Belajar Toleransi Beragama Sedari Dini
Jurnalis : Shelfi (He Qi Utara 1) , Fotografer : Vionita Gunawan (He Qi Utara 1)
Suatu tradisi yang dilakukan setiap tahun pada Hari Lebaran adalah membuat ketupat. Ketupat terbuat dari anyaman daun janur diisi beras yang sudah dimasak setengah matang yang kemudian dikukus, biasa disantap dengan sayur opor atau kari. Ketupat sendiri memiliki filosofi tersendiri yaitu empat sisi nya melambangkan bersyukur, berbagi, toleransi saling menghormati, dan berpikir positif tulus hati.

Anak-anak begitu asyik menganyam helai demi helai pita jepang. Yang sudah selesai membuat ketupat juga membantu temannya agar cepat selesai.

Seorang murid tersenyum bangga karena berhasil membuat ketupat dari bahan pita Jepang.
Artikel Terkait
Kelas Budi Pekerti: Belajar Peduli Lingkungan Sejak Dini
21 September 2022Kelas Budi Pekerti di Tzu Chi Tanjung Balai Karimun kali ini sedikit berbeda karena dilaksanakan di Pantai Ketam. Setibanya di lokasi, para Da Ai Mama mengajak siswa-siswi memperagakan isyarat tangan berjudul Ren Ren Zuo Huan Bao.
Sushi Vegetarian untuk Orang Tua Tercinta
23 Desember 2024Kelas Budi Pekerti di Tzu Chi Pekanbaru selalu menghadirkan materi-materi yang tak membosankan. Kali ini para murid diajak untuk berkreasi membuat Sushi Vegetarian yang akan dipersembahkan kepada orang tua mereka.
Belajar Tentang Berpengertian dan Bertoleransi
20 Februari 2025Murid-murid Kelas Budi Pekerti Qin Zi Ban Besar di Tzu Chi Pekanbaru kali ini belajar tentang sikap berpengertian dan bertoleransi. Bertempat di Kantor Tzu Chi Pekanbaru, kegiatan dihadiri sebanyak 80 peserta.







Sitemap