Berbagi Kebaikan Dengan Ilmu

Jurnalis : Rizki Hermadinata (Tzu Chi Bandung), Fotografer : Muhammad Dayar (Tzu Chi Bandung)

Para relawan Tzu Ching dengan antusias membagikan ilmu tentang desain grafis kepada murid-murid PKBM Bina Bangsa Berkarakter, membantu mereka mengembangkan keterampilan kreatif di bidang digital.

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Bangsa Berkarakter adalah lembaga pembelajaran kesetaraan tingkat Sekolah Menengah Atas (Paket C). PKBM ini didirikan secara mandiri oleh masyarakat setempat dan berlokasi di Kampung Cilimus Desa Padaasih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Sejak berdiri pada tahun 2012, PKBM ini berkomitmen membantu anak-anak yang putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

“Kami mendirikan sekolah non formal ini tanpa biaya, karena lingkungan kami mayoritas adalah warga kurang mampu yang menghadapi berbagai masalah, baik ekonomi, sosial, maupun kesehatan,” ujar Dra. Rosani Pudjiati, M.Pd., Kepala PKBM Bina Bangsa Berkarakter.

Alvin Apriyanto (tengah), relawan Tzu Chi Bandung, sedang memberikan arahan teknis mengenai cara mengambil sudut video yang menarik, agar murid dapat membuat konten digital yang lebih berkualitas.

Kegiatan belajar mengajar di PKBM Bina Bangsa Berkarakter berlangsung layaknya di sekolah formal, dengan 11 guru yang mengajar di sana. Salah satu pengajarnya adalah Lia Yuliani, lulusan angkatan delapan pada tahun 2018. Lia menceritakan bahwa awalnya ia ingin mengejar kesetaraan SMA meskipun usianya sudah tidak muda lagi saat itu. Namun, dengan semangat yang tinggi, ia berani mengambil kesempatan belajar di tempat ini.

Tak hanya sampai di situ, setelah menyelesaikan belajar dan memperoleh ijazah Paket C, Lia melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pendidikan tersebut dibiayai oleh PKBM Bina Bangsa Berkarakter hingga ia meraih gelar Sarjana Pendidikan dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Siliwangi, Fakultas Pendidikan Guru Pendidikan Usia Dini (PAUD). Kini, Lia kembali ke PKBM sebagai guru konseling.

“Alhamdulillah, saya bisa mengikuti perkuliahan dengan baik selama empat tahun. Setelah lulus, Ibu Kepala Sekolah menugaskan saya menjadi guru TK, kemudian saya juga dilibatkan di PKBM sebagai guru BK, PKN, dan guru olahraga,” ucap Lia. Ia menambahkan sering berada di PKBM setiap hari karena merasa bertanggung jawab. Ia juga berkomitmen untuk mengabdi di sana selama masih sehat dan mampu.

Murid-murid PKBM menunjukkan semangat dan antusiasme yang tinggi saat mengikuti pelatihan digital ini, berusaha menambah wawasan dan kemampuan mereka di era teknologi.

Semangat inilah yang menggerakkan para relawan muda Tzu Chi, atau Tzu Ching, untuk berkunjung ke PKBM Bina Bangsa Berkarakter pada 14 Juni 2025. Mereka datang untuk berbagi ilmu sekaligus memberikan perhatian kepada para murid. Alvin Apriyanto, relawan Tzu Chi menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memberikan dukungan dan fasilitas yang lebih layak bagi anak-anak di PKBM, yang kebanyakan berasal dari keluarga kurang mampu.

Dalam kunjungan tersebut, para Tzu Ching memberikan pelajaran tentang pemasaran digital dan desain. Mereka mengajak murid-murid PKBM untuk mengenal dunia digital serta belajar menjadi influencer. Antusiasme para murid sangat terasa, mereka mengikuti pelajaran dengan penuh perhatian dan semangat.

Alvin Apriyanto menjelaskan bahwa dalam kunjungan tersebut, Tzu Ching berbagi berbagai keterampilan mulai dari cara mengedit video, membuat konten menarik, hingga digital design grafis. Mereka mengajarkan murid cara membuat poster dan CV. “Supaya anak-anak itu nanti sudah lulus bisa tahu arahnya kemana, dan misalkan ada ketertarikan di desain, mungkin anaknya bisa langsung lanjut ke Desain Komunikasi Visual (DKV) mungkin,” ucap Alvin.

Dra. Rosani Pudjiati, M.Pd., Kepala PKBM Bina Bangsa Berkarakter, menyampaikan apresiasi yang besar atas kunjungan relawan Tzu Chi yang dengan tulus berbagi ilmu dan semangat kepada para murid.

Kunjungan ini bukan yang pertama kali. Sebelumnya, Tzu Ching juga pernah datang untuk mengenalkan organisasi Tzu Chi kepada para murid PKBM Bina Bangsa Berkarakter. Acara ini mendapat sambutan hangat dari pengurus, guru, hingga alumni yang turut hadir.

Dra. Rosani Pudjiati, M.Pd., Kepala PKBM Bina Bangsa Berkarakter, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas motivasi yang terus diberikan dari berbagai kalangan, mulai dari teman-teman Buddha Tzu Chi, komunitas lain, hingga pemerintah. “Motivasi harus diberikan secara terus-menerus agar dapat membangkitkan semangat mereka, menghilangkan rasa minder, dan membuat mereka ingin maju seperti anak-anak lainnya. Oleh karena itu, kami selalu siap menerima dukungan dari berbagai komunitas mana pun,” kata Rosani.

Kunjungan ini merupakan yang kedua kalinya, setelah sebelumnya para relawan Tzu Ching berkunjung untuk memperkenalkan Tzu Chi serta memberikan motivasi awal kepada murid-murid PKBM.

Kunjungan relawan kali ini juga mengajarkan Tzu Ching untuk lebih bersyukur atas apa yang dimiliki. Masih banyak orang yang menghadapi keterbatasan dalam mendapatkan pendidikan layak. Dari semangat juang murid-murid PKBM Bina Bangsa Berkarakter, kita belajar bagaimana mereka berusaha keras untuk meraih masa depan penuh harapan.

Alvin Apriyanto, relawan Tzu Chi Bandung, berharap semua relawan bisa belajar dari semangat juang murid-murid ini dalam mengejar pendidikan yang baik. Ia mengingatkan agar kita lebih bersyukur karena telah mendapat pendidikan yang layak dan dapat berbagi ilmu demi meraih harapan bersama di masa depan.

Editor: Metta Wulandari

Artikel Terkait

Dilantiknya Generasi Muda Penerus Tzu Chi di Bandung

Dilantiknya Generasi Muda Penerus Tzu Chi di Bandung

07 Oktober 2022

Sebanyak 11 mahasiswa dari berbagai kampus di Bandung dilantik menjadi barisan Tzu Ching pada 2 Oktober 2022. Pelantikan ini menandakan semangat untuk menebar cinta kasih di kalangan generasi muda terus dilakukan.

Tzu Ching Camp: Ada Tekad, Ada Hati

Tzu Ching Camp: Ada Tekad, Ada Hati

01 Desember 2011 Luar biasa, itulah komentar yang diucapkan para peserta dan panitia yang melihat dan menyaksikan drama ini. Satu per satu para panitia Tzu Ching Camp VI yang tidak menjadi pemeran drama dan shou yu mengucapkan selamat kepada para pemeran.
Tzu Ching Camp 2015: Sekaranglah Saatnya

Tzu Ching Camp 2015: Sekaranglah Saatnya

25 Agustus 2015

Pertama kali mengikuti Tzu Ching Camp, Fatah dipenuhi dengan semangat. Setelah camp ini, ia ingin menerapkan apa yang sudah ia pelajari selama camp dan bergabung dalam barisan relawan Tzu Ching.

Dengan keyakinan, keuletan, dan keberanian, tidak ada yang tidak berhasil dilakukan di dunia ini.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -