Benih-Benih Kebajikan itu Tumbuh dan Berkembang di Cikarang

Jurnalis : Nur Al Fajar Rumsari, Marlina (He Qi Cikarang), Fotografer : Anand Yahya, Dok. Tzu Chi Cikarang

Relawan Tzu Chi Cikarang yang saat itu masih Xie Li ialah Erniwati, Veriyanto, dan Tan Kon Po (dari kiri ke kana) yang saat itu sedang melakukan Misi Pelestarian Lingkungan.

Kota Cikarang yang terletak di sebelah timur Kota Jakarta, atau tepatnya di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada tahun 2012-2015 kala itu hanya ada tiga orang relawan Tzu Chi yang berkegiatan di sana. Saat itu, ketiganya berada di bawah naungan Tzu Chi komunitas He Qi Timur. Karena saat itu jumlah relawan masih minim maka kegiatan yang sering dilakukan baru seputar survei pasien kasus (penanganan khusus).

Baru pada tahun 2016, relawan Tzu Chi yang berada di Cikarang ini menginduk ke Tzu Chi komunitas He Qi Pusat yang saat itu diketuai oleh Like Hermansyah. Di tahun yang sama tepatnya 19 Juni 2016, relawan Tzu Chi yang ada di Cikarang mengadakan baksos degeneratif di Sekolah Sariputra, Cikarang.  Sukarelawan yang turut serta dalam baksos kala itu cukup banyak, namun belum bisa tergalang hatinya untuk bergabung ke dalam barisan relawan Tzu Chi.

Saat itu Like Hermansyah merasakan potensi di wilayah Cikarang sangat besar dan punya prospek yang baik.  Ia pun berinisiatif untuk mengadakan Baksos Kesehatan Tzu Chi berskala besar di Cikarang yang mencakup empat poli yaitu katarak, hernia, bibir sumbing, dan tumor minor.  “Saya masih ingat Like berkomentar agar gong-nya (Tzu Chi) lebih terasa, bergema, dan meluas di Cikarang,” ujar Veriyanto (saat ini Ketua He Qi Cikarang) yang saat itu ditunjuk sebagai koordinator kegiatan baksos besar tersebut.

Setelah persiapan dalam kurun waktu kurang lebih 2,5 bulan, pada bulan Juli 2017 diadakan rapat persiapan baksos kesehatan di RS Sentra Medika, Cikarang. Kemudian rapat finalisasi yang diadakan di Tzu Chi Center, PIK menghasilkan susunan panitia baksos kesehatan. Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-119 di RS Sentra Medika Cikarang akhirnya diadakan pada 11 - 13 Agustus 2017 dengan jumlah pasien yang ditangain sebanyak 394 orang.

Baksos kesehatan ini terselenggara dengan dukungan 85% relawan lokal Cikarang dan 15% relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat. Relawan asal Cikarang yang ikut terlibat dan membantu kegiatan Baksos Kesehatan Tzu Chi ke-119 inilah yang menjadi cikal bakal terbentuknya Xie Li (komunitas relawan Tzu Chi) Cikarang. Setelah kegiatan baksos besar selesai, Veriyanto kemudian membentuk grup Whatsapp untuk memposting Kata Perenungan Master Cheng Yen serta memberikan informasi terkait kegiatan Tzu Chi. Dari sini, ia kemudian mengajak para sukarelawan (relawan kembang) untuk mengikuti Pelatihan Relawan Abu Putih dan berhasil melantik 35 relawan.

Karena jumlah relawan telah memenuhi syarat untuk pembentukan sebuah Xie Li, pada 29 Oktober 2017 dengan meminjam salah satu ruangan kelas di Sekolah Sariputra Cikarang, diadakan rapat membahas susunan kepengurusan dan aktivitas relawan ke depannya. Hari tersebut ditetapkan menjadi hari lahirnya Xie Li Cikarang.

Para relawan Tzu Chi komunitas Xie Li Cikarang tampak berkumpul di teras depan ruko di kawasan Union Lippo Cikarang yang pada saat sebelum pandemi masih aktif digunakan sebagai tempat kegiatan kerelawanan.

Kegiatan pertama kali yang diadakan setelah terbentuknya Xie Li Cikarang adalah baksos kesehatan degeneratif yang bekerja sama dengan kelurahan Desa Karang Asih selama 3 bulan berturut-turut dari Maret, April, dan Mei 2018.  Setelah baksos kesehatan degeneratif sukses terlaksana, Xie Li Cikarang menambah kegiatan pelestarian lingkungan untuk para relawan.

Untuk mengakomodir kegiatan tersebut, Xie Li Cikarang mendapatkan pinjaman satu unit ruko tiga lantai di Komplek Union Lippo Cikarang dari salah satu relawan. Ruko ini kemudian dijadikan lokasi kegiatan pelestarian lingkungan dan tempat berkegiatan kerelawanan Tzu Chi hingga tahun 2021.

Jodoh Baik dan Mimpi Sederhana yang Perlahan Menjadi Nyata
Pada H-1 peresmian Kantor Tzu Chi Komunitas He Qi Cikarang, semua relawan di komunitas tersebut tampak sibuk mempersiapkan segala sesuatunya. Ada yang mengoordinasikan konsumsi, ada yang mengecek soundsystem, ada yang memastikan para undangan yang datang, dan ada yang berlatih tambur serta isyarat tangan.

Begitu pula dengan Koerniawan Soesilo, relawan Tzu Chi komunitas He Qi Cikarang yang menjadi Ketua Pembangunan Kantor Tzu Chi Cikarang. Hari itu, ia tampak sibuk memperhatikan setiap detail bangunan baru yang rencananya besok Sabtu, 3 Oktober 2026 akan diresmikan. Sambil ikut membersihkan salah satu bagian gedung, ia pun kembali mengingat beberapa tahun ke belakang yang menjadi titik awal pembangunan Kantor Tzu Chi Cikarang.  

Rapat kepengurusan yang dilakukan para relawan di salah satu ruang kelas Sekolah Sariputra yang kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya Xie Li Cikarang.

Saat itu, relawan Tzu Chi komunitas He Qi Cikarang yang masih berstatus Xie Li Cikarang menjalankan berbagai kegiatan kerelawanan di sebuah ruko tiga lantai di Kawasan Union Lippo Cikarang. Namun, pandemi yang melanda pada 2019 membuat kegiatan Tzu Chi sempat harus dikurangi. Dua tahun berselang, pada 2021, ruko yang selama ini menjadi tempat berkegiatan tersebut rencananya akan digunakan kembali oleh pemiliknya. Kondisi ini membuat relawan perlu mencari tempat baru untuk melanjutkan kegiatan kemanusiaan mereka.

“Dari sanalah muncul sebuah mimpi kecil kami, para relawan Tzu Chi Cikarang, untuk memiliki sebuah bangunan yang dapat menjadi Depo Pelestarian Lingkungan,” kata Koerniawan.

Dengan adanya harapan yang mulai tumbuh itu, munculah sebuah ide dari para relawan untuk menggalang dana untuk pembangunan Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Cikarang melalui Virtual Account (rekening sementara untuk pembayaran digital) yang dibuat dan disetujui oleh Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Liu Su Mei.

Setelah itu, Veryanto selaku Ketua Xie Li Cikarang membentuk panitia pembangunan Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Cikarang. Koerniawan, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Xie Li Cikarang, dipercaya para relawan untuk memimpin pembangunan depo tersebut.

Dari sinilah langkah pembangunan mulai disusun. Tugas dibagi kepada para relawan, sebagian bertanggung jawab mencari lokasi yang tepat untuk dijadikan tempat kegiatan, sementara yang lainnya mengoordinasikan penggalangan dana.

Sebagai ketua pembangunan, Koerniawan tentu memiliki mimpi serupa bersama para relawan, ia mulai mencari lokasi yang dapat menjadi rumah bagi kegiatan relawan Tzu Chi Cikarang. Hingga akhirnya, ia menemukan sebidang tanah di Jalan Abdul Rahman Hakim yang kerap dilaluinya saat berangkat menuju tokonya. Lokasi tersebut kemudian ia rekomendasikan kepada para relawan sebagai salah satu pilihan untuk mewujudkan impian memiliki Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Cikarang.

Gathering relawan Komite Tzu Chi di Xi She Ting, Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara, memberikan jalinan jodoh baik dimana Eka Tjandranegara, salah satu relawan Komite Tzu Chi Indonesia berikrar untuk memberikan dukungan penuh untuk donasi pembangunan Kantor Tzu Chi Cikarang.

Akhirnya pada Maret 2022, setelah relawan Tzu Chi komunitas He Qi Cikarang selesai melaksanakan pembagian Paket Cinta Kasih Idul Fitri, mereka membahas tentang sebidang tanah di Jalan Abdul Rahman Hakim tersebut.  “Setelah kegiatan itu saya membuka obrolan bersama Budi Permana Shixiong dan Juniarti Shijie membicarakan sebidang tanah tersebut. Karena kebetulan tanahnya terbuka dan berada di lokasi jalan raya yang cukup ramai,” ucap Koerniawan.

Setelah berdiskusi dan meninjau langsung lokasi tersebut, para relawan menemukan sebuah jalinan jodoh baik yang tak disangka-sangka. Sebidang tanah yang dinilai sesuai untuk menjadi tempat berdirinya Depo Pelestarian Lingkungan Tzu Chi Cikarang itu ternyata merupakan milik dua relawan Tzu Chi Cikarang, dr. Helen Suryana dan dr. Sutanto.

“Saya benar-benar tidak menyangka, ternyata tanahnya milik salah satu relawan,” kenang Koerniawan.

Di tahun yang sama setelah Xie Li Cikarang mengadakan kegiatan donor darah, Koerniawan bersama Veryanto memberanikan diri meminta izin sekaligus menyampaikan keinginan kepada dr. Helen dan dr. Sutanto untuk membeli tanah tersebut. Namun keinginan tersebut tidak langsung mendapat jawaban. “Saat itu mereka belum bisa memutuskan langsung, ya masih dalam proses pemikiran,” cerita Koerniawan.

“Pucuk Dicinta Ulam Pun Tiba”
Di akhir tahun 2022, titik terang itu muncul bahkan lebih dari yang diharapkan. Impian untuk memiliki sebuah tempat sendiri untuk berkegiatan kini nyata ada di depan mata. Dr. Helen Suryana dan dr. Sutanto kemudian menginformasikan kepada Veriyanto, bahwa mereka ingin mendonasikan 340 meter persegi dari tanah mereka yang terletak di Jl. Arif Rahman Hakim, Cikarang tersebut.

“Makin engga nyangka lagi, kita dihibahkan tanpa membeli sepeser pun,” tutur Koerniawan dengan penuh haru.

Peresmian peletakan batu pertama Kantor Tzu Chi Cikarang dilakukan dengan tiga kali penyekopan. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Liu Su Mei dan Eka Tjandranegara yang saat itu langsung diangkat sebagai Ketua Komite Pembangunan.

Kemudian, pada 4 Mei 2023, para relawan Xie Li Cikarang menyampaikan keinginan mereka kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia untuk memiliki sebuah depo pelestarian lingkungan. Keinginan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan kunjungan relawan Tzu Chi Komunitas He Qi Jakarta Pusat, Like Hermansyah dan Johan Tando, yang datang untuk meninjau lokasi. Keduanya meninjau dan menilai kelayakan tempat itu yang kemudian hasil peninjauan dilaporkan kepada Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Liu Su Mei dan akhirnya mendapat persetujuan untuk pembangunan depo pelestarian lingkungan di lokasi tersebut.

Cita-cita para relawan Tzu Chi komunitas He Qi Cikarang saat itu sederhana, yakni memiliki sebuah depo pelestarian lingkungan. “Karena kami masih belum besar, dalam artian dana yang kami miliki masih terbatas. Kalau membangun kantor, tentu kebutuhannya kan lebih kompleks lagi,” ucap Koerniawan. Di luar dugaan, Liu Su Mei justru mengarahkan mereka agar bangunan tersebut dikembangkan menjadi sebuah kantor. “Ya, kami semakin engga menyangka lagi,” tambahnya.

Jalinan jodoh baik Xie Li Cikarang yang pada tahun 2024 diresmikan menjadi He Qi Cikarang masih terus berlanjut. Saat mereka merisaukan dana untuk pembangunan kantor belum memenuhi target, di Februari 2024 dukungan penuh kembali menghampiri relawan He Qi Cikarang. Saat itu dalam sebuah gathering relawan Komite Tzu Chi di Xi She Ting, Tzu Chi Center, PIK, Jakarta Utara, relawan Tzu Chi Cikarang menampilkan sebuah isyarat tangan. Setelah penampilan selesai, Veryanto selaku Ketua He Qi Cikarang berkesempatan menyampaikan pesan penggalangan hati dan penggalangan dana untuk mendukung pembangunan Kantor Tzu Chi Cikarang.

Saat itu, Eka Tjandranegara, salah satu relawan Komite Tzu Chi Indonesia yang sedang berulang tahun berikrar untuk memberikan dukungan penuh berupa donasi untuk pembangunan Kantor Tzu Chi Cikarang. “Disitu Saya, Veriyanto Shixiong, Helen Shijie, dan semua relawan Tzu Chi Cikarang yang hadir menitikan air mata,” ucap Koerniawan mengenang saat mengharukan tersebut.

Walaupun sudah ada dukungan dana, para relawan menyadari bahwa dalam proses pembangunan Kantor Tzu Chi Cikarang dengan target 4 lantai gedung tidaklah sedikit. Namun, semangat mereka tidak pernah padam dan terus melanjutkan menggalang dana salah satunya dengan melakukan audiensi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar Cikarang. Lagi-lagi jalinan jodoh baik dari salah satu pabrik baja di daerah Cibitung ikut memberikan dukungan bagi pembangunan tersebut.

“Pabrik itu menyumbangkan besi konstruksi kepada kami, ini engga disangka lagi, berkah buat kami relawan Tzu Chi Cikarang,” tutur Koerniawan.

Hingga akhirnya pada 3 Agutus 2024, dilakukan seremoni peletakan batu pertama Kantor Tzu Chi Cikarang yang di hadiri oleh Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Liu Su Mei dan Eka Tjandranegara yang kemudian diangkat menjadi Komite Pembangunan Kantor Tzu Chi Cikarang.

Ketua Pembangunan Kantor Tzu Chi Cikarang, Koerniawan Soesilo yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Tzu Chi Cikarang sedang sibuk mempersiapkan peresmian kantor Tzu Chi Cikarang dengan mengelap salah satu meja yang berada di ruang meeting relawan.

Dalam prosesnya, pembangunan Kantor Tzu Chi Cikarang juga sempat terunda karena surat izin pembangunan masih dalam proses legalitas. “Pembangunannya sempat tertunda kurang lebih satu tahun. Namun, pada 2025, kami melakukan koordinasi kembali hingga proses pembangunan dapat berlanjut,” ucap Koerniawan.

Tak hanya itu, proses pembangunan Kantor Tzu Chi Cikarang juga sempat mendapat penolakan  dari sebagian warga sekitar karena adanya anggapan bahwa pembangunan tersebut membawa unsur agama. Hal itu tidak mematahkan semangat para relawan Tzu Chi Cikarang. “Kami akhirnya melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Kami juga sering mengadakan baksos serta berbagai kegiatan Tzu Chi lainnya, hingga akhirnya masyarakat memahami tujuan dan keberadaan Tzu Chi,” ujar Koerniawan.

Proses pembangunan mulai berjalan kembali tanpa hambatan. Dalam pembangunan tersebut para relawan Tzu Chi Cikarang juga melibatkan beberapa warga sekitar yang menjadi seniman bangunan. Hingga akhirnya pada September 2026 pembangunan Kantor Tzu Chi Cikarang pun selesai dan gedung siap digunakan.

“Sangat bahagia, dengan adanya gedung ini kami berharap bisa lebih banyak berkontribusi kepada warga sekitar dan menambah barisan para relawan. Adanya kantor baru juga akan lebih menumbuhkan semangat relawan serta dapat menjaga jalinan jodoh baik dengan relawan Tzu Chi lainnya. Kami merasa beruntung sekali dengan banyaknya jalinan jodoh baik yang tak terduga hingga akhirnya sampai di titik ini,” ucap Koerniawan penuh sukacita.

Editor: Hadi Pranoto
 

Artikel Terkait

Kebahagiaan dan Ucapan Penuh Syukur di Peletakan Batu Pertama Kantor Tzu Chi Cikarang

Kebahagiaan dan Ucapan Penuh Syukur di Peletakan Batu Pertama Kantor Tzu Chi Cikarang

06 Agustus 2024

Penantian cukup lama bagi relawan Tzu Chi Cikarang untuk bisa memiliki "rumah" sendiri akhirnya terwujud. Berawal dari tiga orang relawan yang menginspirasi ratusan relawan lainnya untuk berbuat kebajikan.

Benih-Benih Kebajikan itu Tumbuh dan Berkembang di Cikarang

Benih-Benih Kebajikan itu Tumbuh dan Berkembang di Cikarang

02 Oktober 2026

Dimulai dari beberapa orang relawan yang berkegiatan, kini sebentar lagi relawan Tzu Chi komunitas He Qi Cikarang akan memiliki rumah baru untuk menyebarkan cinta kasih di wilayah Cikarang untuk masyarakat sekitarnya.

Tak perlu khawatir bila kita belum memperoleh kemajuan, yang perlu dikhawatirkan adalah bila kita tidak pernah melangkah untuk meraihnya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -