Berbagi Kasih Melalui Setetes Darah

Jurnalis : Ali Tanoto (He Qi Jakarta Barat 3), Fotografer : Ali Tanoto (He Qi Jakarta Barat 3)
Para donor datang dengan bersemangat, mengisi formulir pendaftaran donor darah.

Mengawali bulan Februari dengan penuh makna, Relawan Tzu Chi di He Qi Jakarta Barat 3 yakni di komunitas Jembatan Besi kembali menggelar donor darah di Seasons City Trade Mall. Meski sedang hujan, semangat berbagi kasih para relawan dan para donor tetap mengalir tanpa surut.

Donor darah yang rutin dilaksanakan setiap tiga bulan ini diikuti oleh 82 peserta. Dari kegiatan tersebut, berhasil terkumpul 69 kantong darah yang diharapkan dapat membantu sesama yang membutuhkan. Acara ini terlaksana berkat dukungan sebanyak tujuh belas relawan dan tujuh petugas medis dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Henny berinteraksi dengan para donor, sambil mensosialisasikan Misi Amal dan Misi Pendidikan Tzu Chi.

Ibu Supriyanti didampingi Ibu Yuli (anak), menuang celengan bambu yang dikumpulkan selama tiga bulan sebagai bentuk kepedulian dan kasih bagi sesama.

Yolanda selaku penanggung jawab, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas ketulusan hati para relawan dan donor. Di tengah cuaca yang kurang bersahabat, semua tetap hadir dengan satu niat yang sama yaitu menebar kasih melalui aksi nyata.

“Bagi saya, donor darah bukan sekadar membantu menyelamatkan nyawa, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus membangun komunitas yang saling peduli dan berbagi,” ujarnya.

Dokter melakukan pemeriksaan kesehatan pada donor untuk menjamin proses donor darah dapat berjalan lancar, baik sebelum maupun setelah mendonorkan darah.

Pada kesempatan ini, para  relawan juga memberikan sosialisasi Misi Tzu Chi serta penuangan Celengan Bambu, sebagai wujud nyata menanamkan nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Henny turut memperkenalkan Kelas Budi Pekerti sebagai bagian dari Misi Pendidikan Tzu Chi, yang rencananya akan membuka pendaftaran pada bulan Mei mendatang.

Kegiatan ini semakin sarat makna dengan kisah-kisah inspiratif dari para donor. Salah satunya Ibu Supriyanti yang datang bersama anak dan cucunya dari Kebon Jeruk. Dengan penuh ketulusan, ia mendonorkan darah sekaligus menuangkan isi Celengan Bambu yang berasal dari hasil berjualan nasi uduk. Uang ia sisihkan sedikit demi sedikit setiap hari selama tiga bulan.

Suasana pengambilan darah pendonor oleh petugas medis dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo.

Kisah lain datang dari Pak Mohamad Feri dan Apip, yang sengaja meluangkan waktu datang dari tempat kerja mereka di sebuah hotel di kawasan Grogol, Jakarta Barat. Mengetahui kegiatan ini dari banner yang terpasang di Seasons City Mal, keduanya tergerak untuk mengajak rekan-rekan kerja turut mengisi celengan bambu di tempat kerja mereka, lalu membawanya bersama saat kegiatan donor darah.

Melalui setetes darah dan celengan kecil yang diisi dengan ketulusan, benih-benih kebajikan kembali ditanam. Semoga cinta kasih ini terus mengalir, menyatukan hati, dan membawa manfaat bagi lebih banyak kehidupan.

Editor : Khusnul Khotimah

Artikel Terkait

Lakukan Kebajikan Melalui Donor Darah

Lakukan Kebajikan Melalui Donor Darah

27 Oktober 2016
Minggu, 16 Oktober 2016, Tzu Chi Padang mengadakan kegiatan Donor Darah ke-15 yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia setempat. Dari 138 peserta, PMI berhasil mendapatkan 126 kantong, hasil tersebut mengalami peningkatan dari 3 bulan sebelumnya.
Niat Membantu Sesama

Niat Membantu Sesama

19 Desember 2019

Sabtu, 14 Desember 2019,  relawan komunitas He Qi Barat 1 kembali mengadakan kegiatan donor darah di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Alur Dahlia, Tegal Alur, Jakarta Barat.

Demi Sesama, Kita Berjuang Melalui Donor Darah

Demi Sesama, Kita Berjuang Melalui Donor Darah

29 Desember 2023

Menutup tahun 2023, komunitas relawan Tzu Chi di Xie Li Sunter yang merupakan bagian dari He Qi Pusat melaksanakan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia atau PMI serta RS. Royal Progress Sunter, Sabtu 23 Desember 2023.

Hakikat terpenting dari pendidikan adalah mewariskan cinta kasih dan hati yang penuh rasa syukur dari satu generasi ke generasi berikutnya.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -