Belajar Toleransi Beragama Sedari Dini
Jurnalis : Shelfi (He Qi Utara 1) , Fotografer : Vionita Gunawan (He Qi Utara 1)
Suatu tradisi yang dilakukan setiap tahun pada Hari Lebaran adalah membuat ketupat. Ketupat terbuat dari anyaman daun janur diisi beras yang sudah dimasak setengah matang yang kemudian dikukus, biasa disantap dengan sayur opor atau kari. Ketupat sendiri memiliki filosofi tersendiri yaitu empat sisi nya melambangkan bersyukur, berbagi, toleransi saling menghormati, dan berpikir positif tulus hati.

Anak-anak begitu asyik menganyam helai demi helai pita jepang. Yang sudah selesai membuat ketupat juga membantu temannya agar cepat selesai.

Seorang murid tersenyum bangga karena berhasil membuat ketupat dari bahan pita Jepang.
Artikel Terkait
Belajar Melestarikan Lingkungan Melalui Kelas Budi Pekerti
26 April 2024Kelas Budi Pekerti di Tzu Chi Bandung kali ini bertema pelestarian lingkungan. Anak-anak belajar bagaimana menjaga lingkungan, yang salah satu caranya adalah dengan mengelola sampah.
Menumbuhkan Benih Kebajikan Sejak Dini Melalui Kelas Budi Pekerti
20 Juli 2026Kelas Budi Pekerti Tzu Chi Surabaya kembali mengajak anak-anak belajar nilai-nilai kebaikan bersama orang tua. Kegiatan ini, diharapkan setiap Xiao Pu Sa tumbuh menjadi pribadi yang penuh kasih dan peduli terhadap sesama.
Membina Pola Asuh dan Budi Pekerti yang Baik Sejak Dini
30 Maret 2026Relawan Tzu Chi Medan menggelar Parenting Class dan Kelas Tata Krama untuk membekali orang tua dan anak dengan pemahaman pola asuh, komunikasi efektif, serta nilai karakter dan budi pekerti dalam kehidupan sehari-hari.







Sitemap