Berbagi Bacang Bagi Penerima Bantuan
Jurnalis : David Anggriawan (Tzu Ching Singkawang), Fotografer : David Anggriawan (Tzu Ching Singkawang)|
|
| ||
Sebelum acara dimulai, tepat pukul 8.00, para relawan terlebih dahulu berkumpul di aula kebaktian kantor penghubung, di mana dengan arahan Tjhang Tjin Djung Shixiong, semua relawan bersama-sama membaca 10 sila Tzu Chi. Selain itu, juga diadakan sesi sharing untuk meningkatkan pemahaman mengenai visi dan misi Tzu Chi, dan dilanjutkan dengan peragaan isyarat tangan “Satu Keluarga” untuk membangun rasa kebersamaan di antara para relawan. Ketika jam menunjukkan pukul 9.00, para relawan membagi diri menjadi tiga kelompok yang masing-masing terdiri dari 10 orang. Kelompok pertama yang dipimpin oleh Addy Vincent Shixiong dilakukan di dalam kota Singkawang, kelompok kedua dipimpin oleh Tjhang Tjin Djung Shixiong di daerah Kali Asin dan sekitarnya, sedangkan untuk kelompok ketiga dipimpin oleh Sovie untuk pembagian di daerah Pemangkat dan sekitarnya. Tersirat kegembiraan di wajah penerima bantuan saat melihat relawan Tzu Chi datang dan membagikan bacang kepada mereka.
Keterangan :
Tengah hari, para relawan berkumpul kembali ke kantor penghubung untuk menikmati hidangan yang telah disediakan. Para relawan yang baru kembali menceritakan pengalamannya selama berkeliling membagikan bacang. Seorang relawan baru yang bernama Marsianty sampai menitikkan air mata ketika melihat keluarga penerima bantuan yang terdiri dari empat anak yatim piatu yang telah ditinggal orang tua mereka untuk selama-lamanya sejak masih kecil. Menurut para relawan Tzu Chi, terutama yang baru pertama kali mengikuti acara semacam ini, merasa bersyukur atas kesempatan berpartisipasi dan mengetahui keadaan di dunia luar. | |||
Artikel Terkait
Peduli Warga Korban Banjir di Kota Lampung
22 Januari 2025Pada Sabtu, 18 Januari 2025, Tzu Chi Lampung memberikan bantuan kepada korban banjir di Kota Lampung. Bantuan yang diberikan berupa makanan 165 bungkus dan baju layak pakai sebanyak 2 dus besar kepada warga terdampak.
Rumah Baru, Asa Baru
16 Oktober 2013 Dengan kondisi tersebut, mimpi untuk memperbaiki rumah sangat sulit diwujudkan karena keadaan ekonomi yang masih sangat minim. Beruntung sekali mimpinya untuk membangun rumah dapat terwujud dengan bantuan dari Tzu Chi.








Sitemap