Berbagi Bacang Bagi Penerima Bantuan
Jurnalis : David Anggriawan (Tzu Ching Singkawang), Fotografer : David Anggriawan (Tzu Ching Singkawang)|
|
| ||
Sebelum acara dimulai, tepat pukul 8.00, para relawan terlebih dahulu berkumpul di aula kebaktian kantor penghubung, di mana dengan arahan Tjhang Tjin Djung Shixiong, semua relawan bersama-sama membaca 10 sila Tzu Chi. Selain itu, juga diadakan sesi sharing untuk meningkatkan pemahaman mengenai visi dan misi Tzu Chi, dan dilanjutkan dengan peragaan isyarat tangan “Satu Keluarga” untuk membangun rasa kebersamaan di antara para relawan. Ketika jam menunjukkan pukul 9.00, para relawan membagi diri menjadi tiga kelompok yang masing-masing terdiri dari 10 orang. Kelompok pertama yang dipimpin oleh Addy Vincent Shixiong dilakukan di dalam kota Singkawang, kelompok kedua dipimpin oleh Tjhang Tjin Djung Shixiong di daerah Kali Asin dan sekitarnya, sedangkan untuk kelompok ketiga dipimpin oleh Sovie untuk pembagian di daerah Pemangkat dan sekitarnya. Tersirat kegembiraan di wajah penerima bantuan saat melihat relawan Tzu Chi datang dan membagikan bacang kepada mereka.
Keterangan :
Tengah hari, para relawan berkumpul kembali ke kantor penghubung untuk menikmati hidangan yang telah disediakan. Para relawan yang baru kembali menceritakan pengalamannya selama berkeliling membagikan bacang. Seorang relawan baru yang bernama Marsianty sampai menitikkan air mata ketika melihat keluarga penerima bantuan yang terdiri dari empat anak yatim piatu yang telah ditinggal orang tua mereka untuk selama-lamanya sejak masih kecil. Menurut para relawan Tzu Chi, terutama yang baru pertama kali mengikuti acara semacam ini, merasa bersyukur atas kesempatan berpartisipasi dan mengetahui keadaan di dunia luar. | |||
Artikel Terkait
Semangat Juang Erizon
23 Februari 2017Sore itu Erizon (51) baru saja mendaratkan tubuhnya di kursi roda saat relawan Tzu Chi datang berkunjung. Ia menyambut relawan Tjio Soh Khiem dan Kwe Sun Kie dengan ramah. Tawa canda menyeruak bak karib yang sudah lama tak bertemu.
MTsM Pangkalan Koto Baru Siap Menghadapi UNBK
09 November 2018Batin Tenang, Cinta Kasih pun Berkembang
21 November 2016Sudah lima tahun ini Teddy Satyawan mengalami low vision atau lemah penglihatan. Jarak pandangnya hanya dua meter. Meski begitu, ia tetap semangat bekerja dan juga beribadah.








Sitemap