Relawan Zhen Shan Mei (ZSM) di komunitas He Qi Jakarta Barat 1 mengadakan pelatihan kelas fotografi menggunakan HP.
Pada tanggal 17 Mei 2026, relawan Zhen Shan Mei (ZSM) di komunitas He Qi Jakarta Barat 1 mengadakan pelatihan kelas fotografi yang bertempat di Ruang Budaya Humanis, Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi Cengkareng. Dalam kegiatan ini, materi dibawakan oleh Darwin Anggoro (Basic Foto Skill) dan Rachmat Sudarmanto (Etika Pengambilan Foto dan Media Sosial).
“Tujuan diadakannya kelas ini untuk menjadi ruang belajar dan berbagi pengalaman yang inspiratif, menambah pengetahuan dasar fotografi khususnya menggunaakan HP/Ponsel. Selain itu, kegiatan ini juga melatih kemampuan dan praktek visual foto, serta untuk memahami bahwa fotografi bukan hanya tentang mengambil gambar, tetapi juga tentang menangkap cerita, emosi, dan nilai kemanusiaan dalam setiap momen,” ungkap Rachmat Sudarmanto, PIC kegiatan yang juga merupakan Wakil He Qi ZSM Jakarta Barat 1.
Rachmat Sudarmanto, PIC kegiatan yang juga merupakan Wakil He Qi ZSM Jakarta Barat 1 membimbing para peserta mempraktekkan langsung pengambilan foto menggunakan HP dan tripod.
Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat kebersamaan, sebanyak 22 peserta diperkenalkan pada teknik dasar fotografi menggunakan kamera HP/Ponsel. Mulai dari rasio, pencahayaan, garis bantu, hingga teknik memegang perangkat dan posisi tangan saat mengambil gambar. Seluruh materi disampaikan secara interaktif melalui praktik langsung di kelas, sehingga peserta dapat lebih cepat memahami dan menguasai teknik yang diajarkan.
Andreas, salah satu peserta dari Hu Ai Citra yang hadir bersama istrinya, Dewi, menyampaikan kesannya mengikuti kegiatan pelatihan ini. “Sekarang saya jadi tahu kenapa selama ini kalau saya foto hasilnya kurang menarik. Ternyata cara memegang HP dan posisi tangan saat mengambil foto juga ada tekniknya yang harus dipelajari. Hari ini saya mendapat banyak ilmu. Selain materinya bagus, juga cepat dimengerti karena langsung dipraktikkan di kelas. Ada sesi tanya jawab juga, jadi benar-benar cepat paham,” ujar Andreas.
Antusiasme yang sama juga dirasakan oleh istrinya Dewi. Setelah mengikuti kelas tersebut, ia mengaku tertarik untuk bergabung menjadi bagian dari relawan ZSM Hu Ai Citra agar dapat terus mengembangkan hobi sekaligus ilmu fotografi yang diperolehnya hari itu.
Andreas dan Dewi dengan antusias mempelajari dan bertanya langsung tentang materi yang diajarkan.
Kesan mendalam juga disampaikan oleh Herawati Ruslim (63) yang hadir bersama suaminya, dr. Iwan Surya P (78). Walaupun sudah berusia lanjut, dengan semangat belajar yang tinggi, Herawati mengatakan bahwa usia bukanlah halangan untuk terus menambah wawasan dan mengikuti perkembangan zaman.
“Saya suka belajar, jadi usia bukan halangan buat saya untuk mendapatkan pengetahuan baru. Apalagi sekarang sudah zamannya digital dan media sosial, hampir semua kegiatan perlu foto. Jadi kelas ini sangat berguna. Dari kelas ini saya jadi tahu tata cara dalam fotografi, dan yang lebih menarik lagi ada etika berfoto di Tzu Chi yang mungkin tidak didapat di tempat lain,” ungkap Herawati Ruslim.
Herawati bersama suami dr. Iwan Surya P dengan seksama menyimak bagaimana cara mengatur ratio, pencahayaan dan garis bantu pada handphone.
Rachmat Sudarmanto juga berharap agar para peserta mampu memahami dasar foto dengan baik agar hasil foto menjadi lebih menarik dan dapat bercerita. Selain itu ia juga berpesan agar para peserta juga lebih percaya diri dalam mengembangkan kreativitas dan dapat meneruskan pengetahuan yang didapat kepada relawan dan orang lain.
“Gan En kepada seluruh peserta dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga semangat belajar dan berbagi kebaikan terus bertumbuh melalui setiap karya dan momen yang diabadikan,” kata Rachmat Sudarmanto menutup kegiatan.
Editor: Arimami Suryo A.