Baksos Pengobatan untuk Memperingati Hari Juang kartika
Jurnalis : Juliana Santy, Fotografer : Juliana Santy|
|
| ||
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Budiman yang membuka secara langsung Bakti Sosial tersebut mengatakan bahwa pelaksanaan baksos dalam rangka Hari Juang Kartika Tahun 2013 ini melibatkan semua unsur kekuatan TNI seperti TNI Angkatan Udara dan TNI Angkatan Laut, Polri serta unsur Muspida DKI dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Sebanyak 15 Dokter gigi dari TIMA Indonesia (Tzu Chi International Medical Association) ikut serta dalam bakti sosial ini. Sejak sekitar pukul 8 pagi hingga tengah hari, sebanyak 90 orang mendapatkan pengobatan gigi dari Yayasan Buddha Tzu Chi.
Keterangan :
Salah satu dokter yang ikut serta yaitu, Budi Susetyo (71). Sudah sekitar 1,5 tahun ia mengenal Tzu Chi dan ikut terlibat dalam baksos Tzu Chi sebanyak 7-8 kali. Tetapi kegiatan sosial yang diikutinya sudah dimulai 18 tahun lalu, berawal dari lingkungan gereja, “Saya ikut kegiatan sosial sudah 18 tahun di lingkungan gereja, tapi saya tidak membatasi diri di ruang gereja, agama, maupun apa saja, karena saya hanya membantu orang yang membutuhkan,” ucapnya. Di usia senjanya, setelah pensiun mengajar, aktivitas yang telah dilaluinya selama 42 tahun di Universitas Trisakti, ia tetap bersemangat untuk ikut serta dalam berbagai aksi sosial. “Memang kegiatan ini bidang yang saya tekuni yaitu dokter gigi. Kedua, umur saya tinggal berapa sih, supaya nanti disana ada berkah,” tuturnya yang merasa bahagia dapat membantu orang lain yang membutuhkan. Ia pun berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan ditiru oleh institusi lainnya. | |||
Artikel Terkait
Banjir Sumatera: Layanan untuk Warga Kuala Simpang, dari Makanan Hingga Cuci Kendaraan
14 Januari 2026Posko Bantuan Tzu Chi di Kuala Simpang menjadi tempat untuk menyalurkan bantuan air bersih, dapur umum, cuci motor gratis, serta baksos kesehatan untuk warga.
Misi Kesehatan yang Berbudaya Humanis
17 Desember 2019Budaya humanis Tzu Chi merupakan landasan insan Tzu Chi dalam memberikan pelayanan. “Landasan itu harus kita mengerti dan pahami agar dapat diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan begitu, kita dapat membuat orang lebih mengerti dan memahami arti pelayanan dan misi kesehatan Tzu Chi yang sebenarnya,” jelas dokter Mozes Bernard dalam Pelatihan Abu Putih ke-4, relawan komunitas He Qi Timur (01/12/2019).








Sitemap