Baksos Kesehatan yang Dinantikan
Jurnalis : Mimi (Tzu Chi Pekanbaru), Fotografer : Mimi, Akuang (Tzu Chi Pekanbaru)
|
| ||
Beda Budaya, Beda Bahasa, Tapi Tetap Satu Keluarga Begitu menginjakkan kaki di lokasi, kami langsung disambut dengan ramah oleh masyarakat setempat dengan sambutan khas Batak. Kegiatan berjalan cukup lancar. Tidak ada kendala dalam bahasa karena ternyata para penduduk dapat mengerti bahasa Indonesia dengan baik. Pengobatan berlangsung mulai pukul 8 pagi hingga 3 sore. Persiapan baksos ini telah dilakukan 1 minggu sebelumnya dan melibatkan warga setempat Setiap penduduk tentu tidak ingin kehilangan momen kasih ini. Terbukti dengan banyaknya pasien yang terus berdatangan. Sebanyak 300 orang lebih memperoleh pelayanan kesehatan. Kegiatan ini melibatkan 49 relawan Tzu Chi Pekanbaru.
Ket : - Dengan teliti dan cekatan para dokter melayani para pasien. (kiri) Jangan Lupa Datang Lagi “Kapan ya Tzu Chi datang lagi ke sini…? Kalau bisa sebulan 2 kali, agar masyarakat di sini selalu sehat.” Begitulah permintaan dari salah seorang pasien bernama Bapak Napitupolo. Herman dan Jamaruddin Shixiong, relawan Tzu Chi Pekanbaru pun menjawab, “ Mudah-mudahan (bisa), Pak. Tergantung RT di daerah ini. Dan juga tergantung permintaan dari masyarakat tentunya. Kami sungguh sangat bersyukur karena ternyata kehadiran kami dapat diterima warga dengan baik. Yang pasti sekarang Bapak lekas sembuh dulu ya dari sakitnya.” Jamaruddin selaku koordinator kegiatan dan juga seluruh relawan Tzu Chi Pekanbaru tentunya mengharapkan kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkesinambungan. Kita tentu tidak menginginkan agar masyarakat banyak yang menderia sakit, namun kita selalu mendoakan agar semua insan manusia di dunia selalu sehat dan bahagia. Jika ada yang dalam kesulitan, relawan Tzu Chi tentu mengharapkan adanya kesempatan untuk selalu siap memberikan pertolongan bagi mereka yang membutuhkan. | |||
Artikel Terkait
Kehadiran Xiao Pu Sa Bikin Senyum Para Lansia Ini Mengembang
17 Maret 2026Bagi lansia di panti jompo, perhatian kecil dari generasi muda menjadi sumber kehangatan yang menyentuh hati. Seperti kunjungan kasih peserta Kelas Bimbingan Budi Pekerti Tzu Chi Medan ke Panti Jompo Taman Bodhi Asri.
Banjir Konawe: Cobaan Berat Bagi Asriani dan Keluarga
21 Juni 2019Asriani, salah satu korban banjir mendapatkan layanan kesehatan dari Tim Medis Tzu Chi bersama ratusan pengungsi lainnya di Desa Wukusao, Wonggeduku. Tahun 2019 ini menjadi tahun yang “berat” bagi Asriani dan keluarga. Selain rumah, sawahnya yang siap panen pun terendam air.
Pemberkahan Akhir Tahun : Belajar dan Memperbaiki Diri di Tzu Chi
01 Februari 2015Minggu, 1 Febuari 2015 adalah hari yang penuh berkah bagi Johnny Chandrina. Dihadapan relawan dan tamu undangan yang memenuhi aula, Johnny berkesempatan berbagi pengalamannya sebelum dan setelah menjadi relawan Tzu Chi.








Sitemap