Bazar Pakaian Layak Pakai di Tzu Chi Lampung, Cerminan Semangat Berbagi

Jurnalis : Hilda Rafika (Tzu Chi Lampung), Fotografer : Hilda Rafika, Ali Sanjaya Sugianto (Tzu Chi Lampung)

Tzu Chi Lampung kembali menggelar bazar pakaian layak pakai pada 28/2/ 2026 di Kantor Tzu Chi Lampung.

Dalam semangat kebersamaan menyambut bulan Ramadan, Tzu Chi Lampung menggelar bazar amal pakaian layak pakai di Kantor Tzu Chi Lampung. Kegiatan tahunan ini tidak hanya bertujuan untuk membantu sesama yang membutuhkan, tetapi juga membawa misi pelestarian lingkungan melalui konsep re-use pakaian. Sebanyak 35 relawan, mulai dari relawan abu putih, abu putih logo, komite, hingga relawan kembang bahu-membahu menyukseskan acara yang berlangsung selama satu hari penuh tersebut demi menyebarkan semangat cinta kasih.

Di balik pakaian yang tertata rapi, ada proses panjang yang telah dilalui. Berbulan-bulan sebelumnya para relawan mengumpulkan donasi dari berbagai pihak yang terdiri dari pakaian, sepatu, tas, boneka, hingga alat rumah tangga lainnya.

Tiap barang yang diterima, tidak hanya dipilah kelayakannya, tetapi juga dicuci, dilipat dan dirapikan dengan penuh perhatian. Semua dilakukan relawan dengan penuh dedikasi agar barang-barang ini dapat memberikan kebahagian bagi pembeli.

Tiga hari sebelumnya, relawan penuh semangat memilah pakaian donasi dengan teliti di kantor Tzu Chi Lampung.

Masyarakat antusias menyambut bazar di Tzu Chi Lampung, bahkan ada yang kembali lagi setelah selesai belanja.

“Kami ingin memastikan setiap pembeli merasa puas dan dihargai dengan mendapatkan pakaian yang layak, serta mereka dapat merasakan manfaatnya dari pakaian yang mereka beli tersebut. Melihat pakaian tersebut bisa dipakai kembali oleh pembeli rasa capek saya waktu pilah, seketika hilang,” ujar Tini dengan penuh semangat.

Sekurangnya ada 2.000 potong pakaian telah tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kesuksesan bazar ini tidak lepas dari semangat dan kerja keras setiap relawan dalam mempersiapkan setiap tahapnya. Beberapa hari sebelum kegiatan, setiap relawan telah menyebarkan flyer melalui media sosial, dan mengajak masyarakat sekitar untuk datang dan turut merasakan manfaat dari kegiatan ini.

Masyarakat sangat antusias menyambut bazar ini, bahkan banyak yang datang sebelum acara dimulai. Mereka sangat bahagia mendapati baju-baju atau celana yang masih bagus dengan harga murah. Seperti yang diungkapkan Mety (57) warga yang sehari-hari berdagang makanan keliling. Ia merasa barang-barang yang dijual sangat meringankan bebannya. Karena barang yang dijual, memang ia butuhkan dan dijual dengan harga murah, berkisar dari seribu hingga tiga puluh lima ribu rupiah. Ia pun membeli beberapa celana, baju dan tas besar untuk anaknya serta dirinya sendiri.

Pembeli harus menukarkan uang tunai dengan kupon terlebih dulu.

Dengan sepenuh hati, Sianni Liana memastikan setiap pembeli yang datang mendapatkan pakaian yang sesuai dengan kebutuhan.  

“ini sangat membantu orang-orang yang kurang mampu, karena masih banyak sekali celana, baju dan tas yang bagus-bagus. Ini saya belanja habis seratus lima puluh ribu rupiah sudah mendapat banyak banget pakaian, baskom dan mainan untuk anak dan diri saya sendiri,” ungkap Mety bahagia sembari membawa pulang hasil belanjanya.

Walaupun waktu persiapannya terbilang singkat, Anita Friatnie, relawan Tzu Chi yang menjadi koordinator kegiatan ini, tetap berusaha supaya bazar berjalan lancar.

“Persiapannya hanya satu minggu, dan saya ditunjuk sebagai penanggung jawab kegiatan ini, dan saya terima dan kerjakan dengan tulus dan sungguh-sungguh. Walaupun sedikit merasa ragu dan takut. Namun saya mendapat dukungan dan arahan dari relawan-relawan yang lebih senior sehingga semuanya berjalan dengan lancar. Ini pertama kalinya saya menjadi koordinator dalam kegiatan ini, dan menjadi pengalaman yang berharga bagi saya,” kata Anita.

Ibu Mety sangat antusias berbelanja pakaian, tas dan alat rumah tangga lainnya, hingga habis 150 ribu rupiah. Ia berharap bazar seperti ini sering diadakan untuk membantu masyarakat kurang mampu.

Hasil dari bazar ini tidak hanya memberi manfaat langsung kepada pembelinya. Seluruh dana yang terkumpul digunakan kembali untuk berbagai misi kemanusiaan Tzu Chi, seperti bantuan sembako, biaya hidup, beasiswa pendidikan, hingga bantuan pengobatan bagi mereka yang kurang mampu.

Setiap pakaian yang terjual bukan hanya sekedar transaksi jual beli, namun setiap potong pakaian adalah bentuk kepedulian, yang mana masyarat pun turut berdonasi dalam misi kemanusiaan Tzu Chi. Bazar pakaian layak pakai ini mengajarkan kepada kita berbagi bukan tentang seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa besar hati kita dalam memberi.

Editor: Khusnul khotimah

Artikel Terkait

Berdonasi Melalui Bazar

Berdonasi Melalui Bazar

22 Oktober 2015 Rabu, 14 Oktober 2015, Tzu Chi Medan mengadakan Festival Produk Jing Si dan Bazar Vegetaris. Ada 160 stan yang ikut dalam kegiatan yang diadakan di halaman Kantor Tzu Chi Medan, kompleks Cemara Asri ini. Uniknya bazar ini tidak hanya melibatkan relawan Tzu Chi saja, namun para donatur pun turut berpartisipasi walau hasil penjualan 100 persen akan disumbangkan kepada Tzu Chi.
Berbelanja Sambil Beramal, Menciptakan Berkah dan Menghargai Berkah Sekaligus Menjaga Bumi

Berbelanja Sambil Beramal, Menciptakan Berkah dan Menghargai Berkah Sekaligus Menjaga Bumi

10 Desember 2025
Bazar Amal Pakaian Layak Pakai kembali digelar di enam titik Xie Li yang ada di bawah naungan Tzu Chi Palembang selama dua hari beturut-turut.
Bazar Aneka Sajian Vegetarian

Bazar Aneka Sajian Vegetarian

30 Juni 2014 Ada kegiatan lain yang tak kalah menarik, yaitu Vegetarian Food Festival yang diselenggarakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
The beauty of humanity lies in honesty. The value of humanity lies in faith.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -