzu Chi, yakni Chia Wen Yu mengenai pertobatan. “Saat ini manusia secara sadar dan tidak sadar, terus mengeruk sumber daya alam dan lingkungan hanya demi keinginan individu tanpa memikirkan dampak kelanjutannya. Tahun ini, merupakan tahun pertobatan bagi insan Tzu Chi. Master Cheng Yen berharap kita dapat bertobat, menyadari mana yang benar dan mana yang salah. Dengan munculnya kesadaran akan mana yang benar dan salah, maka pertikaian, kebencian, dan penderitaan akan lenyap dan dunia akan dipenuhi dengan cinta kasih,” kata Wen Yu Shijie. Bertobat dapat juga dilakukan dengan mulai bertekad menjadi seorang vegetarian. Dengan bervegetarian, secara tidak langsung kita telah menyelamatkan jiwa makhluk hidup terbebas dari penderitaan dan menyelamatkan bumi. Mengapa demikian? Karena dengan berusaha tidak makan daging, nyawa 1 makhluk hidup terselamatkan dan dengan terus berkurangnya pemotongan daging otomatis berkurang juga pembukaan lahan baru untuk peternakan yang merupakan salah satu penyumbang emisi gas karbon untuk global warming. Terbukti secara ilmiah, dengan mempraktikkan pola hidup vegetarian dapat mengurangi risiko penyakit kronis, misalnya penyakit jantung koroner, stroke, hipertensi, obesitas, osteoporosis dan juga membuat regenerasi kulit sehingga kulit terlihat awet muda. Master Cheng Yen juga mengatakan, “Bervegetarian adalah cara pelepasan hewan ke alam bebas paling efektif. Dengan tidak makan daging, maka tidak perlu membunuh hewan, mencegah hewan dari ditangkap dan dibunuh, atau siksaan rasa sakit akibat diternak dan dipotong, ini baru benar-benar merupakan tindakan memberi jalan hidup bagi hewan.” Untuk beralih menjadi seorang vegetarian secara utuh tidaklah mudah, tetapi seperti yang diucapkan oleh Master Cheng Yen, “Di mana ada tekad, di situ pasti ada jalan.” | |||
Artikel Terkait
Perhatian Relawan untuk Warga Ciherang Pondok di Bogor
05 Juni 2020Tzu Chi Sinar Mas melalui relawan komunitasnya terus bergerak memberikan perhatian dalam mengurangi kesulitan yang dihadapi mayarakat sekitar wilayah komunitas. Pada 22 Mei 2020, paket cinta kasih berupa sembako diberikan kepada 72 keluarga di Desa Ciherang Pondok, Bogor.
Merangkul Generasi Muda untuk Cinta Lingkungan
26 Juni 2015Tangan yang paling indah adalah tangan yang melakukan pelestarian lingkungan, ini adalah salah satu kata perenungan Master Cheng Yen yang menghimbau kita untuk meneruskan tongkat estafet pelestarian lingkungan
Apresiasi Menko PMK untuk Rumkitlap AGP
22 April 2020Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Muhadjir Effendy mengunjungi Rumkitlap AGP bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Sinar Mas, dan Indofood pada Rabu, 22 April 2020. Menko PMK juga hadir bersama Menteri Kesehatan, Kepala Staf Kepresidenan, Kepala BNPB, dan Walikota Jakarta Utara.








Sitemap