Berbagi Kasih di Rumah Autis Tanjung Priok

Jurnalis : Widodo (Tzu Chi Cabang Sinar Mas), Fotografer : Widodo, Anderson (Tzu Chi Cabang Sinar Mas)

Relawan tampak membantu menyusun bilah rotor kincir angin yang telah selesai diwarnai.

“Kekuatan akan menjadi besar bila kebajikan dilakukan bersama-sama; berkah yang diperoleh akan menjadi besar pula.”
(Kata Perenungan Master Cheng Yen)

Kepedulian ditunjukkan Tunas Relawan ke anak-anak yang belajar di Rumah Autis yang terletak di Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Sabtu (13/6/26). Tunas Relawan merupakan kumpulan karyawan lintas pilar usaha Sinar Mas yang ingin berbagi kebahagiaan untuk mereka yang membutuhkan. Dalam kunjungan kali ini, relawan menyerahkan donasi mainan dan buku yang telah dikumpulkan dari karyawan Sinar Mas.

Bantuan mainan dan buku sebelumnya juga telah disalurkan ke Sekolah Pondok Domba di Penjaringan, Jakarta Utara dan Rumah Singgah di Rumah Susun Cinta Kasih, Cengkareng, Jakarta Barat. Dan kali ini, relawan menyalurkan bantuan ke anak-anak yang berada di Rumah Autis, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Rumah Autis merupakan layanan daycare yang bernaung di bawah Yayasan Cahaya Keluarga Fitrah (CAGAR) dengan tujuan menjembatani kebutuhan tempat terapi maupun sekolah bagi penyandang autis maupun anak berkebutuhan khusus lainnya dengan biaya yang terjangkau bahkan gratis. Selain di Tanjung Priok, Rumah Autis juga ada di Bekasi, Depok, dan Karawang.

Penampilan tarian Ondel-ondel menyambut Tunas Relawan.

Kunjungan relawan disambut hangat pengajar dan anak-anak dari Rumah Autis. Tarian ondel-ondel mereka sajikan untuk menyambut para relawan. Dengan memakai baju adat Betawi mereka menari mengikuti musik yang diputar.

Setelah itu, giliran relawan mengajak anak-anak spesial ini untuk mewarnai kincir angin. Anak-anak dibagi dalam empat kelompok yang tiap kelompok ditemani relawan. Setelahnya, relawan membantu membagikan paket kincir angin ke masing-masing anak. Kincir angin ini terdiri dari empat bilah rotor yang telah diberikan lukisan beragam bentuk. Juga satu pegangan dari sedotan. Setiap kelompok dibagikan spidol untuk mewarnai. Seketika anak-anak mengambil spidol dan tenggelam dalam proses mewarnai. Celoteh anak-anak terdengar, keriuhan juga mewarnai sepanjang proses mewarnai ini.

Bilah rotor yang telah diwarnai segera dirangkai. Relawan turut membantu. Anak-anak yang telah selesai segera membawa kincir anginnya ke depan kipas angin. Dan ketika kincir angin berputar, tawa bahagia pun terlihat di wajah mereka.

“Hari ini kita seru-seruan bareng intinya. Tadi kita sudah main bareng, joget-joget bareng, terus tadi kita main satu games di mana kita gambar satu kincir lalu mewarnai bareng-bareng mereka. Terus mereka senang banget kayak keren banget. Dan setelah itu kita juga memberikan donasi ini berupa mainan seperti boneka, buku itu yang sudah kita kumpulkan sama teman-teman Sinar Mas,” ungkap Jihad Ardhan, salah satu relawan.

Penyerahan bantuan secara simbolis yang diterima langsung Fetty Juniyarti.

Kehadiran relawan disambut hangat Fetty Juniyarti, Kepala Program Rumah Autis Tanjung Priok. “Masyallah saya senang banget karena mereka jarang sekali ya seperti tadi ceritakan mereka itu untuk penerimaan sosialnya itu kadang-kadang lingkungan tidak mendukung untuk itu, tapi alhamdulilah kakak-kakak Tzu Chi datang ke sini, mereka bisa bermain dan mereka bisa menikmati permainannya,” ujarnya. “Semoga kolaborasi ini bisa dilanjutkan di masa mendatang,” harap Fetty Juniyarti.

Kunjungan ini bukan sekadar mengenal anak-anak spesial, tetapi juga belajar tentang kesabaran, penerimaan, dan cinta kasih. Dari setiap senyum yang terukir, Tunas Relawan pulang membawa pemahaman bahwa anak-anak spesial ini perlu terus didampingi dan dikuatkan.  

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Senyum Terindah Dari Panti Asuhan  Muhammadiyah

Senyum Terindah Dari Panti Asuhan Muhammadiyah

30 Mei 2015

Sebanyak 30 insan Tzu Chi yang dikoordinatori oleh Ami Haryatmi bermain bersama 35 anak panti. Mereka sangat bersukacita. Terlihat pula beberapa anak asuh yang masih jauh di bawah umur yang seyogyanya masih sangat membutuhkan kepedulian dari masyarakat yang peka akan penderitaan mereka.

Komitmen Relawan Tzu Chi dan Cinta Kasih untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Komitmen Relawan Tzu Chi dan Cinta Kasih untuk Anak Berkebutuhan Khusus

26 Desember 2024

SLB Kasih Bunda, yang didirikan dengan semangat membantu anak-anak berkebutuhan khusus, menjadi saksi perayaan Hari Ibu dalam suasana penuh emosi dan kehangatan.

Muda-Mudi yang Menebar Senyuman di Yayasan Bhakti Luhur

Muda-Mudi yang Menebar Senyuman di Yayasan Bhakti Luhur

27 Desember 2024

Relawan Muda-Mudi Tzu Chi (Tzu Ching) Tangerang berbagi kebahagiaan di Yayasan Bhakti Luhur, Tangerang, Banten. Ini wujud cinta kasih tanpa pamrih, memberi kebahagiaan kepada mereka yang berkebutuhan khusus.

Tak perlu khawatir bila kita belum memperoleh kemajuan, yang perlu dikhawatirkan adalah bila kita tidak pernah melangkah untuk meraihnya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -