Bekas Bukan Berarti Tak Berarti

Jurnalis : Synhanny (Tzu Ching Medan), Fotografer : Synhanny (Tzu Ching Medan)

Mariany (kedua kiri) menjelaskan harga jual produk-produk yang tersedia kepada seluruh panitia Garage Sale.

Didasari oleh salah satu poin dari prinsip 5R (Rethink, Reduce, Repair, Reuse, Recycle), yakni Reuse kegiatan Garage Sale kembali diadakan di Tzu Chi Medan. Acara ini merupakan wujud pelestarian lingkungan dengan tujuan agar masyarakat khususnya generasi muda lebih sadar akan pentingnya prinsip 5R yang bisa diterapkan ke kehidupan sehari-hari untuk mengurangi limbah dan memperpanjang usia benda.

Siang itu pukul 12.00 WIB, sebanyak 23 relawan muda-mudi Tzu Chi (Tzu Ching) berkumpul di Kantor Yayasan Buddha Tzu Chi Cemara Asri Medan. Kegiatan dimulai dengan briefing harga barang bekas oleh Mariany selaku koordinator perantara antara Tzu Ching dengan pihak Depo Cemara. Adapun sehari sebelumnya, 9 Agustus 2025 para Tzu Ching juga melakukan persiapan seperti pemasangan tenda dan menyisihkan goni-goni berisi barang bekas layak pakai yang meliputi pakaian, alas kaki seperti sepatu ataupun sandal, boneka maupun tas.

Relawan bahu membahu berjualan pakaian bekas layak pakai.

Tingginya antusiasme warga sekitar sempat membuat para relawan kewalahan, namun seiring berjalannya waktu, kegiatan dapat berlangsung kondusif dan para relawan mulai bisa menyesuaikan ritme berjualan mereka. “Dapat boneka, sepatu, baju, banyak banget! Tiap kali mereka buat acara saya selalu mampir, barangnya murah terus masih bagus banget. Kalap pokoknya” ucap Rosy, salah seorang pembeli berusia 26 tahun yang sudah beberapa kali berbelanja di acara Garage Sale ini.

Joshlyn, koordinator utama acara Garage Sale ini berharap agar kegiatan ini dapat memotivasi semakin banyak anak muda sadar akan pentingnya pelestarian lingkungan. “Tujuan Garage Sale ini untuk memperpanjang usia barang yang ada di depo pelestarian Tzu Chi. Hasil dari kegiatan pun 100% didonasikan ke DAAI TV. Ya semoga dengan hasil dari kegiatan Garage Sale ini DAAI TV bisa lebih menyebarkan cinta kasih melalui media elektrik,” tegas Joshlyn yang pertama kali mengemban tanggung jawab sebagai koordinator utama di kegiatan Garage Sale.

Joshlyn Cennatha koordinator utama acara turut serta melipat pakaian untuk dijual.

Mengingat ucapan Master Cheng Yen yang mengatakan “Cara kita berterima kasih dan membalas budi baik bumi adalah dengan tetap bertekad melestarikan lingkungan.” Kegiatan ini tidak hanya merangkul masyarakat untuk ikut bersumbangsih membantu sesama, tetapi juga mengajak masyarakat dan agar lebih bijak dalam mengelola barang mereka sambil beramal.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Menghimpun Cinta Kasih di Bazar Tzu Chi

Menghimpun Cinta Kasih di Bazar Tzu Chi

16 November 2018
Relawan Tzu Chi Pekanbaru menghimpun kekuatan cinta kasih masyarakat Pekanbaru sekaligus menyosialisasikan makanan vegetaris dengan menggelar Bazar Amal dan Vegetarian pada 20-21 Oktober 2018 di Mal Ciputra Seraya, Kota Pekanbaru.
Berbagi Berkah Di Bulan Penuh Berkah

Berbagi Berkah Di Bulan Penuh Berkah

16 Juli 2014
Relawan komunitas He Qi Pusat memberikan perhatian pada warga binaan di wilayah Pademangan, Jakarata Utara dengan mengadakan bazar murah. Bazar ini diadakan karena menjelang hari raya Idul Fitri, harga barang kebutuhan sehari-hari telah merangkak naik.
Bazar Amal di Pademangan

Bazar Amal di Pademangan

02 Agustus 2013 Relawan memanfaatkan waktunya untuk melakukan berbagai kegiatan bersama masyarakat, karena Master Cheng Yen juga berpesan bahwa, “Daripada melewati satu hari dengan sia-sia, lebih baik menggunakan satu detik untuk hal yang bermanfaat.”
Penyakit dalam diri manusia, 30 persen adalah rasa sakit pada fisiknya, 70 persen lainnya adalah penderitaan batin.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -