Berbuat Kebajikan Melalui Donor Darah

Jurnalis : Fanny Aprilia (Tzu Chi Pekanbaru), Fotografer : Cindy Clara (Tzu Chi Pekanbaru)


Para calon pendonor sedang mendaftarkan diri untuk ikut serta dalam kegiatan donor darah yang digelar oleh Tzu Chi Pekanbaru yang bekerja sama dengan PMI Kota Pekanbaru.

Menolong orang tidak harus berupa materi, salah satunya bisa juga melalui kegiatan donor darah. Karena, melakukan donor darah merupakan bentuk pertolongan yang sangat bermanfaat bagi umat manusia. Sudah menjadi rahasia umum bahwa donor darah ini tidak hanya bermanfaat bagi penerima, namun juga bagi pendonor. Hal inilah yang sangat mendukung dilakukannya kegiatan donor darah secara rutin oleh Tzu Chi Pekanbaru. Setiap tahunnya, Tzu Chi Pekanbaru melakukan kegiatan donor darah sekitar 3-4 kali.

Pada Minggu, 20 Mei 2018, Tzu Chi Pekanbaru kembali menggelar kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Pekanbaru. Sekitar pukul 08.30 WIB petugas PMI sudah sampai di kantor Tzu Chi Pekanbaru yang bertempat di Jl. Ahmad Yani no. 42 E-F dengan membawa perlengkapan untuk kegiatan donor darah.


Sebelum mendonorkan darahnya, dilakukan pemeriksaan kondisi fisik dasar seperti tes tensi darah dan kadar Hb (Hemoglobin).

Setelah persiapan selesai, pendaftaran untuk masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya langsung dibuka. Sebagian pendonor yang sudah terlebih dahulu hadir juga langsung mengisi data-data yang diperlukan. Sebelum melakukan donor darah, para pendonor diwajibkan untuk memeriksa kesehatan mereka terlebih dahulu seperti, tes tensi darah, tes kadar Hb (Hemoglobin), serta beberapa tes kesehatan fisik dasar lainnya.

Kegiatan donor darah ini ternyata mengetuk hati Michael (17) untuk mengikutinya. Ia salah seorang Tzu Ching (muda-mudi Tzu Chi) yang baru pertama kali mendonorkan darahnya. “Rasanya agak ngilu-ngilu kebas gitu sih, tapi sebanding lah dengan manfaat donor darah dan juga demi menolong sesama. Di satu sisi mau ikut donor darah karena diajak teman, tapi akhirnya bisa memberanikan diri untuk ikut mendonor juga,” ujar Michael.


Michael, salah satu Tzu Ching dari Tzu Chi Pekanbaru ikut serta mendonorkan darahnya. Kegiatan ini pun menjadi pengalaman pertama baginya.

Relawan Tzu Chi Pekanbaru juga menyediakan konsumsi bagi para pendonor yang telah diambil darahnya untuk mengembalikan kondisi tubuh. Dari 99 calon pendonor yang mendaftar, sebanyak 87 orang yang berhasil mendonorkan darahnya. Sedangkan 12 orang yang belum berjodoh untuk mendonorkan darahnya karena ada beberapa masalah ketika melakukan tes sebelum donor darah.

Kesempatan berbuat kebajikan seperti kegiatan donor darah ini sudah sepantasnya kita genggam. Dengan harapan, setiap tetes darah kebajikan bisa membantu orang-orang yang memang membutuhkan transfusi darah. Hal tersebut seperti yang dikatakan Master Cheng Yen dalam salah satu kata perenungannya: “Genggamlah kesempatan untuk berbuat kebajikan. Bila hanya menunggu, kesempatan itu akan berlalu dan semuanya sudah terlambat.”

Editor: Arimami Suryo A.

Artikel Terkait

Donor Darah untuk Sesama

Donor Darah untuk Sesama

06 Juli 2011 Kesibukan untuk mempersiapkan kegiatan ini sudah tampak sejak satu hari sebelumnya, dimana koordinator kegiatan dan segenap ketua seksi sudah sibuk mempersiapkan sarana pendukung untuk acara donor darah keesokan harinya.
Mari Berdonor Darah

Mari Berdonor Darah

25 Oktober 2022

Komunitas Xie Li Tamken yang merupakan bagian dari Tzu Chi Palembang kembali mengadakan donor darah yang bekerja sama dengan PMI Kota Palembang, Minggu 23 Oktober 2022. Sebanyak 144 orang berhasil mendonorkan darahnya.

Semangat Hari Pahlawan pada Donor Darah yang Digelar DAAI TV

Semangat Hari Pahlawan pada Donor Darah yang Digelar DAAI TV

10 November 2021

Memperingati Hari Pahlawan, DAAI TV bekerja sama dengan PMI DKI Jakarta menggelar donor darah yang dikuti oleh para staf Badan Misi di area Tzu Chi Center, PIK pada Rabu, 10 November 2021 dan diikuti oleh 100 peserta.

Ada tiga "tiada" di dunia ini, tiada orang yang tidak saya cintai, tiada orang yang tidak saya percayai, tiada orang yang tidak saya maafkan.
- Kata Perenungan Master Cheng Yen -