Tanggap Darurat Banjir di Kalteng

Jurnalis : Imelda Virgo Vintia (Tzu Chi Cabang Sinar Mas) , Fotografer : Seven David Siringo ringo, Imelda Virgo Vintia (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)

Relawan bergotong royong menyiapkan paket sembako.

“Bila semua orang dapat bersumbangsih dengan cinta kasih yang tulus dan murni, pelita harapan akan menyala di berbaga pelosok gelap dunia.”
(Kata Perenungan Master Cheng Yen)

Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Desa Asam Baru sejak jumat (24/05) menyebabkan aliran sungai Seruyan meluap. Akibatnya pemukiman warga Desa Asam Baru tergenang banjir setinggi ±120 cm di daerah yang terendah. Ditambah banjir kiriman dari Desa Tumbang Manjul sehingga debit air semakin tinggi menerjang rumah-rumah penduduk sekitar.

Pada Selasa (28/05), relawan Xie Li Kalimantan Tengah (Kalteng) 3 melakukan survei ke Desa Asam Baru dan beberapa rumah yang terdampak banjir. Tim relawan mendata berapa warga yang terdampak banjir. Persiapan yang matang segera disusun relawan. Mulai dari pendataan relawan yang akan ke lokasi, sepatu boat, juga pemesanan paket sembako bagi 98 keluarga.

Perjalanan ditempuh sekitar 1 jam menuju Desa Asam Baru dari tempat tinggal relawan.  Dalam perjalanan ini relawan singgah ke toko sembako untuk mengambil paket sembako yang telah dipesan. Relawan bergotong royong mengangkat paket sembako berupa beras 5 kg, gula pasir 1 kg, teh celup 1 kotak, kopi 1 bungkus, minyak goreng 1 liter, telur 1 papan (30 butir) dan mi instan 20 bungkus ke dalam truk.

Relawan berjalan meniti kayu menghindari banjir yang masih tergenang.

Paket Sembako yang diberikan untuk korban terdampak banjir.

Dibantu camat, kapolsek dan aparat, relawan menyalurkan 98 paket sembako bagi warga Desa Asam Baru yang terdampak banjir. Relawan dibagi beberapa kelompok. Ada yang langsung ke rumah-rumah warga. Ada pula yang menaiki sampan yang disediakan perangkat desa. Sementara kelompok yang lain ada yang harus meniti jembatan kayu yang dibuat warga untuk menghubungkan satu rumah dengan rumah lainnya.

Sumanti (42) Kepala Kecamatan Danau Seluluk mengatakan, banjir seperti ini sering kali terjadi setiap tahun karena memang lokasi dekat dengan sungai Seruyan dan semakin hari semakin naik. “Kami sangat berterima kasih sekali kepada Tzu Chi dan bapak ibu sekalian telah tanggap memberikan bantuan kepada warga Desa Asam Baru ini semoga menjadi berkah dan bermanfaat bagi warga yang membutuhkan,” ucapnya saat mendampingi relawan menyalurkan paket sembako.

Firman, Kapolsek Hanau pun ikut serta dalam memberikan bantuan tersebut. “Benar-benar gak nyangka saya, antusiasme ibu-ibu dan bapak-bapak dari perusahaan ikut terjun memberikan bantuan kepada warga, sampai ikut basah-basahan dan mau memberikan senyuman untuk menghibur mereka selain bantuan sembako. Terima kasih banyak Yayasan Buddha Tzu Chi dan PT Sinar Mas sudah membantu warga sekitar perusahaan yang terdampak banjir semoga banjir segera surut dan bantuan bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ucapnya.

Penyerahan bantuan paket dengan mendatangai rumah warga Desa Asam Baru satu per satu.

Sebanyak 98 paket sembako dibagikan kepada warga Desa Asam Baru yang terdampak banjir.

Senyuman terpancar dari korban terdampak banjir Atim (40) saat relawan mengantarkan paket sembako ke rumahnya. “Terima kasih banyak pak bu atas bantuannya semoga banjir cepat surut dan semoga semakin maju perusahaan Sinar Mas ya,” ujarnya.

Terjun langsung menyalurkan bantuan saat banjir membawa kesan tersendiri bagi relawan. Salah satunya Oza Silvia Mega.  “Saya sangat bersyukur bisa ikut serta dalam kegiatan kali ini. Bangga jadi relawan Tzu Chi bisa terjun langsung ke TKP dalam memberikan bantuan, semoga kedatangan dan bantuan ini dapat meringankan sedikit beban warga yang terdampak banjir,” ujarnya.

Editor: Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Banjir 2020: Korban Banjir di Teluk Naga Terima Bantuan Sembako

Banjir 2020: Korban Banjir di Teluk Naga Terima Bantuan Sembako

06 Januari 2020

Tzu Chi memberi bantuan kepada korban banjir di Desa Pangkalan, Kecamatan Teluk Naga, Tangerang. Bantuan tersebut berupa sembako yang terdiri dari 40 dus Mi DAAI, 5 dus air mineral, 5 dus minyak goreng, 470 makanan hangat, dan 20 kg beras.

Bersama Tzu Chi, GPM Jadi Tempat Perlindungan dan Penyaluran Bantuan untuk Pengungsi Banjir

Bersama Tzu Chi, GPM Jadi Tempat Perlindungan dan Penyaluran Bantuan untuk Pengungsi Banjir

06 Maret 2025

Bersama Tzu Chi Sekolah Global Persada Mandiri Bekasi membuka pintunya untuk pengungsi banjir sejak 4 Maret 2025, menyediakan tempat berteduh, makanan, dan perawatan medis.

Membantu Untuk Dua Puluh Hari Kedepan

Membantu Untuk Dua Puluh Hari Kedepan

26 Februari 2014 Melihat kondisi demikian, Yayasan Buddha Tzu Chi merasa tersentuh atas kehidupan para warga. Pasca banjir, pada tanggal 22 Februari 2014, Tzu Chi hadir untuk memberikan perhatian kepada warga di Kecamatan Juwana, Pati, Jawa Tengah.
Bertambahnya satu orang baik di dalam masyarakat, akan menambah sebuah karma kebajikan di dunia.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -