Bersatu Hati Mengikuti Jejak Langkah Master
Jurnalis : Nuraina (Tzu Chi Medan), Fotografer : Amir Tan, Lukman, Zushin Prayetno (Tzu Chi Medan)|
|
|
||
|
Karena setiap bagian telah tersusun dengan baik, satu hari sebelum acara dimulai, 8 Maret 2014, relawan berbondong-bondong datang ke kantor Tzu Chi Medan untuk mempersiapkan tempat: dekor ruangan, bersih-bersih, menyusun kursi dan meja. Pelatihan kali ini menjadi sangat luar biasa karena diikuti oleh 3 relawan yang sudah lanjut usia yaitu Ponidjan (82 tahun), Linda Sury (81 tahun), keduanya berasal dari Kota Kisaran. Untuk dapat ke acara pelatihan, mereka harus menempuh perjalanan selama 4 jam dari kisaran. Dan yang ketiga adalah Yin Hua (77 tahun). Ketiga orang ini sudah sering membantu di kegiatan pelestarian lingkungan yaitu sebagai relawan daur ulang. Ketika waktu menunjukkan jam 08.00 WIB acara pun dibuka oleh Merry Sudilan Shijie. Nampak peserta pelatihan kali ini begitu serius mengikuti acara demi acara, dari ceramah Master Cheng Yen, sampai ke sharing setiap misi Tzu Chi dan juga tata krama Tzu Chi. Jumlah peserta kali ini adalah 152 orang dan jumlah relawan yang ikut membantu adalah 89 orang. Di dalam acara, dijelaskan mengenai struktur 4in1 oleh Handra Sikoko Shixiong. “Semua relawan harus memahami bahwa di Tzu Chi tidak ada yang lebih hebat ataupun lebih senior bahkan dianggap lebih berkuasa. Dan bagi relawan yang diberi tanggung jawab dalam kepengurusan, tidak berarti mempunyai jabatan atau kuasa tetapi sebenarnya berkewajiban memikul tanggung jawab yang diberikan tanpa pamrih,” jelas Handra. Selain itu Handra Shixiong juga menyampaikan harapannya kepada relawan, “Saya harap semua relawan dapat menjaga semangat bersumbangsih untuk orang banyak bagaikan kita menjaga sebuah lilin yang menyala, jangan sampai lilin kita redup sendiri atau mati dihembus orang lain dan yang paling penting janganlah kita menghembus lilin orang lain menjadi redup bahkan mati tak bercahaya.”
Keterangan :
Semua sesi dalam pelatihan ini memberikan penjelasan dan motivasi agar dalam melakukan kegiatan, relawan bisa saling toleransi dan saling menghormati. Seperti kata perenungan Master Cheng Yen, “Saat kita menghadapi kondisi buruk yang berhubungan dengan orang atau masalah, kita hendaknya dapat menerimanya dengan hati bersukacita, sehingga dengan sendirinya kita akan mendapatkan jalinan jodoh baik dan buah karma baik.” Setelah melewati serangkaian acara, akhirnya sebagai penutup sesi sharing, Mujianto selaku Ketua Tzu Chi Medan memberikan pesan-pesan cinta kasih. “Saya sangat senang dan bangga hari ini. Senang karena hari ini telah bertambah barisan Bodhisatwa di Tzu Chi Medan dan saya bangga karena pelatihan abu putih kali ini diikuti tiga orang relawan lansia yang tetap semangat mengikuti acara dari pagi sampai acara selesai. Semoga semangat ketiga relawan lansia ini bisa memotivasi para relawan agar bisa bersumbangsih dan jangan menyia-nyiakan waktu,” kata Mujianto. Sebelum acara pelatihan abu putih ini berakhir, seluruh peserta pelatihan diajak untuk berdoa bersama atas tragedi yang menimpa pesawat Malaysia Airlines (MAS) dan juga berdoa untuk semua bencana yang menimpa Indonesia dan negara lainnya. Kemudian acara pelatihan abu putih ditutup dengan melihat tayangan video kilas balik dari sebelum sampai sesudah acara berakhir. Semoga semua relawan bisa memetik arti dari pelatihan ini dan bersama-sama bergandengan tangan menyelesaikan tugas-tugas dalam membantu orang-orang yang memerlukan bantuan kita, dan bersatu hati mengikuti jejak langkah Master Cheng Yen. |
|||
Artikel Terkait
Berbakti Kepada Ibu dan Berbuat Kebajikan untuk Sesama
16 Mei 2009 “Sebenernya (saya) lebih utamain anak-anak belajar untuk melihat dunia luar. Karena Tzu Chi memiliki moto cinta kasih dan kasih sayang, kami mencoba mengajak Tzu Chi untuk membantu di sini. Hasilnya lebih dari yang kami harapkan.
Memaknai Kehidupan dan Menggunakan Tubuh untuk Berbuat Kebaikan
22 November 2024Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat mengadakan kelas bimbingan budi pekerti di Gedung DAAI, Tzu Chi Center, PIK yang diikuti 24 murid Tzu Shao Ban dan Qing Zi Ban-Besar.
Bedah Buku Belajar Memaafkan
26 Agustus 2024Relawan Tzu Chi komunitas He Qi Pusat (Xie Li Bogor) mengadakan kegiatan bedah buku dengan tema “Belajar Memaafkan”. Tema ini diangkat dari kisah-kisah tentang perjalanan dan pengalaman hidup seseorang dalam menghadapi dan keluar dari masalah dengan belajar memaafkan.








Sitemap